MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

MANCANEGARA

Minggu, 09 September 2018 11:06
Paraguay Hengkang dari Yerusalem

PROKAL.CO, JERUSALEM – Pemerintah Palestina menyambut baik keputusan Paraguay untuk mengembalikan kedutaan besarnya ke Tel Aviv. Kementerian Luar Negeri Palestina mengungkapkan bahwa dua pekan lalu Menlu Riyad al Maliki menemui Presiden Paraguay Mario Abdo Benitez.

Saat itu, Benitez sudah mengungkapkan niatnya untuk mengembalikan Kedubes Paraguay ke Tel Aviv. Keputusan Paraguay tersebut dianggap sebagai pencapaian diplomatik baru bagi Palestina. Rencananya, Palestina segera membuka kantor kedutaan besarnya di Paraguay.

Sementara itu, Israel marah besar dengan keputusan Paraguay itu. Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menutup Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Asuncion, Paraguay. Kebijakan tersebut keluar beberapa jam setelah Paraguay memutuskan untuk mengembalikan kedubesnya ke Tel Aviv.

Mei lalu, Paraguay memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. “Keputusan tidak biasa Paraguay itu akan meredupkan hubungan bilateral dua negara,” demikian bunyi pernyataan tertulis Kantor PM Israel sebagaimana dilansir Reuters.

Israel ngambek karena Presiden Mario Abdo Benitez memindahkan lagi Kedubes Paraguay ke Tel Aviv. Israel lebih senang jika kedubes tetap di Yerusalem. Bagi Israel, keputusan Paraguay untuk kembali menempatkan kantor perwakilan diplomatiknya di Tel Aviv itu adalah pukulan telak.

Sebab, kini Israel sedang menggalang dukungan masyarakat internasional agar mengakui Yerusalem sebagai ibu kotanya. Dengan hengkangnya Paraguay dari Yerusalem, saat ini hanya ada dua negara yang menempatkan kedubesnya di kota yang sama-sama diklaim Israel dan Palestina sebagai ibu kota itu. Yakni, Amerika Serikat (AS) dan Guatemala.

Bulgaria memiliki kantor konsul kehormatan di Yerusalem. Tapi, kedubesnya tetap berada di Tel Aviv. Sebagian besar negara di dunia tidak mengakui klaim Israel sebagai penguasa seluruh wilayah Yerusalem. Apalagi, Palestina sudah mendeklarasikan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara.

Sayangnya, hingga saat ini Palestina belum secara resmi diakui sebagai negara. Sementara itu, dunia mengenal Israel sebagai negara yang beribu kota di Tel Aviv. Keputusan Israel menutup kedubesnya di Asuncion tak membuat Paraguay gentar. Kementerian Luar Negeri Paraguay menyebut tindakan Israel itu tidak patut.

Benitez pun bergeming. Pemimpin 46 tahun tersebut menegaskan bahwa keputusannya sudah bulat. Itu dilakukan sebagai bentuk dukungan bagi terwujudnya perdamaian permanen Israel dan Palestina. “Paraguay adalah negara yang berprinsip,” cuit Benitez pada akun Twitter-nya.

Sejak awal, dia memang tidak sreg dengan keputusan pendahulunya, Horacio Cartes. Saat itu, Cartes memindahkan Kedubes Paraguay ke Yerusalem untuk mengekor AS. Karena itu, sejak terpilih jadi presiden, Cartes menjadikan pemindahan kembali Kedubes Paraguay di Israel sebagai prioritas. (sha/c6/hep/jpnn/kri/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 16 Februari 2019 12:14

Negara Makedonia Ganti Nama, Ini Nama Barunya

Setelah hampir tiga dekade terjebak dalam sengketa diplomatik dengan Yunani,…

Rabu, 13 Februari 2019 13:36

Turki Tangkapi 1.112 Pro-Gulen

ISTANBUL – Proses bersih-bersih Turki setelah kudeta gagal 2016 belum…

Minggu, 10 Februari 2019 09:45

Putri Ubolratana, Kakak Raja Thailand yang Maju Sebagai Kandidat Perdana Menteri

Putri Ubolratana Rajakanya, kakak Raja Thailand, maju sebagai kandidat dalam…

Kamis, 07 Februari 2019 11:37
Nathan Sutherland, Perawat yang Dituduh Memerkosa Pasien Lumpuh

Rapper Religius Itu Sangkal Bukti DNA

Perempuan itu lumpuh total. Tapi, berita mengejutkan muncul. Dia diperkosa…

Kamis, 07 Februari 2019 11:03

Putus dengan Selingkuhan, Artis India Ini Gantung Diri

Aktris pendatang baru yang bermain dalam serial televisi India yang…

Rabu, 06 Februari 2019 12:12

ALAMAK..!! Di Sini, Usulkan Batas Usia Merokok 100 Tahun

PARLEMEN Negara Bagian Hawaii, tampaknya, tak main-main soal upaya menekan…

Rabu, 06 Februari 2019 11:36

AS Keluar dari Perjanjian, Rusia Kembangkan 2 Sistem Rudal

Rusia akan mengembangkan dua sistem rudal berbasis darat sebelum 2021.…

Minggu, 03 Februari 2019 12:36
Penjara Jadi Tempat Lansia Jepang Bertahan Hidup

Makan Gratis, Uang Pensiun Ditabung

Dulu penduduk Jepang yang berusia 65 tahun ke atas menjadikan…

Minggu, 03 Februari 2019 12:27

2 WNI Pelaku Bom di Filipina Belum Terkonfirmasi

JAKARTA - Teror bom memporak-porandakan sebuah gereja Katolik di Pulau…

Sabtu, 02 Februari 2019 13:30

TERNYATA ..!! Polisi Filipina Yakin Pasutri Indonesia Pelaku Pengebom Katedral Jolo

MANILA – Investigasi Filipina terhadap insiden bom bunuh diri di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*