MANAGED BY:
SELASA
22 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 06 September 2018 10:33
Motif Pembunuhan Ninik Terungkap, Ternyata Soal Ini...
KASUS PEMBUNUHAN: Tersangka Suhartono (kanan) saat berada diruang penyidik Satreskrim Polres Paser, kemarin (5/9).

PROKAL.CO, TANA PASER–Tidak sampai 24 jam mencari, Satreskrim Polres Paser bersama Unit Jatanras Polda Kaltim berhasil membekuk Suhartono. Pria 50 tahun itu diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap Ninik Zakiyah (47), yang jasadnya ditemukan di Desa Sungai Tuak, Kecamatan Tanah Grogot.

Ternyata, Suhartono merupakan pacar korban yang masih berstatus suami sah perempuan lain. Jadi, Suhartono bukan suami siri korban, seperti informasi yang selama ini beredear di dunia maya. Bahkan pada hari Suhartono ditangkap, proses sidang gugatan cerai terhadap dirinya sedang berlangsung di Pengadilan Agama Tana Paser, Senin (3/9).

Kasat Reskrim Polres Paser AKP Rido Doly Kristian melalui Kanit Pidum Ipda Suradin menerangkan, dari hasil penyidikan, tersangka melakukan pembunuhan di rumah korban, Jalan Gadjah Mada, Tanah Grogot. Hari nahas itu terjadi pada Selasa (28/8). Padahal, tersangka dan korban masih akur saat makan siang bersama di rumah korban.

Namun setelah itu, saat berada di kamar, ada perbincangan yang akhirnya membuat tersangka emosi. Salah satunya menyangkut status hubungan mereka dan tersangka yang juga masih suami sah perempuan lain. Akhirnya, tersangka  menganiaya korban dengan mencekiknya hingga tewas.

“Setelah meninggal, tangan korban diikat dengan jilbab yang ada di kamar saat itu. Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian membuang korban di Parit Irigasi, Desa Sungai Tuak menggunakan kendaraan pikapmilik pelaku,” terang Suradi.

Bahkan, untuk mengelabui keluarga korban, tersangka menjawab pesan singkat yang masuk ke ponsel korban dengan mengatakan bahwa korban saat itu sedang bepergian dan baik-baik saja. Sampai akhirnya jasad korban ditemukan tidak bernyawa lima hari kemudian.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, mobil Daihatsu Gran Max putih KT 8517 EK, satu ponsel milik korban merek Nokia warna hitam, satu ponsel tersangka warna putih, dan jilbab yang digunakan untuk mengikat tangan korban. Atas perbuatan keji itu, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (jib/kri/k8)


BACA JUGA

Selasa, 22 Januari 2019 08:00

Ribuan Siswa Baru, Seragam Ditanggung Pemkab, Habiskan Duit Segini...

PENAJAM - Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, orangtua siswa tak…

Senin, 21 Januari 2019 11:44

Pencuri Motor di Bawah Umur

TANA PASER – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 11:32

“Data BPJS Kesehatan Enggak Benar”

PENAJAM – Ribuan data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat…

Senin, 21 Januari 2019 11:20

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA–Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang paling lambat…

Senin, 21 Januari 2019 11:18

Tetap Gunakan Desain Sebelumnya

TANJUNG REDEB–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau…

Senin, 21 Januari 2019 11:17

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB–Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan tersangka oleh…

Senin, 21 Januari 2019 08:22

Jembatan Tering 17 Tahun Mangkrak

SENDAWAR - Dua proyek jembatan menyeberangi Sungai Mahakam di wilayah…

Senin, 21 Januari 2019 08:21

Tumpuk Tanah, Izin Belakangan

TENGGARONG - Manajemen PT Gerbang Daya Mandiri (GDM) mengklaim belum…

Senin, 21 Januari 2019 08:17

Kontraktor Masih Resah

SANGATTA – Meskipun sudah mendapat janji manis berupa pelunasan utang…

Senin, 21 Januari 2019 08:16

Caleg Tersangka, KPU Tunggu Putusan

TANJUNG REDEB – Seorang calon legislatif (caleg) Kabupaten Berau ditetapkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*