MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Kamis, 06 September 2018 08:24
Ide Lahir setelah Bertemu di Warung Kopi

Bantu Pariwisata, BRI-Pemkab Berau Jalin Kesepakatan

-

PROKAL.CO, Nota kesepahaman  atau MoU antara BRI dan Pemkab Berau terealisasi.  Momentum  ini tidak serta-merta terwujud, melainkan melalui kajian yang cukup lama. Apalagi, salah satu produk yang ditawarkan harus mendapat restu dari manajemen BRI, tingkat wilayah maupun pusat.

PENANDATANGANAN MoU itu salah satu perjuangan BRI cabang Tanjung Redeb yang dinakhodai Edy Yuniarto. Sebelum tiba di ujung perjalanan, ada kisah panjang yang dilalui. Awalnya, pertemuan tanpa janji antara Pimpinan Cabang (Pimcab) BRI Tanjung Redeb Edy Yuniarto dan Kepala Disbudpar Berau Mappasikra. Kebetulan, keduanya sama-sama punya kebiasaan minum kopi di Warung Kopi Hoky di Jalan Niaga,Tanjung Redeb.

Mappasikra sebagai kepala dinas yang cukup lama bertugas di Berau, punya pengalaman berteman dengan para mantan pimcab BRI. Salah satunya, dirut BRI di Jakarta, Pak Suprajarto. Kisah ini yang menjadi pengantar cerita saat Edy dan Mappasikra bertemu di warung kopi.

Edy, yang saat itu baru beberapa bulan bertugas di Berau, punya semangat tinggi membesarkan bank yang dipimpinnya, juga punya semangat tinggi untuk ikut membangun daerah. “Pak Sikra, saya harus mulai dari mana untuk membantu Pemkab Berau?” tanya Edy pada suatu pagi sambil menikmati segelas kopi.

Pembicaraan itu menjadi pintu masuk, meyakinkan kehadiran BRI sangat dibutuhkan. Kepala Disbudpar mengusulkan agar produk BRI bisa menjadi bagian dari promosi wisata. Sedangkan Edy ingin mengarahkan CSR ke wilayah kecamatan yang juga sedang membangun pariwisata.

Mulailah bicara soal konten uang elektronik. Mulailah membahas mau berbuat apa di Bidukbiduk. Pada beberapa pertemuan minum kopi bareng berikutnya, disepakati uang elektronik BRIZZI jadi pilihan dengan gambar penyu yang lagi bertengger di terumbu karang juga foto penyelaman bawah air yang kebetulan dilakukan Wabup Berau Agus Tantomo.

Sedangkan CSR, dimulai dengan mempercantik pintu gerbang masuk ke Bidukbiduk, pusat jajanan di Teluk Sulaiman serta Land Mark di Pulau Kaniuangan. Kalau dihitung, nilai CSR tak kurang dari Rp 300 juta. Bidukbiduk punya satu objek wisata memikat, yakni Labuan Cermin. (hms5/san/k8)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 11:05

Di Kabupaten Ini, DBD Makin Meresahkan

SANGATTA - Deman berdarah dengue (DBD) semakin meresahkan masyarakat Kutai…

Jumat, 24 Mei 2019 11:03

Warga Keluhkan Illegal Fishing dan Logging

SENDAWAR - Penindakan illegal fishing dan illegal logging disambut positif…

Jumat, 24 Mei 2019 11:01

Akui Tak Mudah Awasi Tahura Bukit Soeharto

TENGGARONG - Upaya UPTD Tahura melakukan upaya pencegahan atas perusakan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:58

Jadwal Pelantikan Legislatif Tidak Berubah

TANA PASER – Tahapan pemilu 2019 sudah berakhir, Komisi Pemilihan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:56

SD Kurang 823 Siswa, SMP Defisit 652 Siswa

PENAJAM- Batas tertinggi jumlah rombongan belajar (rombel) pada Penerimaan Peserta…

Jumat, 24 Mei 2019 10:51

THR “Meluncur” Pekan Depan

  PENAJAM - Badan Keuangan (BK) segera memproses pencairan tunjangan…

Kamis, 23 Mei 2019 10:52

Persoalan Tuntutan Hak TKBM, Bupati Turun Tangan Menengahi

  TANJUNG REDEB–Aksi unjuk rasa ratusan buruh tenaga kerja bongkar…

Kamis, 23 Mei 2019 10:50

Kasus PHK Massal PT Anugerah Energitama, Bupati Ikut Menengahi

SANGATTA–Pemutusan hubungan kerja (PHK) massal atas ratusan karyawan PT Anugerah…

Rabu, 22 Mei 2019 10:55

Gimana Rasanya Coba, Serumah tapi Tak Dinafkahi

APALAH arti keberadaan pasangan, jika lahir dan batin seorang istri…

Rabu, 22 Mei 2019 10:49

Open Bidding Lima JPT Pratama Dimulai

PENAJAM- Lelang jabatan terbuka (open bidding) terhadap jabatan pimpinan tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*