MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Rabu, 05 September 2018 07:15
Kritik Bijak, Didengar Enak
Rachel Jasmine

PROKAL.CO, BANYAK banget nih orang yang suka kritik sesukanya. Bahkan, kadang ada yang suka bohong tentang pendapat mereka. Itulah yang dirasakan para Zetizen. Buat mereka, ada dua jenis kritik yang sering ditemukan. Kamu sering memberikan kritik yang seperti apa sih? (fik/c14/raf)

Kritik Berdasar Pengetahuan

Richad Ade, Universitas Airlangga (Kritik dengan Dasar)

’’Aku nggak gampang buat berpendapat. Prinsipku, kritik harus diiringi hal baik. Jadi, ketika berkesempatan mengutarakan pendapat, pasti aku ngasih pendapat yang diperhatikan sekali. Karena pendapatku terdengar begitu berbobot, apalagi saat disampaikan dengan retorika yang baik, nggak sedikit juga yang bertepuk tangan.’’

Respons:

Butuh Saran dengan Kritik untuk Apresiasi

Shindi Regitasyali, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Tanggapan Kritik dengan Dasar)

’’Orang-orang yang punya dasar atau pengetahuan ketika memberikan kritik berarti paham betul soal itu. Soalnya, dia nggak sembarangan berkomentar. Kalau dikritik dan diiringi saran sih, aku akan lebih senang karena bisa memperbaiki diri. Kalau nggak ada sarannya, sama aja bohong. Untungnya, hal itu sering aku temukan dalam berbagai kegiatan kampus.’’

Nggak Perlu Pengetahuan untuk Memberi Kritik

Rifqi Rabbani, SMAN 5 Surabaya

’’Buat banyak orang, memberikan kritik itu supergampang. Apalagi kalau ngasih kritik tanpa saran atau pengetahuan. Contohnya, teman-temanku yang sering banget mengkritik suatu film tanpa melihat proses produksi atau at least punya pengetahuan di dunia film. Menurutku, masih banyak praktik kritik tanpa pengetahuan di masyarakat karena mereka kepingin gaya-gayaan aja. Padahal, itu nggak baik.’’

Respons:

Sedih dan Nggak Percaya Diri karena Kritik

Rachel Jasmine, SMPN 1 Surabaya

’’Aku sering banget menemukan orang-orang yang mengkritik tanpa saran dan pengetahuan. Jadi, cuma menunjukkan hal negatif, tapi nggak memberikan hal positif untuk perbaikan. Aku sih sangat menyayangkannya. Soalnya, saat kritik diberikan hanya untuk menyalahkan, pendengar bisa makin kesal dan down. Sayangnya, hal itu masih sering kutemukan di kegiatan sekolah. Jadi, yuk berubah!’’


BACA JUGA

Kamis, 13 Desember 2018 07:19

Enak atau Bikin Zonk?

KREATIVITAS nggak hanya dituangkan dalam bentuk seni. Bahkan, makanan bisa…

Kamis, 13 Desember 2018 07:17

Thumbs-up or Thumbs-down

VIRAL di media sosial membuat tren weird food combination ini…

Kamis, 13 Desember 2018 07:16

Rekomendasi ala Zetizen

MASIH penasaran dan pengin nyoba bikin weird food combination sendiri?…

Rabu, 12 Desember 2018 07:42

RUTINITAS PADAT BIKIN PENAT

RUTINITAS itu-itu aja bikin semangat atau ’’api’’ kita menghilang. Alhasil,…

Rabu, 12 Desember 2018 07:39

Mengenal Burnout, si Nakal Penghilang Semangat

BANGUN pagi, sarapan, sekolah, istirahat makan bekal, pulang, lanjut les,…

Rabu, 12 Desember 2018 07:37

Ubah Plastik Jadi Bahan Bakar ala SMPN 44 Surabaya

HAYO, ngaku deh! Di antara kita pasti risih kalau melihat…

Selasa, 11 Desember 2018 06:57

Dear Human, Let Us Alive!

AKHIR-AKHIR ini, media sosial dipenuhi berita miris yang bakal bikin…

Selasa, 11 Desember 2018 06:56

Sama-Sama Melindungi yuk!

UNTUK menjaga kelestarian alam dan satwa yang ada, kita emang…

Selasa, 11 Desember 2018 06:54

Atur Barisan Bersama Paspen SMPN 19 Surabaya

PERNAH nggak melihat pasukan pengibar bendera sedang baris-berbaris? Keselarasan gerak…

Senin, 10 Desember 2018 07:08

Kearifan Lokal Jadi Modal

SULIT rasanya membayangkan mainan atau action figure asli buatan Indonesia.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .