MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 31 Agustus 2018 12:36
Ternyata KNPI Masih Dualisme
MINTA PENGAKUAN: DPD KNPI Paser kubu Dayang Donna Faroek memperkenalkan diri kepada DPRD Paser, kemarin.

PROKAL.CO, TANA PASER–Belum lama Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI Paser, bahkan kepengurusan baru yang disebut-sebut menyatukan dua kubu telah dilantik, ternyata kisruh belum berakhir. Ketua terpilih Abdul Azis yang merupakan versi pimpinan Khairudin sudah menyatakan bersatu dengan kubu M Nurung versi Dayang Donna Faroek.

Kini DPD KNPI versi Dayang Donna Farouk itu kembali menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) dan akhirnya terpilih ketuanya, Eko Yuniantonosa. Bersama sejumlah organisasi kepemudaaan (OKP), sayap partai, dan para pengurus kecamatan yang mendukung, Eko menghadap ke DPRD Paser, kemarin (30/8).

Dia menginginkan kepada pemerintah bahwa KNPI versi ini punya legalitas dan dokumen lengkap dan akan diserahkan ke DPRD. Menurut dia, jika merujuk sejak tiga tahun lalu, KNPI versi Donna-lah yang terdaftar resmi dan memiliki anggaran dasar rumah tangga (ADRT) yang jelas.

“Kami ingin menyampaikan bahwa kami ada. Semoga DPRD bisa memberikan kebijakan dan analisis khusus terkait dualisme. Menurut kronologi sejarah, tiga tahun lalu versi Khairudin secara de facto tidak diakui keberadaannya. Sebaliknya dengan versi kami,” ujar Eko yang diamini para anggotanya.

Pihaknya hanya menyayangkan pada masa akhir kepemimpinan M Nurung, terjadi kesalahan keputusan dan akhirnya Nurung berpindah ke kubu sebelah. Nurung dianggap tidak mengakhiri masa kepemimpinan dengan manis dan justru cari aman ke pihak Khairudin.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Paser Nurhayati menghargai persepsi dari kedua kubu KNPI. Namun, dia menyayangkan masih terjadi dualisme. DPRD, kata dia, hanya memfasilitasi dan tidak mengambil kesimpulan siapa yang legal dan tidak dalam organisasi ini.

“Itu ranahnya pemerintah melalui Kesbangpol. Tapi alangkah baiknya jika islah atau bersatu para pemuda ini. Anggaran tidak akan turun, jika ada dualisme. Akan ada temuan oleh BPK nantinya jika terus begini. Tidak ada untungnya terus berbeda seperti ini,” ujarnya. (jib/kri/k8)

 


BACA JUGA

Senin, 10 Desember 2018 09:49

Diperiksa Kejaksaan, Pelayanan Tetap Normal

SANGATTA–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua Kutai Timur…

Senin, 10 Desember 2018 09:48

Keropos, Jembatan Tanjung Limau Ambruk

BONTANG–Nasib miris terjadi di kampung nelayan Tanjung Limau, Gang Bone-Bone,…

Minggu, 09 Desember 2018 11:08

Nasi Astakona, Catat Rekor MURI Ke-8775

BANJARMASIN – Ibu kota Provinsi Kalsel, Banjarmasin kembali mengukir sejarah.…

Sabtu, 08 Desember 2018 11:00

Dorong ASN Ciptakan Inovasi Baru

TANJUNG REDEB – Upaya meningkatkan pendapatan daerah terus dikembangkan Badan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Promosikan Wisata Berau, Gandeng Pemkab Pekalongan

TANJUNG REDEB–Bupati Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, Asip Kholbihi beserta Sekretaris…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:59

Tingkatkan Kesadaran Hukum lewat Lomba Kadarkum

TANJUNG REDEB– Pemerintah Kabupaten Berau menggelar lomba keluarga sadar hukum…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:57

CPO Harusnya Dikembangkan Bareng Biodisel

TENGGARONG–Potensi budi daya aren kembali menggema. Wacana sekitar empat tahun…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

Hujan, Jalan Rusak Lagi

SENDAWAR–Kondisi Jalan Trans Kalimantan di Kecamatan Bentian Besar, Kutai Barat…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:56

KONAK..!!! Masuk Lewat Jendela, Pria Ini Setubuhi Mantan

TENGGARONG–Sungguh nahas nasib JN (23), pemuda asal Desa Jantur, Kecamatan…

Sabtu, 08 Desember 2018 10:53

JENGKEL BANGET..!! Emak-Emak Turun, Langsung Tutup Jalan

PENAJAM – Jalan yang menghubungkan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .