MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 29 Agustus 2018 09:01
Selisih Klaim dan Pencairan hingga Jutaan
RSUD IA Moeis Samarinda

PROKAL.CO, DALAM sebulan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) IA Moeis ini mengklaim sekitar Rp 2,4 miliar kepada BPJS Kesehatan. Rumah sakit milik Pemkot Samarinda ini, mayoritas pasiennya adalah peserta BPJS kesehatan.  Lebih 80 persen pasien.

Menurut Humas RSUD IA Moeis Samarinda, dokter M Abduh Faisal Sumampow, kerja sama BPJS Kesehatan dengan RSUD IA Moeis seiring berjalannya waktu semakin membaik.  Meskipun masih ada kendala, khususnya dalam proses administrasi untuk klaim dan pencairan dana.

“Prosesnya lumayan panjang. Tetapi, semakin membaik dengan sistem online yang diterapkan sekarang ini. Kalau dahulu kan manual,” terang dokter Abduh yang ditemui Kaltim Post pada Kamis (9/8).

BPJS Kesehatan Samarinda, lanjutnya, sejauh ini selalu membayar klaim tepat waktu. Sekitar 11 hari setelah klaim diajukan. Hanya terkadang ada rincian yang diajukan tidak sesuai dengan regulasi BPJS Kesehatan. Mengingat, BPJS memberlakukan sistem paket yang artinya tiap diagnosis penyakit sudah ditentukan tindakan dan obat apa yang diberikan.

Sehingga, BPJS kesehatan perlu menanyakan kembali dan klarifikasi kepada rumah sakit, jika ada yang dianggap tidak sesuai. Proses ini memakan waktu. 

Selain itu, masalah-masalah klaim saat peralihan Jamkesda ke BPJS juga menghambat. Sehingga, saat ini, RSUD IA Moeis baru mengajukan klaim untuk April. Meskipun, laporan klaim sudah selesai sampai sekitar Juni-Juli.

“Walaupun 11 hari targetnya selesai. Bisa saja langsung kita ajukan untuk bulan berikutnya. Tetapi, dari pihak BPJS juga meminta ajukan klaimnya per bulan saja. Soalnya mereka juga harus memeriksa satu per satu klaim yang masuk. Sudah sesuai atau tidak,” imbuh Abduh.

Meskipun klaim yang diajukan lebih lambat empat bulan, rumah sakit ini masih beroperasi lancar. Masih ada dana operasional bisa diandalkan. Di sisi lain, rumah sakit pelat merah ini mendapat bantuan dari pemerintah. Kerja sama BPJS dengan rumah sakit juga makin membaik, ditandai berkurangnya angka selisih antara klaim rumah sakit dengan perhitungan BPJS. “Dahulu bisa ratusan sekarang hanya beberapa juta begitu,” tutur Abduh.

Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Atma Husada Mahakam juga salah satu yang sejauh ini merasa kerja sama makin baik. Apalagi, mayoritas pasien rumah sakit adalah peserta BPJS Kesehatan. Urusan klaim pun lancar. Sekitar Rp 1,8 miliar biasanya diklaim rumah sakit ini tiap bulan kepada BPJS Kesehatan. Rumah sakit juga selalu mengajukan klaim tepat waktu. Seperti memasuki Agustus ini, klaim bulan Juli sudah diajukan.

"Dahulu kami lambat-lambat juga. Tetapi, kami buat sistem baru yang terintegrasi. Jadi, laporan tidak berlarut-larut. Sehingga waktu klaim lancar, pencairan dana juga lancar" jelas Wadir Pelayanan RSJD Atma Husada Mahakam, dokter Jaya Mualimin, saat ditemui Kaltim Post di kantornya, Jumat (10/8).

Dia juga menyebut, dengan sistem online yang diterapkan BPJS Kesehatan membantu kerja pihaknya lebih mudah. Namun rumah sakit kerap menemui masalah dengan pasien gangguan jiwa yang biasanya dibawa Dinas Sosial. Sebab, mereka kerap tidak memiliki identitas dan BPJS Kesehatan.

"Jadi, rumah sakit juga harus putar otak. Kami juga yang mengurus pendaftaran mereka ke BPJS. Jadi, pengobatan mereka bisa ditanggung BPJS," terang Jaya.

Dia melanjutkan, setelah mendapat kartu BPJS pun, kartunya tidak langsung aktif. Pasien tersebut harus keluar rumah sakit dahulu, kemudian masuk lagi sebagai peserta BPJS Kesehatan. Namun, kebanyakan pasien tidak memiliki keluarga. Sehingga, jika keluar, tidak tahu mau ke mana. Pihak rumah sakit pun mesti putar otak dan akhirnya berusaha menjalin kerja sama dengan beberapa yayasan. Hingga 10 Agustus 2018, ada 24 pasien RSJD tak ditanggung BPJS kesehatan. Pasien ini tetap dirawat pihak rumah sakit. "Sekitar 17 orang sudah kami ajukan ke BPJS, hanya sampai saat ini belum ada jadi kartunya. Sedangkan, tujuh orang lagi baru datang," sebutnya.

Selain itu, masih ada permasalahan lain dihadapi.  Yakni pasien yang akhirnya tinggal lebih lama di RSJD, sebab tidak memiliki keluarga. "BPJS maunya kalau sudah sembuh ya langsung keluar. Kami juga maunya begitu. Tapi, kondisinya banyak yang sudah tidak ingat keluarga dan rumahnya. Jadi, mau kami pulangkan ke mana?"

Pasien overstayed pun tak terhindarkan. Jumlahnya juga tak sedikit. Bahkan ada yang sudah menghuni sampai 10 tahun. (tim kp)


BACA JUGA

Jumat, 26 April 2019 09:51

Kembali Berduka, Ketua KPPS 3 Karang Asam Ulu Meninggal Dunia

SAMARINDA - Berita duka kembali menyelimuti jajaran penyelenggara Pemilu. Ketua…

Kamis, 25 April 2019 14:07

YA TUHAN..!! Penyelenggara Pemilu Meninggal Tembus 177 Orang

 JAKARTA – ”Update sampai hari ini, 24 April pukul 15.00…”…

Kamis, 25 April 2019 14:01
Kubu Jokowi Rilis Real Count

Kalah di Riau, Menang di Bali-Jogja-Babel

 JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf merilis data penghitungan…

Kamis, 25 April 2019 12:29
Jalan-Jalan ke Proyek Tol Balsam yang Akhir 2019 Diresmikan

Akses Masih Putus-Putus, 105 Titik Bersengketa

Lahan masih menjadi momok proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Entah sampai…

Kamis, 25 April 2019 12:24

Sejumlah Target Parpol Meleset, Bawaslu Pastikan Daftar Caleg Lolos ke Senayan Hoax

BALIKPAPAN-Dinamika perolehan suara sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk DPR…

Kamis, 25 April 2019 12:22

Diresmikan Jokowi, Maloy Minim Listrik

SANGKULIRANG-Proyek Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK)…

Kamis, 25 April 2019 09:37

KPU Sebut Ada 105 Kesalahan Entry Data Form C1

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan proses perbaikan terkait rekapitulasi suara…

Kamis, 25 April 2019 09:30
Wagub Monitoring Jembatan Mahakam IV dan Jalan Tol Balsam

Tahun Ini Masalah Lahan Tuntas, Hadi : Cepat Rampung, Kita Fokus yang Lain

BALIKPAPAN – Setelah dua hari melakukan monitoring ke Kutai Timur…

Rabu, 24 April 2019 13:00

Siapa yang Akan Mewakili Kaltim ke Senayan?

BALIKPAPAN – Hasil perhitungan sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk…

Rabu, 24 April 2019 11:09

Jalan Panjang Pabrik Semen, Dari SK Penetapan KBAK hingga Tunggu Revisi RTRW

Meski saat ini rencana pembangunan pabrik semen tengah menjadi pro…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*