MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 27 Agustus 2018 11:26
WADUH..!! Air PDAM di Kabupaten Ini Keruh

Dirut: Ini Sudah Biasa Terjadi

PELAYANAN TERGANGGU: Menurunnya kualitas air baku PDAM dari Sungai Kandilo, membuat distribusi air ke rumah pelanggan tidak maksimal.

PROKAL.CO, TANA PASER–Pekan lalu, sejumlah warganet di media sosial (medsos) mengeluhkan tingkat kekeruhan air PDAM Tirta Kandilo Paser.  Hal tersebut memicu kekhawatiran warga, apakah air itu aman untuk dikonsumsi.

Muhammad Sarman, warga Jalan Noto Sunardi, Kecamatan Tanah Grogot mempertanyakan warna air PDAM yang mengaliri rumahnya. Pria yang tinggal dekat bantaran Sungai Kandilo itu mengakui kualitas air sungai yang merupakan sumber bahan baku PDAM memang seolah tidak layak.

“Yang saya bingung mengapa dari tahun ke tahun belum ada solusinya dari pemerintah daerah. Kita tahu PDAM juga kesulitan mengolah bahan baku jika kualitas sungai sudah seperti sekarang,” ujar pengusaha tambang pasir itu, kemarin (26/8).

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Kandilo Paser Muhammad Zam Zami mengatakan, keruhnya distribusi air imbas air baku di sungai yang sulit diolah. Namun, dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari PDAM. Karena keruh bukan jaminan tidak aman.

“Tidak berlangsung lama masa keruhnya itu yang saya tahu, hanya beberapa hari dan sekarang sudah normal lagi warnanya. Tidak ada masalah untuk imbasnya ke kesehatan. Ini sudah biasa memang terjadi,” sebutnya.

Hanya, dia belum bisa memastikan apakah akan terjadi lagi air yang keruh tersebut karena bergantung dari kualitas bahan baku. Dia mengatakan, aktivitas pertambangan batu bara sangat memengaruhi kualitas air baku dari sungai, ini terbukti dengan hasil kadar air sungai yang kadar kekeruhan air atau istilah hidrologi disebut Nephelometric Turbidity Units (NTU) mencapai 3.000 NTU.

Hal itu, menurut dia, yang terburuk. Angkanya memang fluktuatif tiap bulan. Tetapi sejauh ini dia pastikan air sungai masih aman. Berdasarkan standar teknis, seharusnya kadar NTU yang digunakan untuk air baku standar maksimalnya 200 NTU.

Dia berharap, ke depan pemerintah tidak sembarang membiarkan izin tambang batu bara beroperasi. Karena buruknya kualitas bahan baku karena tercampur limbah, biaya produksi PDAM dia terus membengkak. Untuk listrik saja mencapai Rp 600 juta per bulan di intake. Ditambah pompa yang harus ekstra beroperasi karena sulitnya bahan baku diolah.

“Tiap bulan bahkan ada beberapa hari bisa rusak pompa yang harganya hampir Rp 350 juta per unit. Belum lagi kebutuhan bahan kimia untuk proses di instalasi pengolahan, setidaknya per tiga bulan hampir merogoh kocek Rp 500 juta,” pungkasnya. (jib/kri/k8)


BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 10:05

Ini Masalah Rehabilitasi Pengguna Narkoba di Kutim

SANGATTA–Tersangka pengguna narkotika di Kutai Timur bakal sulit direhabilitasi. Banyak kendala…

Senin, 22 Oktober 2018 10:04

Eko: Jangan Main-Main dengan Berita Hoaks

BONTANG–Berhati-hatilah dalam menginformasikan sesuatu, termasuk saat memberikan kabar adanya…

Senin, 22 Oktober 2018 10:02

Polisi Imbau Warga Serahkan Senpi Rakitan

TALISAYAN–Mengingat masih banyaknya penggunaan senjata api (senpi) rakitan yang digunakan masyarakat…

Senin, 22 Oktober 2018 09:59

51 Warga Operasi Katarak di Sangkulirang

SANGKULIRANG–Operasi katarak tahap II bagi warga wilayah pesisir, meliputi Kecamatan Sangkulirang,…

Senin, 22 Oktober 2018 08:09

Kata DPRD: Temuan Empat Tower Tak Ber-IMB Bukan Masalah Biasa

TENGGARONG – Tindaklanjut Pemkab Kukar terhadap keberadaan tower yang tidak memiliki dokumen Izin…

Senin, 22 Oktober 2018 08:08

Lalu Lintas Padat dan Sering Terjadi Kecelakaan

SENDAWAR - Gelap tanpa lampu penerang jalan menjadi keresahan warga Kutai Barat (Kubar), hampir tiga…

Senin, 22 Oktober 2018 08:04

Capaian Imunisasi MR, Dapat Penghargaan Menkes

SENDAWAR - Berkat pencapaian target pemberian imunisasi Measles dan Rubella (MR) di atas target 65 persen…

Senin, 22 Oktober 2018 08:03

Tampilkan Pangan Khas Kubar

SENDAWAR - Meningkatkan kesadaran masyarakat akan kemiskinan dan kelaparan maka setiap 16 Oktober diperingati…

Senin, 22 Oktober 2018 08:01

Anyaman Rotan Harus Dipertahankan

SENDAWAR – Kampung Sambung Kecamatan Bentian Besar merupakan salah satu kampung penghasil dan…

Senin, 22 Oktober 2018 07:58

Hoax Percobaan Penculikan Marak di Medsos

PENAJAM - Sepekan terakhir, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) diresahkan dengan isu percobaan penculikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .