MANAGED BY:
KAMIS
21 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 27 Agustus 2018 11:26
WADUH..!! Air PDAM di Kabupaten Ini Keruh

Dirut: Ini Sudah Biasa Terjadi

PELAYANAN TERGANGGU: Menurunnya kualitas air baku PDAM dari Sungai Kandilo, membuat distribusi air ke rumah pelanggan tidak maksimal.

PROKAL.CO, TANA PASER–Pekan lalu, sejumlah warganet di media sosial (medsos) mengeluhkan tingkat kekeruhan air PDAM Tirta Kandilo Paser.  Hal tersebut memicu kekhawatiran warga, apakah air itu aman untuk dikonsumsi.

Muhammad Sarman, warga Jalan Noto Sunardi, Kecamatan Tanah Grogot mempertanyakan warna air PDAM yang mengaliri rumahnya. Pria yang tinggal dekat bantaran Sungai Kandilo itu mengakui kualitas air sungai yang merupakan sumber bahan baku PDAM memang seolah tidak layak.

“Yang saya bingung mengapa dari tahun ke tahun belum ada solusinya dari pemerintah daerah. Kita tahu PDAM juga kesulitan mengolah bahan baku jika kualitas sungai sudah seperti sekarang,” ujar pengusaha tambang pasir itu, kemarin (26/8).

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Tirta Kandilo Paser Muhammad Zam Zami mengatakan, keruhnya distribusi air imbas air baku di sungai yang sulit diolah. Namun, dia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir mengonsumsi air dari PDAM. Karena keruh bukan jaminan tidak aman.

“Tidak berlangsung lama masa keruhnya itu yang saya tahu, hanya beberapa hari dan sekarang sudah normal lagi warnanya. Tidak ada masalah untuk imbasnya ke kesehatan. Ini sudah biasa memang terjadi,” sebutnya.

Hanya, dia belum bisa memastikan apakah akan terjadi lagi air yang keruh tersebut karena bergantung dari kualitas bahan baku. Dia mengatakan, aktivitas pertambangan batu bara sangat memengaruhi kualitas air baku dari sungai, ini terbukti dengan hasil kadar air sungai yang kadar kekeruhan air atau istilah hidrologi disebut Nephelometric Turbidity Units (NTU) mencapai 3.000 NTU.

Hal itu, menurut dia, yang terburuk. Angkanya memang fluktuatif tiap bulan. Tetapi sejauh ini dia pastikan air sungai masih aman. Berdasarkan standar teknis, seharusnya kadar NTU yang digunakan untuk air baku standar maksimalnya 200 NTU.

Dia berharap, ke depan pemerintah tidak sembarang membiarkan izin tambang batu bara beroperasi. Karena buruknya kualitas bahan baku karena tercampur limbah, biaya produksi PDAM dia terus membengkak. Untuk listrik saja mencapai Rp 600 juta per bulan di intake. Ditambah pompa yang harus ekstra beroperasi karena sulitnya bahan baku diolah.

“Tiap bulan bahkan ada beberapa hari bisa rusak pompa yang harganya hampir Rp 350 juta per unit. Belum lagi kebutuhan bahan kimia untuk proses di instalasi pengolahan, setidaknya per tiga bulan hampir merogoh kocek Rp 500 juta,” pungkasnya. (jib/kri/k8)


BACA JUGA

Rabu, 20 Februari 2019 09:50

“Ini Adalah Hasil Ikhtiar dan Kesabaran Kami”

Penantian empat tahun terbayar sudah. Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud…

Rabu, 20 Februari 2019 09:48

Segera Paripurnakan Pemberhentian Wabup Paser

TANA PASER–Meski masih dirundung suasana duka atas meninggalnya Wakil Bupati…

Rabu, 20 Februari 2019 09:40

Polisi Mulai Pelototi SPBU

TANJUNG REDEB – Unit Sabhara Polres Berau melakukan inspeksi mendadak…

Rabu, 20 Februari 2019 09:39

Sukarela Serahkan Senpi Tidak Dihukum

SANGATTA - Warga Kutim yang memiliki senjata api (senpi) secara…

Rabu, 20 Februari 2019 09:39

Penerbangan Perintis Tunggu Lelang

SANGATTA - Penerbangan perintis bersubsidi di Bandara Tanjung Bara, Sangatta…

Rabu, 20 Februari 2019 09:35

BBM Nelayan Baru Terpenuhi 50 Persen

TANJUNG REDEB - Kapal perikanan yang beroperasi di wilayah perairan…

Selasa, 19 Februari 2019 10:32

“Setelah Bontang, Giliran PPU dan Balikpapan”

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal kembali meresmikan…

Selasa, 19 Februari 2019 10:20

Pasti Ada Usulan yang Diakomodasi

TANA PASER – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Paser…

Selasa, 19 Februari 2019 10:15

Terima SK, Langsung Diklat Prajabatan

PENAJAM – Honorer kategori dua (K-2) di Pemkab Penajam Paser…

Selasa, 19 Februari 2019 10:11

WASPADA...!! Karhutla Kambuh Lagi

PENAJAM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Penajam Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*