MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

FEATURE

Sabtu, 25 Agustus 2018 07:36
Merasa Dibantu Malaikat saat Melempar Jumrah

Imam Hambali, Jamaah Haji yang Digendong Warga Syria di Mina

PENGALAMAN: Imam Hambali (kedua kanan) bersama istri dan petugas haji di Makkah. Imam menjadi terkenal lantaran digendong jamaah haji Syria hingga mendekati ujung terowongan Mina.

PROKAL.CO, Momentum haji bisa menggambarkan kuatnya persaudaraan antarmuslim di dunia. Imam Hambali benar-benar merasakan pengalaman itu.

FIRZAN SYAHRONI, Makkah

’’SAYA ini sebenarnya tidak apa-apa. Sehat. Tidak sakit,’’ ujar Imam saat ditemui Jawa Pos di Hotel New Al-Marwah, Makkah, Jumat pagi (24/8).

Dia dan istrinya, Siti Maimunah, baru tiba dari Mina. Koper dan barang-barangnya masih di lobi hotel. Wajah Imam terlihat segar. Tidak terlihat ekspresi kelelahan sedikit pun. Padahal, dia baru menjalani proses lontar jumrah yang menguras energi.

Imam lantas menceritakan peristiwa yang dialaminya Rabu malam lalu (22/8). Saat itu, dia bersama rombongan jamaah haji Nganjuk hendak melontar jumrah di Jamarat. Mereka didampingi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Zamzam.

Imam berangkat dari tendanya di Maktab 37, Mina, selepas Magrib. Jarak dari maktab ke Jamarat (tempat melempar jumrah) sekitar 3 kilometer. Perjalanan sejauh itu harus ditempuh dengan berjalan kaki.

Proses melontar jumrah berjalan lancar. Namun, dalam perjalanan kembali ke maktab, Imam mengalami peristiwa yang mungkin tak akan pernah dilupakannya sepanjang hidup. Saat itu, dia dan istrinya berjalan di barisan belakang rombongan KBIH Zamzam. Izam Karim, pemimpin KBIH Zamzam, sibuk di barisan depan. Imam berjalan tertatih menyusuri terowongan Mina.

’’Waktu itu saya memang capek. Tapi masih kuat. Cara berjalan saya memang begitu karena dulu pernah dioperasi,’’ ujarnya.

Rupanya, cara berjalan Imam yang tertatih membuat iba tiga jamaah haji Syria. Mereka menyangka Imam kelelahan. Ketiganya lantas menawarkan bantuan untuk membopong Imam. ’’Saya menolak. Saya merasa masih sehat dan mampu berjalan menuju maktab,’’ katanya.

Namun, perbedaan bahasa membuat tiga jamaah haji Syria itu tak mengerti perkataan Imam. Buktinya, dua orang langsung membopongnya begitu saja. ’’Kaki saya diangkat,’’ kata Imam.

Beberapa langkah kemudian, Imam diturunkan. Lalu, seorang jamaah haji Syria membungkuk dan menyusupkan kepalanya di antara dua kaki Imam. Sebelum sadar apa yang terjadi, Imam sudah berada di pundak pria Syria yang bertubuh tinggi besar itu. Dua pria lain memegang tangan Imam agar tidak jatuh.

Saat peristiwa itu terjadi, Siti Maimunah berada di dekat suaminya. Namun, dia tidak tahu harus berbuat apa. ’’Saya dirangkul oleh seorang perempuan. Mungkin istrinya pria Syria itu. Saya diminta berjalan di belakang suami saya yang digendong,’’ kata Siti.

Imam digendong pria Syria itu hingga mendekati ujung terowongan Mina. Setelah melihat ada petugas haji Indonesia, pria Syria itu menurunkan Imam dari gendongannya. Imam lantas dirawat oleh tim medis. Namun, karena kondisinya tidak apa-apa, Imam bisa langsung menuju tendanya di Maktab 37, Mina.

Video saat Imam dipanggul itulah yang kini menjadi viral. Imam mengaku tidak tahu siapa yang merekam dan memfotonya. Yang dia tahu, peristiwa tersebut kini jadi pembicaraan. Bahkan, keluarga besarnya di Mlandangan, Pace, Nganjuk, ikut mengetahuinya. Imam justru merasa resah. Dia khawatir keluarga besarnya menganggap dirinya sakit atau terluka.

’’Tolong sampaikan kalau kondisi saya baik-baik saja. Saya sehat,’’ ucapnya berkali-kali.

Imam dan Siti mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Mereka berterima kasih kepada jamaah haji Syria yang peduli pada jamaah haji Indonesia. ’’Kami anggap mereka malaikat,’’ ucap Siti.

Izam Karim yang kemarin mendampingi Imam dan Siti menambahkan, sejak peristiwa itu menjadi viral, dirinya menerima banyak pesan WhatsApp. Semua menanyakan kebenaran video Imam digendong jamaah haji Syria.

’’Saya jelaskan kalau Pak Imam baik-baik saja,’’ katanya. Menurut dia, banyak warga Nganjuk yang mengenal Imam sebagai jamaah haji yang didampingi KBIH Zamzam. Sebab, dalam video itu Imam mengenakan seragam khas KBIH Zamzam. Yakni, celana biru dan kopiah hitam bermotif biru. ’’Sudah 18 tahun seragam kami tidak berubah. Jadi, banyak yang hafal,’’ katanya.

Menurut Izam, bukan sekali ini saja Imam menjadi pusat perhatian. Saat keberangkatan ke Tanah Suci, nama Imam juga ramai diperbincangkan. Waktu itu, pelepasan jamaah dihadiri Penjabat (Pj) Bupati Nganjuk Sudjono. Nah, di tengah acara, tiba-tiba Sudjono memanggil nama Imam Hambali. Dia diminta maju ke depan. Ternyata, Sudjono adalah teman masa kecil Imam. ’’Dulu teman main, teman ngaji, teman ngarit juga,’’ kata Imam, lantas tertawa. (***/jpg/dwi/k8)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 10:27
Caleg Pasutri yang Diprediksi Lolos, Suastika Hindari Simakrama Bareng Istri

Bukan Haus Jabatan, Tapi Karena Penugasan Partai

Calon legislatif (caleg) DPRD pasangan suami-istri (pasutri) yang kemungkinan besar…

Kamis, 04 April 2019 10:32
Berbincang dengan Setyo Pranoto, Pria Berjuluk Manusia Jadul

Keliling Jawa dan Kalimantan untuk Berburu Handphone Jadul

Teknologi semakin maju. Telepon genggam pun semakin canggih dengan desain…

Kamis, 04 April 2019 10:30
Bule Perancis Keliling Dunia Pakai Sepeda

Telah Singgahi 10 Negara, di Indonesia Doyan Makan Tempe dan Bakso

Victor Habchy punya nyali tinggi. Bule asal Prancis itu berkeliling…

Rabu, 03 April 2019 12:19
Ribuan Anak Yaman Angkat Senjata di Garda Depan

Dijanjikan Uang dan Pekerjaan, tapi Disuruh Perang

Anak-anak di Yaman tidak hanya harus tumbuh dengan melihat pemandangan…

Rabu, 27 Maret 2019 12:08
Warga Venezuela yang Hidup di ’’Neraka Gelap’’

Semua Jadi Gila saat Listrik Mati

Masyarakat Venezuela ingin melupakan kejadian tragis yang disebabkan lumpuhnya jaringan…

Sabtu, 23 Maret 2019 12:03
Geliat Wisata saat Gunung Bromo Erupsi Kecil

Justru Bisa Dapat Sajian Momen Keindahan Asap

Jumlah wisatawan ke Bromo menurun bahkan jika dibandingkan dengan saat…

Sabtu, 16 Maret 2019 14:06
Setelah sang Pelukis Abstrak Itu Berpamitan Dua Bulan Lalu

Sosok yang Supel dan Selalu Siap Bantu Teman

Dari Jogjakarta, Zulfirman Syah pindah ke Selandia Baru untuk mendampingi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*