MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Selasa, 21 Agustus 2018 10:57
Harga Ayam dan Telur Melonjak
-ilustrasi

PROKAL.CO, SENDAWAR–Persoalan harga kebutuhan pokok sepertinya tidak ada habisnya. Harga daging ayam dan telur di Kutai Barat (Kubar) kini melonjak naik. Sementara komoditas itu amat dibutuhkan masyarakat jelang Iduladha. Alasan klasik pun mengemuka, yakni karena jelang hari raya keagamaan.

“Harga daging ayam potong yang mengalami kenaikan mencapai 20 persen. Daging ayam broiler semula harganya Rp 40 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 60 ribu bahkan ada yang Rp 65 per kilogram. Kami masih lakukan investigasi lapangan penyebab kenaikan harga daging ayam tersebut,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kubar Salomon Sartono, kemarin.

Begitu pula dengan harga telur ayam ras. Semula dijual Rp 45 ribu per piring (30 butir). Kini dijual Rp 55 ribu per piring. Salomon mengungkapkan, pihaknya terus melakukan pengawasan ketat, agar pedagang dan tengkulak tidak memainkan harga pasar. “Untuk harga sembako dan daging ayam broiler, stoknya aman hingga Iduladha nanti. Hanya pasokan telur ayam ras di Kubar yang sedikit berkurang,” terangnya.

Sejumlah warga menyesalkan kepada pemerintah yang terkesan cuek dengan semakin merangkak naiknya kebutuhan pokok. Tidak pernah turun malah setiap tahun terus naik. Padahal, janji pemerintah akan memperhatikan kehidupan masyarakat. “Bagaimana bisa makmur harga kebutuhan pokok terus naik. Sementara pendapatan tidak mengalami kenaikan. Baik itu gaji perusahaan maupun aparat pemerintah,” kata Toni, warga Kubar.

Hal senada dikatakan warga lainnya, Warni. Dia mengaku, harga kebutuhan pokok naik sementara gaji tidak naik. Bila hal ini tidak disikapi pemerintah maka akan menjadikan persoalan besar. Yakni munculnya aksi kriminal. “Kotak amal di warung kami dicuri Pak, beberapa hari lalu. Kalau dihitung ada sekitar Rp 1 juta uangnya,” kata Warni, pemilik warung sayuran di Kampung Sekolaq Joleq, Kecamatan Sekolaq Darat.

Tetangga Warni, pagi hari menjual sapi tapi malamnya ada seorang diduga mau mencuri hasil penjualan sapi tersebut. Anehnya, pelaku bias tahu bahwa pemilik rumah memiliki uang dari hasil menjual sapi. (rud/kri/k8)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 26 April 2019 10:56

Baru 4 PPK yang Sudah Pleno

TANA PASER – Hingga Kamis (25/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Jumat, 26 April 2019 10:54

Harga Elpiji Subsidi Makin "Meledak...!!"

PENAJAM–Elpiji subsidi atau tabung melon 3 kilogram kembali menjadi barang…

Kamis, 25 April 2019 10:43

"Kuda-Kudaan", Dua Anak di Bawah Umur Diciduk Polisi

TENGGARONG–Kenakalan anak di bawah umur kian melampaui batas. Mf (15),…

Kamis, 25 April 2019 10:43

Dua Kasus Korupsi Tuntas Tahun Ini

SENDAWAR–Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Barat (Kubar) optimistis seluruh perkara yang…

Kamis, 25 April 2019 10:43

Pengeboran Air di Marangkayu Disoal

TENGGARONG–Upaya pemerintah mendorong ketersediaan air bersih di seluruh wilayah Kukar…

Kamis, 25 April 2019 10:38

Empat TPS Coblos Ulang Pilpres

SANGATTA - Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di beberapa daerah…

Kamis, 25 April 2019 10:38

DPUPR dan PT SPIL Harus Cekatan

TANJUNG REDEB – Kondisi turap di Jalan Ahmad Yani kian…

Kamis, 25 April 2019 10:37

Dapil 1 Alot, Pleno Kabupaten Diundur

PENAJAM – Utak-atik perebutan kursi DPRD Penajam Paser Utara (PPU)…

Kamis, 25 April 2019 10:36

Jatah Lima Kursi Lepas, Pilbup Bakal Ketat

REKAPITULASI perolehan suara pileg yang mencapai 98 persen membuat peta…

Kamis, 25 April 2019 10:35

PPDB Dibuka 20 Mei

TANA PASER – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP jalur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*