MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 21 Agustus 2018 10:51
PAD Anjlok, Pemkot Tarik Retribusi Parkir
SUMBER UANG: Di Taman Berkampung yang merupakan salah satu aset pemerintah ini, nantinya disediakan tempat parkir.

PROKAL.CO, TARAKAN - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan tahun ini mengalami penurunan, bahkan tidak memenuhi target. Hal tersebut membuat pemerintah pusing. Sebab, dapat berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Untuk itu, pemerintah perlu inovasi agar PAD dapat memenuhi target tahun depan.

Kepala Badan Pengelola Retribusi Pajak Daerah (BPRD) Mariyam mengatakan, pihaknya membutuhkan inovasi agar meningkatkan PAD. Di samping itu, pihaknya berencana memaksimalkan retribusi parkir di setiap objek wisata. Jika tidak dimaksimalkan, jumlah petugas parkir yang nakal akan semakin banyak sehingga mengganggu pemasukan PAD.

“Jadi nanti kami maksimalkan dengan pembangunan portal khusus untuk parkir, itu tinggal persetujuan dari pemkot dan DPRD. Kalau mendapat persetujuan, kita akan bekerja sama dengan pihak ketiga. Gambarannya nanti seperti sistem bandara, jadi semua objek wisata akan diterapkan seperti itu," ungkap Mariyam, Senin (20/8).

Mariyam mengungkapkan, jika sistem tersebut diterapkan, menghasilkan pemasukan daerah. Tempat yang bisa ditarik retribusi ucapnya antara lain, taman, hotel, kafe dan restoran. Sehingga dengan seperti itu juga dapat mengurangi petugas parkir liar atau nakal yang tidak memberikan karcisnya.

"Seharusnya memang seperti itu, pengadaan mesin untuk hotel, rumah makan, dan tempat keramaian lainnya. Karena dengan itu, PAD kita akan meningkat. Alatnya memang tidak murah kan? tetapi kalau anggaran ada semua, kembali lagi bergantung pada DPRD,” jelasnya.

Namun, sejumlah juru parkir di Bumi Pangutaka merasa terancam dengan sistem yang akan diterapkan Pemkot Tarakan. Slamet, seorang juru parkir yang bekerja di salah satu supermarket di Tarakan meminta pemkot berpikir ulang.

“Saya tidak masalah selagi itu untuk pembangunan. Namun, nasib kami juga harus diperhatikan. Kalau menggunakan mesin berarti sebagian dari kami akan kehilangan pekerjaan dan itu sudah pasti, akan banyak pengangguran,” jelasnya.

Meski masih sebatas wacana, Slamet berharap pemerintah mampu melihat terbuka, dan tidak memandang dari satu sisi. Maksudnya jangan memikirkan keuntungan PAD tapi menciptakan lebih banyak pengangguran karena hal tersebut.

"Tapi saya yakin pemerintah kota tentu punya kebijakan," pungkasnya. (*/ade/rio/san/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 17 Januari 2019 11:18

Dua Titik Longsor Segera Ditangani

TANJUNG SELOR–Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 12 miliar untuk menangani dua…

Kamis, 17 Januari 2019 11:17

Gubernur Tinjau Tiga Proyek

SELAIN jalan rusak karena longsor, Gubernur Kaltara Irianto Lambrie juga…

Kamis, 17 Januari 2019 11:16

KIA Upaya Pemerintah Penuhi Hak Anak

TANJUNG SELOR–Gubernur Kaltara Irianto Lambrie menyerahkan secara simbolis kartu identitas…

Kamis, 17 Januari 2019 08:26

Sabu 11 Kilogram Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Polda Kaltara kembali memusnahkan barang bukti kasus…

Rabu, 16 Januari 2019 07:41

SOA Penumpang Krayan Sudah Berjalan

NUNUKAN –  Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang rute Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 16 Januari 2019 07:39

RSUD Tambah Tiga Dokter Spesialis

NUNUKAN – Guna meningkatkan pelayanan kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah…

Rabu, 16 Januari 2019 07:38

Akses Pantai Kayu Angin Segera Diperbaiki

NUNUKAN - Jalan menuju Pantai Kayu Angin, Desa Tanjung Karang,…

Rabu, 16 Januari 2019 07:37

Jembatan Meranti Mangkrak

TANJUNG SELOR - Pembangunan jalan penghubung Jembatan Meranti menuju Buluh…

Senin, 14 Januari 2019 07:27

Tahapan PLBN Labang Dimulai

TANJUNG SELOR – Pembangunan dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN)…

Senin, 14 Januari 2019 07:26

Promosi Pariwisata lewat Simpar

TANJUNG SELOR – Pemprov Kaltara melalui Dinas Pariwisata, terus berupaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*