MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Selasa, 21 Agustus 2018 10:51
PAD Anjlok, Pemkot Tarik Retribusi Parkir
SUMBER UANG: Di Taman Berkampung yang merupakan salah satu aset pemerintah ini, nantinya disediakan tempat parkir.

PROKAL.CO, TARAKAN - Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan tahun ini mengalami penurunan, bahkan tidak memenuhi target. Hal tersebut membuat pemerintah pusing. Sebab, dapat berdampak terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Untuk itu, pemerintah perlu inovasi agar PAD dapat memenuhi target tahun depan.

Kepala Badan Pengelola Retribusi Pajak Daerah (BPRD) Mariyam mengatakan, pihaknya membutuhkan inovasi agar meningkatkan PAD. Di samping itu, pihaknya berencana memaksimalkan retribusi parkir di setiap objek wisata. Jika tidak dimaksimalkan, jumlah petugas parkir yang nakal akan semakin banyak sehingga mengganggu pemasukan PAD.

“Jadi nanti kami maksimalkan dengan pembangunan portal khusus untuk parkir, itu tinggal persetujuan dari pemkot dan DPRD. Kalau mendapat persetujuan, kita akan bekerja sama dengan pihak ketiga. Gambarannya nanti seperti sistem bandara, jadi semua objek wisata akan diterapkan seperti itu," ungkap Mariyam, Senin (20/8).

Mariyam mengungkapkan, jika sistem tersebut diterapkan, menghasilkan pemasukan daerah. Tempat yang bisa ditarik retribusi ucapnya antara lain, taman, hotel, kafe dan restoran. Sehingga dengan seperti itu juga dapat mengurangi petugas parkir liar atau nakal yang tidak memberikan karcisnya.

"Seharusnya memang seperti itu, pengadaan mesin untuk hotel, rumah makan, dan tempat keramaian lainnya. Karena dengan itu, PAD kita akan meningkat. Alatnya memang tidak murah kan? tetapi kalau anggaran ada semua, kembali lagi bergantung pada DPRD,” jelasnya.

Namun, sejumlah juru parkir di Bumi Pangutaka merasa terancam dengan sistem yang akan diterapkan Pemkot Tarakan. Slamet, seorang juru parkir yang bekerja di salah satu supermarket di Tarakan meminta pemkot berpikir ulang.

“Saya tidak masalah selagi itu untuk pembangunan. Namun, nasib kami juga harus diperhatikan. Kalau menggunakan mesin berarti sebagian dari kami akan kehilangan pekerjaan dan itu sudah pasti, akan banyak pengangguran,” jelasnya.

Meski masih sebatas wacana, Slamet berharap pemerintah mampu melihat terbuka, dan tidak memandang dari satu sisi. Maksudnya jangan memikirkan keuntungan PAD tapi menciptakan lebih banyak pengangguran karena hal tersebut.

"Tapi saya yakin pemerintah kota tentu punya kebijakan," pungkasnya. (*/ade/rio/san/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 08:25

Dominasi Rupiah di Perbatasan Meningkat

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengapresiasi upaya Bank…

Rabu, 19 September 2018 08:24

PLTA Terbangun, Perekonomian Bakal Tumbuh Pesat

TANJUNG SELOR – Respons Kaltara (ResKal) edisi ke-12 pada Selasa (18/9), kembali menghadirkan…

Selasa, 18 September 2018 11:42

Jangan Hanya Berpikir Jadi PNS

TANJUNG SELOR–Banyak lulusan perguruan tinggi yang belum bekerja. Akibatnya, angka pengangguran…

Selasa, 18 September 2018 11:42

Dua WNI yang Diculik Belum Terdeteksi

TANJUNG SELOR–Konsulat Republik Indonesia di Tawau, Malaysia, telah menindaklanjuti penculikan…

Selasa, 18 September 2018 11:41

Sayangkan Pelajar Diproses Hukum

TANJUNG SELOR–Pelaporan terhadap seorang pelajar SMP di Kecamatan Tanjung Palas, Bulungan, kepada…

Selasa, 18 September 2018 11:40

Api Diduga dari Kamar Kosong

TANJUNG SELOR–Polres Bulungan masih menyelidiki kebakaran di Jalan MT Haryono, Tanjung Selor,…

Selasa, 18 September 2018 11:39

Warga Filipina Bawa Sabu 5 Kg

TANJUNG SELOR–Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Batalyon Infantri…

Selasa, 18 September 2018 08:22

Pemerintah Siapkan Rp 638 M untuk Jalan Perbatasan

JAKARTA – Kalimantan Utara (Kaltara) semakin diperhatikan. Buah dari  komunikasi intensif…

Selasa, 18 September 2018 08:20

Peringatan Harhubnas Jadi Momentum Mawas Diri

TANJUNG SELOR – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2018 pada 17 September, menjadi…

Senin, 17 September 2018 08:19

Pengobatan Dokter Spesialis Gratis Digelar

JAKARTA – Pemberian pelayanan kesehatan dengan sistem “jemput bola” melalui program…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .