MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 21 Agustus 2018 07:05
Mereka yang Ikut Upacara

PROKAL.CO, MENGIKUTI prosesi upacara pengibaran bendera di gunung tentu bukan hal mudah. Berbagai rintangan dan kendala harus diterjang sebelum kalian sukses menyaksikan sang dwiwarna berkibar. Intip yuk suka duka yang mereka alami! (nen/c14/may)

Candu pada Pengalaman Pertama
Dinda Yuna Ariawan, SMA Maryam Surabaya

’’Awalnya, aku sempat ragu karena khawatir nggak bisa sampai ke puncak. Setelah sampai, kesannya pun beda dengan ikut upacara bendera di lapangan biasa. Lebih khidmat dan hening, terus bikin merinding dan terharu. Apalagi saat bendera Merah Putih berkibar. Pemandangannya juga bagus, jadi bisa memunculkan rasa nasionalisme. Kalau tahun depan ada upacara lagi, aku pasti ikut karena udah kecanduan.’’

Bangga Mengibarkan Bendera
Rivaldo Da Costa, SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, Sidoarjo

’’Terpilih menjadi petugas pengibar bendera di sini adalah suatu kehormatan. Rasanya campur aduk, antara senang dan tegang. Kontur lahan yang nggak rata bikin kita harus pandai-pandai jaga keseimbangan. Selain itu, tiang yang tinggi dan ukuran bendera yang cukup besar sedikit mempersulit. Saya merasa bangga karena nggak semua orang bisa mengibarkan bendera di sini. Itu suatu tanggung jawab dan pengalaman yang akan selalu saya ingat.’’

Selalu Siaga Selama Upacara
Muhammad Al Habib Hasbulah, LMDH Desa Tamiajeng

’’Tahun ini ada sekitar 3.600 orang yang mendaki pada momen 17 Agustus. Sebagian mengikuti upacara di puncak bayangan, ada pula yang lanjut hingga puncak Pawitra. Upacara bendera di puncak bayangan rutin diadakan sejak 2015. Emang, jumlah pendaki naik drastis. Alasannya beragam, mulai lebih khidmat dan menyatu dengan alam sampai mengungkapkan kebebasan dan rasa cinta ke alam. Meski muncul dari latar belakang yang berbeda, ketika udah melihat sang dwiwarna berkibar, kita menjadi satu, Indonesia.’’

Kerja Sama demi Kelancaran Acara
Hananda Abdurahman Ramadhani, ketua umum Indonesian Eagle

’’Upacara pengibaran bendera di puncak bayangan, Gunung Penanggungan, kali ini berjalan lancar dan sesuai dengan rencana. Semua yang terlibat saling bekerja sama untuk menyukseskan acara ini. Komunitas yang ikut adalah Kumpulan Generasi Pencinta Alam (KGPA) Mojokerto sebagai petugas upacara, IPNU Sidoarjo sebagai tim paduan suara, Pemuda Langit Tuban sebagai pemimpin barisan, LMDH Desa Tamiajeng sebagai pembina upacara, dan Indonesian Eagle sebagai pemimpin upacara.’’

loading...

BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*