MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 20 Agustus 2018 11:25
Jalan Trans Kalimantan Rawan Lakalantas
JALAN RUSAK: Puluhan titik di jalan trans Kalimantan belum diperbaiki dan berpotensi menyebabkan lakalantas.

PROKAL.CO, SENDAWAR - Kondisi jalan trans Kalimantan, khususnya poros Kubar-Samarinda belum bisa dilintasi dengan nyaman. Jalan aspal itu kini rusak. Pemerintah berdalih keterbatasan anggaran membuat perbaikan molor.

Sejumlah warga Kubar menyoalkan kondisi jalan rusak. Pasalnya, jika dibiarkan, menjadikan potensi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Yang membuat pusing warga, kerusakan jalan akan menghambat angkutan kebutuhan pokok. Sebab, sebagian toko bahan pangan di Kubar dan distributor Samarinda lebih banyak beralih ke jalur darat, lima tahun terakhir.

Meski masih ada jalur Sungai Mahakam tapi terus berkurang. Apalagi saat ini kemarau rawan kandas. "Kami berharap pemerintah bisa lebih mengutamakan fondasi jalan supaya tidak rusak terus. Di samping itu kendaraan yang melintas juga wajib diatur agar kondisi jalan aman dari kerusakan," kata Wandi, warga Kubar, kemarin.

Hal senada dikatakan Carles, warga Melak. Kerusakan jalan membuat perjalanan ke Samarinda sangat lama. Sekitar 8–10 jam. Jika sebelumnya (baru mulus diaspal) hanya kisaran 6–7 jam. Kerusakan jalan di wilayah Kecamatan, Muara Lawa, ,Jempang dan Siluq Ngurai.

Ditemui terpisah, Camat Muara Lawa Suhaimi membenarkan jalan trans Kalimantan masih ada yang rusak. Sekitar 12 kilometer jalan trans Kalimantan yang membentang beberapa kampung di Kecamatan Muara Lawa rusak. "Tapi bersyukur kondisinya kini sudah membaik karena ada proyek pembangunan dari provinsi," katanya.

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, jalan trans Kalimantan adalah kewenangan pemerintah provinsi bukan Pemkab Kubar. "Mengenai masalah ini kami juga kerap menyampaikan kepada pemerintah provinsi agar jalan trans Kalimantan yang rusak bisa diperbaiki," jelasnya. (rud/kri/k16)


BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 11:08

Semak Belukar di Desa Lusan Telah Dibuka

TANA PASER–Kunjungan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi beserta istri ke Desa Lusan, Kecamatan…

Rabu, 14 November 2018 11:07

Ada Peserta Bawa Jimat

PENAJAM–Benda yang diduga jimat ditemukan panitia pada hari pertama pelaksanaan ujian seleksi…

Rabu, 14 November 2018 11:06

Gaji Guru Honorer Minimal Rp 1,5 Juta

PENAJAM–Gaji guru honorer dan tenaga tata usaha non-pegawai negeri sipil (PNS) bakal dinaikkan.…

Rabu, 14 November 2018 11:03

Sujiati Gantikan Anwar Sanusi di DPRD

PENAJAM–Wakil perempuan di DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kini bertambah. Sujiati dari…

Rabu, 14 November 2018 11:01

Target Desember Ada Keputusan

BONTANG – Sebanyak 34 fasilitas umum (fasum) milik PT Pupuk Kaltim diminta beralih menjadi aset…

Rabu, 14 November 2018 11:01

Delapan Bulan Rampung, Rusnawa Tak Berpenghuni

BONTANG – Sudah delapan bulan rusunawa di Kelurahan Guntung dan Loktuan rampung. Tapi penyerahan…

Rabu, 14 November 2018 11:00

Walet Rumahan Belum Sumbang PAD

TANJUNG REDEB – Usaha sarang walet rumahan kian tumbuh di Bumi Batiwakkal. Melihat potensi perekonomian…

Rabu, 14 November 2018 10:59

ENAK NIH..!! Gaji Honorer Akan Disamakan ASN

SANGATTA –  Pemkab Kutim akan lebih ramah terhadap pegawai honorer pemerintahan tahun depan.…

Rabu, 14 November 2018 08:00

Penguatan Kerja Sama

TANJUNG REDEB - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kaltim Ely Shahputra melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten…

Selasa, 13 November 2018 10:24

Komisioner KPU Kurang Diminati?

TANA PASER-PENAJAM–Pendaftaran calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kabupaten Paser…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .