MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Senin, 20 Agustus 2018 11:25
Jalan Trans Kalimantan Rawan Lakalantas
JALAN RUSAK: Puluhan titik di jalan trans Kalimantan belum diperbaiki dan berpotensi menyebabkan lakalantas.

PROKAL.CO, SENDAWAR - Kondisi jalan trans Kalimantan, khususnya poros Kubar-Samarinda belum bisa dilintasi dengan nyaman. Jalan aspal itu kini rusak. Pemerintah berdalih keterbatasan anggaran membuat perbaikan molor.

Sejumlah warga Kubar menyoalkan kondisi jalan rusak. Pasalnya, jika dibiarkan, menjadikan potensi kecelakaan lalu lintas (lakalantas). Yang membuat pusing warga, kerusakan jalan akan menghambat angkutan kebutuhan pokok. Sebab, sebagian toko bahan pangan di Kubar dan distributor Samarinda lebih banyak beralih ke jalur darat, lima tahun terakhir.

Meski masih ada jalur Sungai Mahakam tapi terus berkurang. Apalagi saat ini kemarau rawan kandas. "Kami berharap pemerintah bisa lebih mengutamakan fondasi jalan supaya tidak rusak terus. Di samping itu kendaraan yang melintas juga wajib diatur agar kondisi jalan aman dari kerusakan," kata Wandi, warga Kubar, kemarin.

Hal senada dikatakan Carles, warga Melak. Kerusakan jalan membuat perjalanan ke Samarinda sangat lama. Sekitar 8–10 jam. Jika sebelumnya (baru mulus diaspal) hanya kisaran 6–7 jam. Kerusakan jalan di wilayah Kecamatan, Muara Lawa, ,Jempang dan Siluq Ngurai.

Ditemui terpisah, Camat Muara Lawa Suhaimi membenarkan jalan trans Kalimantan masih ada yang rusak. Sekitar 12 kilometer jalan trans Kalimantan yang membentang beberapa kampung di Kecamatan Muara Lawa rusak. "Tapi bersyukur kondisinya kini sudah membaik karena ada proyek pembangunan dari provinsi," katanya.

Wabup Kubar Edyanto Arkan mengatakan, jalan trans Kalimantan adalah kewenangan pemerintah provinsi bukan Pemkab Kubar. "Mengenai masalah ini kami juga kerap menyampaikan kepada pemerintah provinsi agar jalan trans Kalimantan yang rusak bisa diperbaiki," jelasnya. (rud/kri/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 10:32

Ada yang Harus Skedul Ulang

SANGATTA - Kebijakan Pemkab Kutai Timur  (Kutim) yang menginginkan anggaran…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:30

Proyek 2015 Belum Dibayar Disdik?

SANGATTA - Surat perintah kerja (SPK) proyek di Dinas Pendidikan…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:29

Pembangunan Maratua Sangat Pesat

TANJUNG REDEB – Jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Maratua dalam…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:25

Gaji Guru Honorer dan PTT Disamakan

TANJUNG REDEB – Kabar gembira bagi guru honorer yang mengabdi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:24

Dicabuli Ayah Tiri, Mencoba Bunuh Diri

SANGATTA – Kasus pencabulan yang dilakukan terhadap anak tiri, terjadi…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:21

Sawah Jadi Tempat Buang Tanah

KUKAR–Kekecewaan terlihat dari wajah Plt Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:20

Jalan Dua Desa Bakal Disemen

TENGGARONG–Di tengah defisit keuangan daerah, dua desa di Tenggarong Seberang,…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:17

Polri Ancang-Ancang Songsong Pemilu 2019

SENDAWAR–Seluruh personel Polres Kutai Barat (Kubar) punya tanggung jawab besar.…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:14

Perlu Evaluasi Menyeluruh

PENAJAM - Pembenahan bakal dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten…

Sabtu, 19 Januari 2019 10:12

Sepuluh Calon Tunggu Uji Kepatutan

TANA PASER – Penentuan siapa yang akan terpilih menjadi anggota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*