MANAGED BY:
MINGGU
24 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Minggu, 19 Agustus 2018 12:11
Tingkatkan Persentase Ibu Menyusui

Formasi Balikpapan

PERINGATAN TAHUNAN: FormASI Balikpapan bersama para peserta Pekan ASI Sedunia yang diadakan awal Agustus di salah satu hotel Balikpapan.

PROKAL.CO, PADA 2015 ada satu kelompok baru terbentuk, bernama FormASI asal Balikpapan. Komunitas ini terbentuk karena sebagian pengurusnya merupakan pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Kaltim. Hal yang melatarbelakangi terciptanya FormASI Balikpapan, karena anggotanya ingin meningkatkan persentase jumlah ibu menyusui di Balikpapan. Meski terdengar sederhana, hal itu tidak mudah. Perlu banyak tenaga dan berbagai cara dilakukan untuk mencapainya.

Aneka agenda sudah digalakan oleh komunitas tersebut. “Kami rutin melakukan kopi darat (kopdar) ASI & MPASI, talk show bersama narasumber yang berhubungan dengan ibu dan anak. Selain itu, sosialisasi di posyandu dan KUA khusus di kecamatan Balikpapan Utara dan Selatan, serta konseling menyusui,” kata salah satu pengurus FormASI, Riska Fikriana.

Setiap tahun FormASI Balikpapan juga ikut berpartisipasi meramaikan Pekan ASI Sedunia. Seperti tahun ini, bertempat di salah satu hotel di Balikpapan telah diadakan talk show bersama dokter spesialis anak, dosen keperawatan dari Poltekkes Kaltim, dan dosen ilmu dari Poltekba, yang membahas tiga tema, yakni gizi ibu hamil dan menyusui, perawatan bayi, dan suplemen zat besi serta peranannya dalam tubuh kembang anak.

Seluruh kegiatan yang dilakukan ada pihak-pihak terlibat dan mendukung. Instansi pemerintahan seperti Dinas Kesehatan Kota (DKK) biasa memberikan kesempatan FormASI Balikpapan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diadakan DKK. Beberapa perusahaan swasta pun tak luput sebagai sponsor saat ada event.

FormASI Balikpapan memiliki tujuan untuk menyebarluaskan informasi mengenai manfaat pemberian ASI. Secara eksklusif untuk bayi selama enam bulan dan diteruskan hingga dua tahun atau lebih kepada tenaga kesehatan, orangtua, dan masyarakat Balikpapan. Sehingga efek positif  pun dirasakan para anggota ataupun peserta yang ikut serta kegiatan komunitas ini.

“Saya pribadi mendapatkan pengalaman besar. Karena bergabung dengan FormASI Balikpapan sejak sebelum menikah. Jauh-jauh hari saya sudah belajar semua tentang ASI dan MPASI. Sehingga ketika memiliki anak, saya tidak mengalami kendala dan tantangan yang berat. Ketika ada hambatan, teman-teman di komunitas juga bantu memberikan informasi dan support besar,” ungkap Riska.

Dia menambahkan, banyak cerita menyenangkan yang didapatkan dari para anggota setelah mengikuti agenda rutinitas tersebut. Terutama bagi ibu baru. Mereka bisa lebih percaya diri dalam menyusui dan memberikan MPASI rumahan yang sehat. Para anggota juga bisa berkonsultasi langsung dengan konselor menyusui jika mengalami kendala.

Di FormASI Balikpapan, para pengurus dan anggotanya juga dapat menambah ilmu dengan mengikuti Pelatihan Konseling Menyusi Modul 40 Jam WHO/Unicef. Setelah mengikuti pelatihan tersebut, mereka resmi menjadi konselor menyusui. Sehingga kini FormASI Balikpapan bisa membuka layanan homevisit bagi para ibu yang membutuhkan bantuan konselor menyusui. FormASI Balikpapan juga membagi informasi seputar ASI dan MPASI lewat media sosial.

Bagi Anda yang ingin bergabung sebagai pengurus, diutamakan yang berdomisili di Balikpapan. Berkomitmen meningkatkan persentase ibu menyusui dan bayi yang mendapatkan ASI di Balikpapan. Bersedia mengalokasikan waktu dan tenaga dalam kepengurusan, didukung suami dan keluarga, tidak memiliki afiliasi dan konflik kepentingan dengan produsen susu formula, susu ibu hamil, dan ibu menyusui, makanan instan bayi, produk dot, empeng, dan botol susu.

“Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dapat bekerja dengan tim, serta memiliki akses internet dan aplikasi group chat,” pungkas Riska. (*/ewy/*/ni/k16)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Februari 2019 10:18

Peminat dari Luar Negeri Banyak, Buah Naga Butuh Hilirisasi

SAMARINDA- Bumi Etam memiliki banyak potensi dari bisnis pertanian. Salah…

Rabu, 20 Februari 2019 12:51

Okupansi Hotel Kaltim Belum Terpengaruh Tiket Mahal

SAMARINDA- Tingginya harga tiket angkutan udara dan pemberlakuan bagasi berbayar…

Minggu, 17 Februari 2019 11:34

Harga Avtur Turun, Angin Segar bagi Maskapai

JAKARTA – Desakan pemerintah agar Pertamina menurunkan harga avtur akhirnya…

Jumat, 15 Februari 2019 11:20

Akhirnya, Garuda Turunkan Harga Tiket

JAKARTA – Keluhan terkait tingginya harga tiket pesawat mendapat respons…

Rabu, 13 Februari 2019 13:34

Asing Ambil Profit, Rupiah Kembali Melemah

JAKARTA – Tekanan terhadap rupiah belum reda. Merujuk data Jakarta…

Selasa, 12 Februari 2019 13:34

WOW..!! Tarif Bagasi Lion Air Rp 25 Ribu per Kilogram

Lion Group memutuskan melakukan penyesuaian tarif bagasi atau excess baggage…

Selasa, 12 Februari 2019 10:37

BELUM MEMBAIK..!! Setahun, Rumah Mewah Hanya Terjual Lima Unit

SAMARINDA - Real Estate Indonesia (REI) Provinsi Kaltim mencatat penjualan…

Senin, 11 Februari 2019 11:42

Obligasi Ritel Bikin Likuiditas Seret

JAKARTA – Gencarnya penerbitan surat berharga negara (SBN) bakal sedikit…

Senin, 11 Februari 2019 11:40

Pacu Ekspor Baja ke Malaysia-Australia

JAKARTA – Tahun ini pelaku usaha baja melihat potensi peningkatan…

Minggu, 10 Februari 2019 09:37

Soal Bagasi Berbayar, Maskapai Penerbangan Diminta Lakukan Ini...

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana B. Pramesti minta agar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*