MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM DAHLAN ISKAN

Minggu, 19 Agustus 2018 08:19
Antara Bali dan Jakarta

PROKAL.CO, OLEH: DAHLAN ISKAN

SIAPA saja boleh minta dibonceng Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan sepeda gunungnya. Di dalam Bandara Ngurah Rai, Bali. Ada pemandangan baru di terminal keberangkatan domestik. Di bandara itu. Banyak yang antre. Ingin merasakan dibonceng Jokowi . Lalu mengabadikannya. Lewat foto atau video.

Bandara Bali memang salah satu bandara baru yang indah. Saya pernah minta manajemen bandara itu melakukan survei. Khusus bagi penumpang asal Australia. Pertanyaannya: adakah di seluruh Australia, bandara yang lebih indah dari bandara baru di Bali?

Jawabnya mutlak: tidak ada. Mereka menambahkan catatan: bandara baru ini sangat indah. Dibanding di negara mereka. Apalagi dibanding bandara Bali yang lama. Di Jakarta juga banyak menariknya. Di bandara baru terminal 3. Saya jarang lewat bandara baru ini. Sejak ada banyak jurusan terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta. Juga sejak ada Batik Air yang murah dan on time.

Tapi sesekali saya menikmati Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Megahnya. Bersihnya. Penataannya dan kreatifnya. Memang kalau menuju gate nomor besar ada tidak logisnya. Begitu masuk dari pemeriksaan semua harus belok kiri. Jauh. Lalu belok muter balik. Ke arah gate nomor besar.

Tapi itu tidak mengurangi apresiasi saya. Salah satu kreativitas itu adalah penyediaan kursi lux di dekat gate. Untuk kelas bisnis. Atau yang punya handicap. Kreasi lain juga di bidang seni interior. Terutama bagaimana alat-alat pemadam kebakaran dihias.

Kehadiran alat pemadam seperti alat pemadam api ringan (APAR) memang harus. Sebagai syarat keamanan penumpang. Tapi di terminal 3, pemadam kebakaran itu tidak tabrakan dengan keindahan terminal. Caranya: diciptakanlah komik di sekitar alat pemadam kebakaran itu.

Lucu, unik, dan bikin senyum. Saya pernah lama menikmatinya. Satu  demi satu. Dari dinding ke dinding. Saat masih punya waktu. Dan gate saya nomor terjauh: 27. Hidup kreativitas! (dis/rom/k16)


BACA JUGA

Rabu, 19 September 2018 09:02

Ke Houston Salat di Masjid Istiqlal, Makan di Mama Yu

OLEH: DAHLAN ISKAN NAMANYA Masjid Istiqlal. Lokasinya di Kota Houston, Texas, Amerika. Saya salat Magrib…

Selasa, 18 September 2018 08:41

Hukuman Baru yang Dicepatkan

OLEH: DAHLAN ISKAN TRUMP meneruskan hukuman untuk Tiongkok. Bahkan meningkatkannya. Dan mempercepatnya…

Senin, 17 September 2018 09:09

Bank Century Lagi Hidup dan Mati

OLEH: DAHLAN ISKAN KASUS Bank Century hidup lagi. Mati lagi. Di luar negeri. Lebih tepatnya akan hidup-mati…

Minggu, 16 September 2018 10:05

Cari Resep yang Begitu Mahalnya

OLEH: DAHLAN ISKAN KE Amerika Serikat kali ini saya tidak khawatir lagi. Saya bawa obat. Jumlahnya cukup.…

Minggu, 09 September 2018 09:15

Forest City nan Kapan-Kapan

OLEH: DAHLAN ISKAN ADA reklamasi. Ada kontroversi. Reklamasinya sangat besar. Persoalan yang muncul…

Sabtu, 08 September 2018 07:09

Selalu Malas Bermain Catur

SAYA selalu malas. Kalau diajak John Mohn main catur. Di rumahnya. Di Hays, Kansas. Penyebabnya: saya…

Sabtu, 08 September 2018 07:09

Selalu Malas Bermain Catur

SAYA selalu malas. Kalau diajak John Mohn main catur. Di rumahnya. Di Hays, Kansas. Penyebabnya: saya…

Kamis, 06 September 2018 08:45

Jalan 150 untuk Tahun Ke-115

Oleh: Dahlan Iskan SAYA lupa. Ini kan ulang tahun ke-115 Harley-Davidson. Makanya kok banyak touring.…

Sabtu, 01 September 2018 02:10

Kalung dan Sepatu di Depan Pintu

INI lagi musim panas di Tiongkok. Tapi saya kedinginan. Di atas ketinggian 4.200 meter ini. Di pegunungan…

Kamis, 30 Agustus 2018 09:31

Dari Seminar Seks Berbuntut Suaka

OLEH: DAHLAN ISKAN PARA peserta seminar itu kini diadili. Di kota “Sex of the City”: Pattaya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .