MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 17 Agustus 2018 06:42
Peningkatan SDM Jadi Kunci

PROKAL.CO, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan sumber daya manusia bakal menjadi kekuatan besar bangsa Indonesia. Alasannya, Indonesia memiliki jumlah penduduk hingga 260 juta jiwa, terbesar di Asia Tenggara. Jokowi percaya masa depan Indonesia terletak pada kemampuan untuk mempersiapkan manusia Indonesia yang maju dan unggul.

"Untuk itu, membangun manusia Indonesia adalah investasi kita untuk menghadapi masa depan, untuk melapangkan jalan menuju Indonesia maju. Kita persiapkan manusia Indonesia menjadi manusia yang unggul sejak dalam kandungan sampai tumbuh secara mandiri untuk meningkatkan kesejahteraan diri dan keluarganya," ujar Jokowi dalam Pidato Kenegaraan di Gedung DPR/MPR, Kamis (16/8).

Mantan wali kota Solo ini menegaskan, pemerintah akan terus bekerja memastikan setiap anak Indonesia dapat lahir dengan sehat, dapat tumbuh dengan gizi yang cukup, bebas dari stunting atau tumbuh kerdil. Ketika mereka memasuki usia sekolah, tidak boleh lagi anak-anak kita, termasuk anak-anak yatim piatu, terpaksa putus sekolah karena alasan biaya pendidikan yang tidak terjangkau.

"Komitmen ini kita wujudkan melalui pembagian Kartu Indonesia Pintar, yang pada 2017 sudah mencapai lebih dari 20 juta peserta didik, serta perluasan penyaluran program beasiswa bidik misi bagi mahasiswa. Untuk memberikan perlindungan sosial bagi warga yang tidak mampu, pemerintah meningkatkan secara bertahap Penerima Bantuan Iuran JKN dari 86,4 juta jiwa di 2014 menjadi 92,4 juta jiwa pada Mei 2018," jelasnya.

Jokowi menambahkan, kualitas kehidupan manusia Indonesia dalam empat tahun terakhir terus membaik. Indeks pembangunan manusia meningkat dari 68,90 di 2014 menjadi 70,81 di 2017. Dengan hasil itu, Indonesia sudah masuk ke kategori high human development.

Selain itu, pemerintah terus dorong pendidikan tinggi untuk melakukan terobosan-terobosan sehingga lulusan perguruan tinggi bisa lebih adaptif di era Revolusi Industri 4.0, termasuk kemampuan dalam literasi digital, serta mampu menumbuhkan lebih banyak lagi wirausahawan-wirausahawan muda yang kreatif dan inovatif.

Dalam empat tahun terakhir, pemerintah melakukan perombakan besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di negara kita. Tujuan utamanya adalah membuat perekonomian kita bisa lebih produktif dan kompetitif, sambil terus meningkatkan kemandirian bangsa, sehingga bisa memberikan nilai tambah, terutama pembukaan lapangan kerja baru, dan menyerap pengangguran.

"Alhamdulillah, dengan kerja bersama, tingkat pengangguran terbuka semakin menurun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen," terangnya. Jokowi juga menyoroti sejumlah langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menggerakkan perekonomian. "Dalam empat tahun terakhir, pemerintah melakukan perombakan besar-besaran terhadap iklim kemudahan berusaha di Indonesia," ujar Jokowi .

Tujuannya, mendorong perekonomian bisa lebih produktif dan kompetitif, sambil terus meningkatkan kemandirian bangsa. Sejumlah langkah itu diharapkan bisa memberikan nilai tambah, terutama pembukaan lapangan kerja baru, dan menyerap pengangguran. "Alhamdulillah, dengan kerja bersama, tingkat pengangguran terbuka semakin menurun dari 5,70 persen menjadi 5,13 persen," ungkapnya.

Tidak hanya memerhatikan usaha yang besar-besar saja, pemerintah  juga fokus pada UMKM dan 40 persen lapisan masyarakat terbawah. Dengan mendorong akses permodalan bagi usaha mikro dan kecil. Yakni menurunkan tarif pajak final UMKM menjadi 0,5 persen serta penajaman KUR yang bisa dinikmati 12,3 juta UMKM. (ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 10:46

Waspadai Lonjakan Tiket Pesawat Jelang Hari Raya

JAKARTA – Inflasi terpantau masih cukup rendah kendati Ramadan yang…

Selasa, 23 April 2019 13:22

Dealer Honda Terluas Terlengkap se Kalimantan Beroperasi di Samarinda, Ini Kelebihannya

SAMARINDA - Honda terus memperluas pemasaran dan pelayanannya. Kali ini,…

Sabtu, 20 April 2019 13:24

WTO Vonis Tiongkok Bersalah

 JENEWA – Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan bahwa Tiongkok bersalah…

Sabtu, 20 April 2019 13:14

Penjualan Roda Empat Sedikit Melambat

JAKARTA – Penjualan kendaraan roda empat sepanjang kuartal I 2019…

Jumat, 19 April 2019 12:12

Buka Lagi Keran Impor Bawang Putih

JAKARTA – Mengantisipasi harga bawang putih yang melambung, Kemendag kemarin…

Jumat, 19 April 2019 11:44

Amazon Menyerah, Angkat Kaki dari Tiongkok

BEIJING – Beberapa tahun lalu Quenie Liao sudah menambatkan hatinya…

Rabu, 17 April 2019 12:55

Tekanan Inflasi Angkutan Udara Masih Terjaga

SAMARINDA-Saat ini harga tiket pesawat masih dikeluhkan tinggi. Meskipun tidak…

Rabu, 17 April 2019 12:53

Risiko Stabilitas Keuangan Daerah Masih Terjaga

SAMARINDA-Pada 2018, ekonomi Kaltim tumbuh 2,67 persen. Pertumbuhan ekonomi Kaltim…

Rabu, 17 April 2019 12:52

Kaltim Targetkan Menarik Investasi Rp 36,35 Triliun

SAMARINDA-Kaltim tahun ini menargetkan mampu menarik investasi Rp 36,35 triliun,…

Rabu, 17 April 2019 12:51

Lion Group Pastikan Kehadiran Rute Samarinda-Martua

SAMARINDA-Maskapai Lion Group melalui Wings Air memastikan akan segera membuka…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*