MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Rabu, 15 Agustus 2018 13:00
Gubernur Tolak Tim Transisi Bentukan Bakal Gubernur, Ini Alasannya

Persilakan Komunikasi ke Bappeda, Faroek; Seperti Mau Bentuk Kabinet Saja

Awang Faroek Ishak

PROKAL.CO, SAMARINDA–Awang Faroek Ishak dan Isran Noor seperti berbalas pantun. Kali ini, gubernur Kaltim dan suksesornya itu bersilang pendapat tentang tim transisi. Faroek menilai, tim transisi bentukan Isran Noor-Hadi Mulyadi tak perlu ada. Ini seperti respons atas penolakan kubu gubernur dan wakil gubernur terpilih itu melanjutkan proyek multiyears contract Faroek.

Faroek berdalih, istilah tim transisi lazimnya digunakan pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah. Mantan bupati Kutai Timur itu menyatakan, Pemprov Kaltim tidak bisa disamakan dengan istana. Gubernur baru bukan memulai sesuatu yang baru, tapi melanjutkan program pembangunan yang sudah dikerjakan kepala daerah sebelumnya.

Menurut Faroek, gubernur dalam menjalankan program pembangunan harus berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kaltim 2005–2025. Isran Noor dan Hadi Mulyadi tinggal menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019–2023. Program yang akan dijalankan selama masa pemerintahannya.

 “Seperti mau bentuk kabinet saja, tidak perlu ada tim transisi,” kata Faroek di Lamin Etam, kemarin (14/8).

Meski begitu, dia mempersilakan tim Isran-Hadi berkomunikasi dengan DPRD Kaltim maupun ke Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeda) Kaltim. Namun, sifatnya masih sebatas masukan atau usulan ide, bukan intervensi. Karena hal itu hanya bisa dan boleh dilakukan oleh gubernur definitif.

Tim ahli Isran-Hadi, sebut dia, bisa memberikan masukan dalam penyusunan RPJMND. Sebab, hal itu memang menjadi hak Isran Noor dan Hadi Mulyadi. Sehingga, tidak perlu ada tim transisi.

Faroek memastikan, pihaknya akan terbuka jika tim tersebut ingin mendapatkan informasi di Bappeda Kaltim. Tim itu juga dipersilakan menjalin komunikasi atau menyumbang pemikiran dengan perguruan tinggi yang bekerja sama dengan Pemprov Kaltim. Salah satunya Universitas Mulawarman (Unmul).

“Sabar saja lah, nanti kalau sudah jadi gubernur bisa minta orang untuk membantu Bappeda Kaltim menyempurnakan RPJMD itu. Intinya, yang sudah dikerjakan, diperbaiki. Yang baik dilanjutkan itu saja,” tambahnya.

Selain itu, dia menegaskan, Isran-Hadi tidak bisa serta-merta membatalkan proyek strategis nasional, seperti pembangunan jalan tol dan jembatan ketika sudah menjabat. Sebagai proyek strategis nasional, proyek-proyek itu tidak boleh dibatalkan sesukanya.

“Kecuali kalau dia tidak mendukung Jokowi. Kalau saya jelas mendukung Jokowi dan berharap proyek besar itu tetap jalan. Tidak ada satu pun proyek strategis nasional yang tidak jalan. Semuanya, harus tetap jalan karena itu untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, empat bulan menjelang pelantikan, Isran Noor-Hadi Mulyadi mulai tancap gas. Keduanya sudah membentuk tim transisi. Tim itu bekerja khusus untuk menyusun RPJMD 2019–2023. Itu disebut-sebut juga dipersiapkan untuk memastikan program Isran-Hadi dapat dimasukan APBD Kaltim 2019.

“Sudah dibentuk. Ketuanya Adi Bukhari, mantan kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kaltim. Mereka fokus susun RPJMD,” ujar Isran Noor, Senin (13/8).

Sekretaris Tim Transisi Isran-Hadi, Zaenal Haq, mengatakan misi pertama tim tersebut sampai saat ini baru sekadar menyusun RPJMN. Tim tersebut berjumlah 12 orang. Terdiri dari beberapa pakar yang ahli di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, keuangan. Saat ini tim itu sudah mulai melakukan komunikasi ke DPRD, Bappeda, dan OPD terkait.

Politikus PKS itu menyebut, sesuai arahan Isran Noor dan Hadi Mulyadi, RPJMND nanti harus berisi program pemerintah yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. APBD Kaltim tidak boleh lagi dipakai untuk membiayai proyek-proyek besar yang menelan biaya ratusan bahkan hingga triliunan rupiah.

APBD Kaltim berikutnya akan dioptimalkan untuk pembangunan desa, membiayai urusan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang jadi tanggung jawab provinsi. Misal, perbaikan jalan-jalan rusak. Khusus perbaikan jalan rusak itu, Isran-Hadi menargetkan tuntas pada 2019 atau paling lama 2020.

“Tim itu ada 12 orang, kemungkinan bisa bertambah. Terdiri dari ahli dan perwakilan parpol pengusung Isran-Hadi. Sementara saya tidak membeberkan nama-namanya, yang pasti ketuanya Adi Bukhari, mantan kepala Bappeda Kaltim,” pungkasnya.

Soal proyek tahun jamak, terutama yang disebut masuk proyek strategis nasional, Faroek berharap, gubernur berikutnya bisa melanjutkan. Namun, sikap Isran-Hadi tetap sama. Proyek itu mesti tuntas pada masa jabatan Awang Faroek Ishak. Sesuai ketentuan Peraturan Kementerian Dalam Negeri 21/2011. Bahwa proyek yang didanai dengan skema tahun jamak tidak boleh melebihi masa jabatan kepala daerah yang menetapkan. “Harus selesai mau tidak mau atau suka tidak suka,” tegas Zaenal.

Namun, apabila ada paket-paket proyek tahun jamak yang tidak selesai, baik fisik maupun keuangannya hingga akhir tahun ini, dia pastikan proyek akan dihentikan Isran-Hadi. “Itu bukan sikap politik, tapi memang sudah jadi ketentuan,” katanya.

Kelanjutan proyek, sebut dia, Isran-Hadi menunggu audit investigasi yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Apapun rekomendasi BPK, pihaknya akan menjalankan. Jika berkaitan wanprestasi keuangan, misalnya, Isran-Hadi tetap tidak mengalokasikan pembiayaannya melalui APBD. Tapi berjuang ke pusat untuk dibantu melalui APBN. “Rekomendasi dilanjutkan ya harus dilanjutkan. Bayar utang, ya dibayar tapi pakai APBN. Beliau (Isran) yang akan melobi langsung ke pusat untuk dibantu dari APBN,” ungkap Zaenal.

Perlu diketahui, sampai saat ini belum ada kejelasan soal nasib pelunasan proyek MYC di APBD Kaltim Perubahan 2018. Sesuai kontrak, pemprov masih harus mengalokasikan anggaran Rp 450 miliar. Alokasi itu terhalang progres fisik proyek MYC yang diprediksi DPRD Kaltim sulit selesai tepat waktu.

Di antaranya, proyek bentang tengah Jembatan Mahakam IV dan beberapa segmen di Jalan Tol Samarinda-Balikpapan. Walhasil, dalam rancangan APBD Kaltim Perubahan 2018, proyek MYC hanya mendapat alokasi Rp 152 miliar atau kurang Rp 298 miliar. (*/him/dwi/k8)


BACA JUGA

Jumat, 26 April 2019 09:51

Kembali Berduka, Ketua KPPS 3 Karang Asam Ulu Meninggal Dunia

SAMARINDA - Berita duka kembali menyelimuti jajaran penyelenggara Pemilu. Ketua…

Kamis, 25 April 2019 14:07

YA TUHAN..!! Penyelenggara Pemilu Meninggal Tembus 177 Orang

 JAKARTA – ”Update sampai hari ini, 24 April pukul 15.00…”…

Kamis, 25 April 2019 14:01
Kubu Jokowi Rilis Real Count

Kalah di Riau, Menang di Bali-Jogja-Babel

 JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf merilis data penghitungan…

Kamis, 25 April 2019 12:29
Jalan-Jalan ke Proyek Tol Balsam yang Akhir 2019 Diresmikan

Akses Masih Putus-Putus, 105 Titik Bersengketa

Lahan masih menjadi momok proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda. Entah sampai…

Kamis, 25 April 2019 12:24

Sejumlah Target Parpol Meleset, Bawaslu Pastikan Daftar Caleg Lolos ke Senayan Hoax

BALIKPAPAN-Dinamika perolehan suara sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk DPR…

Kamis, 25 April 2019 12:22

Diresmikan Jokowi, Maloy Minim Listrik

SANGKULIRANG-Proyek Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK)…

Kamis, 25 April 2019 09:37

KPU Sebut Ada 105 Kesalahan Entry Data Form C1

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan proses perbaikan terkait rekapitulasi suara…

Kamis, 25 April 2019 09:30
Wagub Monitoring Jembatan Mahakam IV dan Jalan Tol Balsam

Tahun Ini Masalah Lahan Tuntas, Hadi : Cepat Rampung, Kita Fokus yang Lain

BALIKPAPAN – Setelah dua hari melakukan monitoring ke Kutai Timur…

Rabu, 24 April 2019 13:00

Siapa yang Akan Mewakili Kaltim ke Senayan?

BALIKPAPAN – Hasil perhitungan sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk…

Rabu, 24 April 2019 11:09

Jalan Panjang Pabrik Semen, Dari SK Penetapan KBAK hingga Tunggu Revisi RTRW

Meski saat ini rencana pembangunan pabrik semen tengah menjadi pro…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*