MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Senin, 13 Agustus 2018 12:00
JK Bakal Turun Gunung

Dukung Jokowi-Ma’ruf, Siapkan 11 Direktorat Kampanye

PEMERIKSAAN BERJALAN 12,5 JAM: Joko Widodo (kiri) dan Ma’ruf Amin saat menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Minggu (12/8). (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

PROKAL.CO, JAKARTA – Bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo-Ma’ruf Amin sudah merampungkan struktur organisasi tim kampanye nasional. Namun, nama-nama yang akan menduduki posisi tim inti masih ditutup rapat. Minggu (12/8), Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan kepada para sekjen partai terkait pengisian jabatan strategis dalam tim pemenangan di Posko Cemara, Jakarta.

Jokowi datang ke Posko Cemara sekitar pukul 21.29 WIB. Kedatangannya disambut para sekjen partai koalisi. Dia langsung memberikan pengarahan dalam rapat tertutup itu. Sekitar pukul 22.10 WIB, Jokowi meninggalkan Posko Cemara tanpa memberikan keterangan.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, semua persiapan pembentukan tim kampanye sudah selesai dilakukan. “Pembentukan tim kampanye dari pusat sampai daerah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Seluruh prosedur dan mekanisme sudah dilalui dengan baik,” terang dia saat ditemui di Posko Cemara kemarin.

Tim itu terdiri dewan penasihat yang akan diisi para tokoh nasional, dewan pengarah yang terdiri dari para ketua umum partai, ketua tim kampanye nasional (KTN), sekretaris, dan bendahara. Ada juga command and control room (CCR) yang dijabat para sekjen partai. CCR membawahi tim ahli, konsultan, 34 koordinator wilayah (korwil) dan 11 direktorat.

Sebanyak 11 direktorat terdiri dari direktorat program, konten, komunikasi politik, media dan sosial media, kampanye, pemilih muda, penggalangan dan jaringan, logistik dan alat peraga kampanye, hukum dan advokasi, saksi, serta relawan.

Hasto mengatakan, struktur tim kampanye nasional relatif ramping, fungsional, direktif, dan terkonsolidasi. Terkait pembagian posisi untuk parpol, dia mengatakan, pihaknya merupakan satu-kesatuan. Sebab, semua sekjen tergabung dalam CCR.

Siapa saja yang duduk dalam struktur tim kampanye? Hasto mengatakan, dirinya ditunjuk sebagai sekretaris tim kampanye. Selain di CCR, sekjen juga diberi posisi di wakil ketua dan wakil sekretaris.

Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate, Sekjen PPP Arsul Sani, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding, dan Sekjen Partai Hanura Herry Lontung Siregar menjabat sebagai waktu ketua. Sedangkan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan sebagai wakil sekretaris.

Sedangkan untuk posisi ketua tim kampanye, Hasto masih belum bisa menyebutkan namanya. “Masih ada di kantong Pak Jokowi,” ucap dia saat memberikan keterangan pers. Soal nama Jusuf Kalla (JK) yang disebut-sebut masuk tim kampanye, dia mengatakan bahwa JK sudah bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. “Pak JK mempunyai semangat dan komitmen untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf,” kata dia.

Pihaknya melakukan pendekatan dengan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. Menurutnya, dia sudah menjalin komunikasi dengan guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) itu.

Dia juga berencana bertemu dengan Mahfud. Hasto mengatakan, Mahfud merupakan sosok yang penting. Apakah Mahfud akan masuk tim kampanye? “Nanti Pak Presiden yang akan mengumumkan,” ungkap dia.

Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan, semua basis massa akan dijelajahi. Tentu, kata dia, ada pembagian kerja dalam mendekati masyarakat. Baik secara segmentasi golongan, kelompok masyarakat, atau segmentasi umur. Saat ini, tim juga masih merumuskan program-program. Menurutnya, program itu diharapkan bisa memenuhi harapan semua kelompok masyarakat. Visi-misi pun sudah dikerucutkan dan dikelompokkan.

Abdul Kadir Karding, sekjen PKB mengatakan, tim kampanye akan bergerak cepat. Hari ini, pihaknya menggelar workshop bagi para juru bicara (jubir). Total akan ada 250 jubir. Namun, untuk workshop kali ini akan dihadiri 100 jubir. Mereka akan diberi pembekalan bagaimana terjun ke masyarakat. “Acara akan diisi tim nawacita,” tutur dia.

Sementara itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla tetap memastikan akan terus bersama dan mendukung Presiden Jokowi. Tapi, dia tidak ingin secara langsung berada dalam tim sukses.Meski dia mendapatkan tawaran dari Jokowi dan diminta oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.

Husain Abdullah, jubir JK, menuturkan pada pertemuan dengan Jokowi di ruang kerja Wapres pada Kamis (9/8) tawaran menjadi ketua tim pemenangan itu memang dibicarakan. Begitu pula saat JK bertemu dengan Mega di Jakarta pada Jumat (10/8).

“Ibu Mega selalu  memberi kesempatan terbaik kepada Pak JK termasuk untuk mendampingi Pak Jokowi pada Pilpres 2014. Tentu mengajak lagi Pak JK membicarakan  tentang bagaimana Pilpres 2019,” ujar Husain kepada Jawa Pos.

Tapi, ternyata JK yang berkomitmen membantu Jokowi tidak ingin duduk secara langsung di tim pemenangan. Meskipun partai koalisi juga meminta JK untuk langsung membantu. ”Tetapi tentu, tidak harus sebagai Ketua Tim mengingat masih strategisnya tugas-tugas pemerintahan yang tersisa pada akhir masa jabatan Jokowi-JK,” imbuh pria yang akrab disapa Uceng itu.

PEMERIKSAAN KESEHATAN

Tahapan tes kesehatan bagi bakal capres dan cawapres mulai dilaksanakan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, kemarin. Joko Widodo dan Ma'ruf Amin mendapat kesempatan pertama melakukan pengecekan.

Tiba di RSPAD pukul 08.00 WIB, keduanya yang datang menumpang mobil Innova masing-masing membawa anak bungsunya itu baru keluar pukul 20.30 WIB. Atau 12,5 jam menjalani pemeriksaan.

Ditemui setelah pemeriksaan, Jokowi maupun Ma’ruf menyampaikan optimismenya. “Insyaallah sehat semuanya. Kalau saya lihat beliau (Ma’ruf) masih segar-bugar. Saya juga masih segar-bugar,” kata Jokowi.

Terkait waktu pemeriksaan yang cukup panjang, mantan wali kota Solo itu mengakui jika proses yang dilakukan Ma’ruf Amin relatif lebih lama. Namun dia membantah jika hal itu disebabkan persoalan kesehatan. Menurutnya, itu lebih disebabkan kurang pengalamannya Ketua MUI itu menjalani pemeriksaan sehingga kesehatan. Sehingga perlu briefing lebih lama. “Kalau saya sudah lima kali. Wali kota dua kali, gubernur sekali, dan presiden dua kali ini,” imbuhnya.

Ma’ruf pun membenarkan pernyataan Jokowi. Dia mengaku biasa saja dengan proses pemeriksaan yang maraton. Menurutnya, itu tidak seberapa dibandingkan lelahnya melaksanakan ibadah haji.

Ketua Tim pelaksana Penilaian Kemampuan Jasmani dan Rohani Astronias Bakti Awusi mengatakan, pemeriksaan dilakukan secara keseluruhan. Mulai penyakit dalam, penyakit jantung dan pembuluh darah, penyakit paru, bedah urologi, bedah ortopedi, neurologi hingga pemeriksaan telinga, hidung, tenggorokan, hingga pemeriksaan laboratorium dan radiologi.

Hal itu, lanjutnya, merupakan standar yang ditetapkan. Pada Pilpres 2014 lalu, proses yang sama juga dilakukan. “Tetapi dengan menggunakan alat-alat yang lebih mutakhir,” ujarnya di lokasi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman enggan berkomentar mengenai peluang tidak lolos cek kesehatan yang dialami bakal calon. Dia memilih untuk menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan tim dokter.

Meski demikian, dia menegaskan jika hasil pemeriksaan bersifat final. Sehingga bakal calon tidak memiliki kesempatan untuk melakukan tes tandingan di tempat lain. “Cuma satu ini saja,” kata dia.

Arief mengingatkan jika hasil tes kesehatan tidak menentukan kelolosan secara umum. Pasalnya, tes kesehatan hanya salah satu item di antara sekian banyak persyaratan lainnya. Dan untuk bisa ditetapkan sebagai pasangan calon, bakal calon harus memenuhi syarat secara akumulatif.

KURANGI AKTIVITAS

Di sisi lain, pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kemarin melakukan aktivitas yang berbeda jelang tes kesehatan pagi ini. Sandi --sapaan akrab Sandiaga-- masih memenuhi undangan untuk berpartisipasi di Ancol Aquathlon. Ajang yang memulai start di pantai Lagoon Ancol ini mengombinasikan antara cabang olahraga renang dan lari.

“Karena saya harus ikut tes, saran dokter saya ikut yang 5 kilometer, tidak ikut berenang,” kata sosok pehobi lari itu. Lain halnya dengan Prabowo, ketua umum Partai Gerindra itu memilih beristirahat di kediamannya di Hambalang, mempersiapkan tes kesehatan yang dimulai pagi ini.

Sandi sendiri sudah tiba kawasan Ancol sekitar pukul 06.15. Dirinya mendapat nomor race pak 001, sekaligus didapuk membuka Ancol Aquathlon. Sejumlah publik figur seperti Kelly Tandiono, mantan atlet Richard Sambera, dan Ibnu Jamil juga tampak meramaikan Ancol Aquathlon.

Setelah lari, Sandi menyatakan bahwa tidak ada persiapan khusus untuk tes kesehatan. Sekitar satu tahun lalu, dirinya juga menjalani tes kesehatan, dalam posisi sebagai calon wakil gubernur DKI Jakarta. “Persiapannya istirahat dan tidur cukup, minum air putih yang banyak,” kata Sandi.

Menurut Sandi, sejumlah proses internal tengah dilakukan pasangan Prabowo-Sandi. Dalam hal penyusunan tim pemenangan, pembahasan tetap dilakukan dengan empat partai pengusung. Namun, isu yang menguat adalah keinginan mayoritas yang meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sebagai ketua tim pemenangan.

“Pak SBY kami harapkan kebijaksanaan beliau, leadership beliau, pengalaman beliau selama ini mampu menghadirkan pemerintahan yang kuat, lapangan kerja yang terbuka, harga-harga yang terjangkau,” kata Sandi.

Tidak hanya itu, Sandi juga berharap Ketua Komando Satgas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bisa menjadi juru kampanye. Sebab, figur AHY saat ini juga bisa menjadi salah satu daya tarik pemilih. “Banyak yang minta Pak AHY sebagai magnet,” ujarnya. (lum/far/bay/tyo/jpnn/rom/k18)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:05

Bisakah Tol Balikpapan-Samarinda Dipakai Fungsional Saat Natal?

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Tol…

Sabtu, 15 Desember 2018 17:20

DPK Kaltim dan Kaltara di Bank Terkumpul Rp 98,82 Triliun

SAMARINDA - Hasil penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:41

ALHAMDULILLAH..!! Proyek Jalan Menuju Jembatan Pulau Balang Boleh Dilanjutkan

SETELAH mencapai kesepakatan dengan pemilik lahan, Panitia Pengadaan Lahan Pulau…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Kinerja Industri Non-migas Membaik

SAMARINDA  -   Kinerja industri pengolahan non-migas mulai menunjukkan perbaikan.…

Jumat, 14 Desember 2018 22:17

Pendirian Pabrik Semen di Kutai Timur Berlanjut

SAMARINDA - Tidak lama lagi, pabrik semen yang pertama di…

Jumat, 14 Desember 2018 22:14

Gubernur Tanya Isu Sawit ke Dubes Belgia, Begini Jawabannya...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pertemuan dengan Dubes…

Jumat, 14 Desember 2018 09:57

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor rapat bersama dengan Tim…

Jumat, 14 Desember 2018 08:25

Pahala yang Sia-Sia

CATATAN: BAMBANG ISWANTO (Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda) URUSAN…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Banyak Pemdes Ngutang di Toko Bangunan, Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM – Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:37

NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus

PENAJAM – Keberadaan tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .