MANAGED BY:
KAMIS
15 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 13 Agustus 2018 07:06
Pesta Demokrasi Kerek Konsumsi
EFEK GANDA: Tingkat konsumsi masyarakat diyakini kembali meningkat pada semester kedua seiring pesta demokrasi di Tanah Air.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, JAKARTA – Pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang dimulakan September mendatang, diprediksi bakal mendorong tingkat konsumsi masyarakat. Melanjutkan tren apik di akhir semester I 2018.

Diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis tingkat konsumsi rumah tangga Indonesia pada kuartal II 2018 mencapai 5,14 persen. Ini merupakan capaian tertinggi sejak 2016. Tahun lalu, pada periode yang sama, pertumbuhan tingkat konsumsi hanya 4,95 persen.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai, masa kampanye yang dimulakan mulai September mendatang dapat mendorong tingkat konsumsi masyarakat.

"Konsumsi akan terdorong naik karena pemilu (pemilihan umum) serentak pilpres dan pileg. Belanja politik parpol (partai politik) dan pemerintah akan jorjoran. Kebijakan pemerintah juga lebih populis dengan menaikkan bansos (bantuan sosial), dana desa dan subsidi BBM (bahan bakar minyak) di 2019. Yang serba populis akan boosting konsumsi," ujarnya, Sabtu (11/8).

Tidak hanya itu, industri makanan dan minuman (mamin) juga akan merasakan dampak dari perhelatan pesta demokrasi. Tingkat konsumsi terhadap industri tersebut juga akan ikut naik. "Industri makanan minuman naik, komunikasi informasi, plus akomodasi perhotelan juga terangkat. Jasa periklanan ramai juga," terangnya.

Hanya saja, lanjut Bhima, dirinya memperkirakan jika para pelaku usaha akan melakukan wait and see lantaran menunggu kepastian terkait kebijakan kepala negara selanjutnya. "Tapi di sisi lain, investasi akan wait and see khususnya investasi PMA (penanaman modal asing) jangka panjang. Mereka mau lihat siapa yang bakal terpilih dan regulasinya apa yang baru," tandasnya. (ndu2/k15)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 14 November 2018 06:46

Butuh Dorongan Investasi-Ekspor

JAKARTA – Pertumbuhan investasi dan ekspor sedang melambat. Hal itu terlihat dari investasi pada…

Rabu, 14 November 2018 06:44

Pengusaha Lokal Tawarkan Skema BTB

BALIKPAPAN - Pengusaha menyambut baik rencana investor asing masuk Kaltim. Bahkan mereka tidak segan…

Rabu, 14 November 2018 06:42

Tidak Utak-Atik Cadangan Devisa

JAKARTA – Bank Indonesia kembali harus melakukan upaya stabilisasi rupiah seiring kembali melemahnya…

Rabu, 14 November 2018 06:39

Investree Incar Investor Kaltim

BALIKPAPAN – Saat ini, pilihan investasi masyarakat semakin bervariasi. Tak hanya dengan menjalankan…

Rabu, 14 November 2018 06:39

Indosat Ooredoo Investasikan Rp 30 T

BALIKPAPAN - Persaingan perusahaan telekomunikasi semakin ketat. Salah menerapkan program, bisa dipastikan…

Rabu, 14 November 2018 06:37

Batu Bara Masih Primadona

JAKARTA – Kontrak perusahaan pemegang perjanjian karya pertambangan batu bara (PKP2B) akan berakhir.…

Rabu, 14 November 2018 06:37

Semen Indonesia Caplok Saham Holcim Rp 13,38 T

JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) telah menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli…

Rabu, 14 November 2018 06:36

Akses Lebih Mudah, Logistik Kian Murah

SURABAYA – Tol trans-Jawa diyakini bakal meningkatkan konektivitas antardaerah, mulai Jakarta…

Rabu, 14 November 2018 06:36

Dentons HPRP Siap Fasilitasi Investor Masuk Indonesia

JAKARTA - Maraknya pengembangan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menarik sejumlah investor…

Rabu, 14 November 2018 06:35

Hari Ini, Hidup dan Mati Merpati Arilines Ditentukan

JAKARTA – Nasib masa depan maskapai Merpati Airlines ditentukan hari ini. Presiden Direktur Merpati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .