MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 12 Agustus 2018 10:50
Raih Body Goals, Stres Pergi Jauh

Mas Hana Wijayanto

KONSISTEN: Untuk mendapatkan berat badan ideal, Mas Hana Wijayanto memerlukan waktu panjang dan jatuh bangun. Sebab, berat badannya sering naik turun bahkan sempat tak membuahkan hasil.

PROKAL.CO, TUBUH ideal dapat meningkatkan kepercayaan diri. Hal itu menjadi salah satu alasan sebagian besar orang menjalani diet. Namun, ada juga yang berdiet karena ingin hidup lebih sehat, Mas Hana Wijayanto contohnya. Sejak 2012, pria 27 tahun itu telah mencoba berbagai jenis program diet.

Menurutnya, saat tubuh lebih ideal, stres yang kerap menghampiri bisa berkurang. Dia pun merasa semakin sehat karena jarang stres. "Dulu kalau becermin langsung bad mood lihat diri sendiri. Enggak bisa terima kenyataan kalau gendut," ujarnya.

Tak hanya itu, saat bertemu teman atau keluarga, teguran tentang berat badan yang berlebih sering membuatnya kesal. "Dan stres banget kalau baju yang biasa dipakai malah sempit. Rasanya mau dirobek saja bajunya," ungkap pria dengan sapaan Hana itu.

Pada awal proses fat loss, Hana mengikuti banyak metode. Mulai diet mayo, yakni pantang mengonsumsi makanan mengandung garam selama 13 hari, hingga OCD yang diciptakan oleh mentalis Deddy Corbuzier. Begitu ada metode diet baru, pasti langsung ikut. Hingga bertemu dengan diet terbaiknya, yakni diet no karbo atau ketosis, yang berarti pantang makan makanan karbohidrat. “Selama empat tahun, aku sangat serius menjalani diet ini, dengan tidak makan nasi putih,” kata Hana.

Setahun pertama diakui paling banyak masa turunnya, dan mulai turun perlahan di tahun-tahun berikutnya. Tapi, ternyata ada masa di mana berat badannya stuck, bahkan naik turun. “Kalau diingat, kayaknya karena salah mengganti asupan karbo. Iya, nasi putih diganti mi, dan itu salah besar. Berat badan malah jadi naik. Setelah sadar ada yang salah, saya mulai mencoba nasi merah dan hitam sebagai karbo yang memiliki kalori lebih sedikit,” ucapnya.

Ukuran celana yang berubah, menjadi perubahan paling berpengaruh bagi Hana. Dia mengaku, dulu sering sulit cari celana. "Ukuran celana saat itu sekitar 34-35. Seandainya ada, modelnya biasa saja, tidak bisa ikut tren yang lagi hit,” cuap pria berkacamata itu.

Namun, berhasil kurus ternyata bisa menimbulkan respons negatif juga. “Sebab pipi saya menjadi sangat tirus. Makanya dulu sempat dikira mengonsumsi obat-obatan terlarang sama tetangga. Sedih sih kalau ingat waktu itu,” tuturnya.

Awalnya, Hana tidak terlalu memedulikan, tapi ternyata orangtua ikut terpengaruh. “Segitu mengerikannya omongan orang. Perlahan coba yakinkan orangtua kalau saya tidak melakukan hal yang digosipkan tetangga. Bagi saya, yang penting orang terdekat saja yang diyakinkan,” lanjut si kolektor action figure tersebut.

Kendala terbesarnya memang berada pada orangtua. Gaya diet yang sempat memaksa diri untuk mengurangi makan, membuat orangtuanya merasa kasihan, khawatir, dan kukuh menyuruh Hana makan seperti biasa.

"Tapi aku tetap pegang komitmenku. Untuk menghargai orangtua yang sudah capek masak, biasanya makan sayur dan lauk saja tanpa nasi. Sampai sekarang pun mereka masih menolak keras aku berdiet,” curhatnya.

Walaupun agak kesulitan, Hana terus meyakinkan orangtua dengan memberikan informasi berupa berita dan artikel tentang pola hidup sehat. Keberhasilan diet Hana rupanya menarik perhatian sebagian keluarga dan teman-temannya. Sehingga termotivasi dan ikut mengubah pola makan dan rajin olahraga.

"Teman dan keluarga ada yang mulai mengurangi asupan karbo, berupa nasi dan mi. Kemudian memperbanyak konsumsi sayur dan lauk tinggi protein. Totalnya, saya berhasil memangkas berat badan sekitar 23 kg. Dari 80 ke 57 kg," pungkasnya.  (*/ewy/*/ni/k16)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 April 2019 09:45

Ini Dia, 4 Manfaat Makan Pepaya

Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Pribahasa ini juga…

Minggu, 21 April 2019 09:45

Berambisi Ingin Hijrah ke Ibukota

SEBAGAI seorang make-up artist (MUA), sudah sepatutnya Syelvia Chyntia Dewi…

Minggu, 21 April 2019 09:43

Kenal dan Pahami Skizofrenia

TAK hanya bipolar, ada pula gangguan jiwa lain yakni skizofrenia.…

Minggu, 21 April 2019 09:43

Apa Itu Bipolar Disorder..?

KESEHATAN jiwa tak bisa dianggap sepele. Salah satunya bipolar disorder.…

Minggu, 21 April 2019 09:41

Jangan Sepelekan Penyakit Mental

BANYAK dijumpai orang yang sering mendiagnosis diri apakah tengah mengidap…

Minggu, 21 April 2019 09:37

Uji Kesabaran Lewat Jasa yang Ditawarkan

ALIS merupakan salah satu bagian yang diakui make-up artist (MUA)…

Minggu, 21 April 2019 09:35

Kenali Teknik Membuat Kopi

HAMID Arief Harahap barista di 5.1 Koffie Samarinda menyebut ada…

Minggu, 21 April 2019 09:34

Kudapan Ringan Penambah Suasana

MENIKMATI kopi, rasanya kurang afdhal jika tidak dilengkapi kudapan. Di…

Minggu, 21 April 2019 09:33

Mari Ngopi di 5.1 Koffie

KOPI seakan menjadi bagian dari kehidupan. Obrolan berat hingga santai…

Jumat, 19 April 2019 10:44

Ini Loh, 4 Kesalahan Membentuk Alis Sehingga Terlihat Tidak Alami

 Tak dipungkiri, beberapa perempuan rela menghabiskan waktu lama untuk membentuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*