MANAGED BY:
RABU
19 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KOLOM PEMBACA

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:23
Mewujudkan Hemeroteca Nacional de Mexicodi Kaltim, Kenapa Tidak?

Oleh: Muhammad Risal Penggiat Literasi dan Mahasiswa Magister Administrasi Publik FISIP Unmul

Muhammad Risal

PROKAL.CO, CONRADO SOL masuk ke sebuah gedung bangunan bergaya modern dengan nuansa warna cokelat kayu yang dominan. Suasana sedikit tenang dan terlihat di sana-sini orang membaca surat kabar maupun majalah. Conrado Sol menghampiri petugas perempuan berwajah ramah dan penuh senyum yang berjaga dan bertanya mengenai sebuah arsip berita surat kabar sebuah peristiwa pemerkosaan yang terjadi 10 tahun lalu dan melibatkan peran dari Jenderal Blanco, seorang penasihat keamanan dalam negeri Presiden Meksiko yang juga adalah atasan dari Conrado Sol. Conrado diberikan kode untuk mengakses arsip dari potongan berita dari surat kabar yang memberitakan peristiwa tersebut. Dalam waktu tidak lebih dari 10 menit, Conrado Sol bisa mengakses arsip digital maupun arsip dalam bentuk cetak mengenai peristiwa yang ingin diketahuinya. Nama gedung yang didatangi oleh Conrado adalah Hemeroteca Nacional de Mexico atau perpustakaan surat kabar nasional Meksiko.

Paragraf diatas adalah salah satu penggalan adegan dalam serial Univision yang berjudul El Chapo. Serial yang mengisahkan tentang salah satu bandar narkoba terbesar dalam sejarah Meksiko, Joaquin “El Chapo” Guzman yang ditayangkan pada 2017. Tentu kita tidak akan bercerita mengenai serial filmnya, namun lebih kepada Hemeroteca Nacional de Mexico atau perpustakaan surat kabar nasional yang ada di Meksiko.

Hal ini menjadi menarik karena di sana tersedia perpustakaan yang khusus menampilkan arsip surat kabar nasional dari seluruh surat kabar nasional yang ada di Meksiko. Ini sedikit banyak menunjukkan bahwa Meksiko memiliki perhatian yang khusus terhadap keberadaan arsip surat kabar yang terbit di negaranya.

Indonesia memiliki Undang-Undang yang mengatur mengenai arsip, yaitu Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Namun undang-undang ini lebih spesifik mengatur kearsipan dalam bentuk dokumen negara. Perhatian pemerintah Indonesia terhadap arsip, khususnya terhadap arsip surat kabar belum terlihat serius. Kita bisa saja mengakses arsip surat kabar di perpustakaan nasional tetapi itu masih berada dalam skup yang luas karena di sana juga merupakan perpustakaan umum yang tidak mengkhususkan terhadap arsip surat kabar. Dan tentu saja tidak semua warga negara bisa mengaksesnya dengan mudah karena letaknya berada di Jakarta. Pemerintah daerah juga belum ada yang terlihat atau memiliki inisiatif untuk membangun sebuah perpustakaan yang khusus mengarsip surat kabar, baik itu surat kabar nasional maupun surat kabar daerah.

Keberadaan arsip bagi sebagian pemangku jabatan di negeri ini belum dilihat sebagai sebuah hal yang penting dalam menjaga jejak sejarah sebuah bangsa dan negara. Bayangan terhadap arsip adalah bayangan terhadap tumpukan dokumen atau kertas lusuh dan berdebu yang sama sekali tidak memiliki daya tarik dan bernilai. Padahal keberadaan arsip, khususnya arsip surat kabar nasional dan daerah, adalah aset yang sangat berharga dan merupakan warisan nasional/daerah dari generasi ke generasi yang perlu dipelihara dan dilestarikan. Kita dapat melihat keberadaban suatu bangsa dari pemeliharaan dan pelestarian terhadap arsipnya. Negara-negara di Benua Eropa dan Amerika memiliki perhatian yang sangat tinggi terhadap keberadaan arsip yang terkait dengan negaranya. Sehingga tidak menjadi sebuah hal yang mengherankan jika mereka bisa menjadi negara yang maju karena mereka bisa belajar dari kesalahan masa lalu melalui arsip yang mereka punya.

Membayangkan Kota Samarinda, Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, memiliki sebuah gedung yang nyaman, bernuansa modern namun tidak meninggalkan ciri khas daerah Kalimantan Timur. Gedung yang kemudian diberi nama Pusat Arsip Surat Kabar Daerah Kalimantan Timur atau Perpustakaan Surat Kabar Kalimantan Timur sebagaimana Hemeroteca Nacional de Mexico yang dapat diakses dengan mudah dan gratis. Memiliki petugas yang berdedikasi tinggi dalam pemeliharaan arsip dan juga ramah, serta memiliki arsip surat kabar daerah dan nasional yang lengkap. Warga yang datang dapat dengan mudah menelusuri sejarah daerah mereka melalui berita surat kabar, jadi tempat kongkow yang berfaedah, dan menjadi pusat kegiatan literasi masyarakat. Akses terhadap dokumen yang mudah dan terdigitalisasi memudahkan mereka yang ingin mencari informasi secara akurat dan tepat.

Kalimantan Timur saya pikir dapat menjadi pionir atau role model dalam hal membangun Perpustakaan Pusat Arsip Surat Kabar Daerah. Kalimantan Timur memiliki surat kabar daerah seperti Kaltim Post, Samarinda Post, dan segala media surat kabar lokal yang dapat menjadi sebuah awal yang bagus sebagai database yang mudah untuk dikumpulkan dan diarsipkan. Hal ini, tentu saja menjadi modal awal yang kuat untuk mewujudkan impian tersebut. Kalimantan Timur akan memiliki pusat arsip pembangunan dan peristiwa daerah yang dapat ditelusuri melalui pemberitaan media cetak lokal. Tentu saja hal ini perlu perencanaan dan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah serta kerja sama dengan media cetak lokal itu sendiri. Pembangunan Perpustakaan Pusat Arsip Surat Kabar Daerah dapat menjadi sebuah gebrakan pembangunan yang ciamik dan berbeda dengan daerah yang lain.

Mimpi memiliki perpustakaan pusat arsip surat kabar daerah Kalimantan Timur sebagaimana Hemerotica Nacional de Mexico di Meksiko adalah mimpi yang tidak berlebihan. Itu adalah mimpi yang tulus sebagaimana mimpi warga negara biasa yang tidak ingin bangsanya tidak memiliki keberadaban dan tidak mengenal sejarah daerahnya sendiri karena tidak adanya akses terhadap arsip surat kabar di daerah di mana mereka tinggal dan berkarya. Apakah Kalimantan Timur bisa mewujudkan impian tersebut? Kita hanya bisa berharap dan berdoa semoga pemimpin Kalimantan Timur memiliki kesadaran akan pentingnya keberadaan arsip, khususnya arsip surat kabar daerah, sebagai salah satu bentuk bangsa yang beradab dan peduli terhadap sejarah daerah yang dipimpinnya. (**/rsh/k18)

 

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 September 2018 10:21

Dikepung Massa, Jokowi Bernasib Seperti Ahok?

Oleh Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa   Kecewa terhadap sikap, kinerja dan kebijakan…

Selasa, 18 September 2018 07:08

Suap di Lembaga Peradilan

Oleh : Sholihin Bone (Pengajar di FH Untag, STIH Awang Long) PUBLIK Tanah Air kembali dikejutkan oleh…

Selasa, 18 September 2018 07:06

Minimnya Langkah Kaki dan Jalur Pedestrian Kita

Oleh:Muhammad Risal (Mahasiswa Magister Administrasi Publik FISIP Unmul) SALAH SATU penelitian yang…

Selasa, 18 September 2018 07:04

Limbah Batang Pisang sebagai Penguat Material Komposit Alternatif

Oleh: Ika Ismail ST MT (Dosen Teknik Material dan Metalurgi ITK) LIMBAH adalah buangan yang dihasilkan…

Senin, 17 September 2018 07:23

Perkuat Identitas Bangsa di Kalangan Milenial

OLEH: MAYA RETNO SARI GENERASI milenial sudah sangat sering diperbincangkan oleh banyak kalangan saat…

Senin, 17 September 2018 07:21

Ibrah Tahun Baru Islam

OLEH: MUKHTAR(Wakil Ketua IKA PMII Kutai Timur Bidang Riset dan Teknologi) SELASA pada 11 September…

Senin, 17 September 2018 07:15

Prospek Ekonomi Olahraga

OLEH: SUHARYONO SOEMARWOTO MM(Pemerhati Ketenagakerjaan dan Ekonomi Kerakyatan, Mahasiswa S3-Doktor…

Sabtu, 15 September 2018 00:18

Kharisma Hashtag (#)

Era digital memang sangat memudahkan setiap lentik jemari untuk mencari apa saja yang diinginkan. Menjadi…

Rabu, 12 September 2018 08:04

Pengembangan Keaksaraan dan Keterampilan

Oleh: Tri Widayati(Pamong Belajar BP PAUD & Dikmas Kaltim) GLOBALISASI telah mengubah cara pandang…

Rabu, 12 September 2018 08:01

Implementasi OSS Mendongkrak Investasi di Indonesia

Oleh: Handy Aribowo ST MM(Dosen STIE IBMT Surabaya) DI era teknologi sekarang ini, internet berkembang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .