MANAGED BY:
JUMAT
26 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 11 Agustus 2018 00:05
Oktober, Maloy Ditarget Beroperasi

Masih Terkendala Penyelesaian IPAL

SABAR: Kawasan Ekonomi Khusus Maloy saat ini sudah dilengkapi beberapa kantor dan tempat beribadah. Namun, belum bisa beroperasi Agustus ini karena terkendala penyelesaian IPAL.

PROKAL.CO, SAMARINDA  -  Target Pemprov Kaltim mengoperasikan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK-MBTK) pada Agustus 2018 tampaknya urung terwujud. Pasalnya, kawasan ekonomi yang digadang-gadang menjadi pusat hilirisasi minyak kelapa sawit di Bumi Etam ini masih terkendala penyelesaian instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Fuad Asaddin mengatakan, saat ini ada perpanjangan kedua. Pemprov Kaltim menargetkan Oktober tahun ini Maloy beroperasi. “Kami berupaya secepatnya untuk pengoperasian Maloy. Saat ini, yang masih belum bisa selesai IPAL, karena memerlukan waktu panjang,” tuturnya, Jumat (10/8).

Selain itu, kegiatan industri lain masih berjalan sesuai perencanaan. Sehingga tidak saling menunggu. “Clear and clean legalitas tanah semua sudah tidak ada masalah. Menunggu sedikit lagi untuk pengoperasiannya,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, KEK-MBTK merupakan satu dari 12 KEK di Indonesia. Dari 12 kawasan itu, empat sudah diresmikan. Sementara delapan belum, termasuk KEK-MBTK. “Dari delapan kawasan itu, yang dianggap paling siap adalah Maloy. Namun, kita belum siap beroperasi karena ada beberapa permasalahan yang harus diselesaikan,” terangnya.

Ditemui terpisah, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan, KEK-MBTK sudah sangat siap untuk beroperasi. Sehingga tidak boleh ditunda lagi. Maloy sudah menelan investasi sekira Rp 2,05 triliun sejak 2011-2018. Jumlah itu terdiri dari APBD Rp 846,6 miliar dan APBN sebesar Rp 1,2 triliun. “Percepatan peresmian ini harus didukung oleh Dewan Nasional KEK,” ujarnya.

Menurutnya, legalitas tanah sempat menghambat progres pembangunan dan operasional di Maloy. Kawasan tersebut saat ini sudah menggunakan 557,34 hektare, dari total 1.000 hektare yang disediakan. Yang sudah siap beroperasi pabrik kelapa sawit dengan kapasitas 60 ton per jam, pabrik inti sawit kapasitas 100-300 ton per jam, 6 tangki timbun CPO dan CPKO kapasitas total 48 ribu ton, waduk 45 hektare, pelabuhan khusus dan perumahan.

“Dewan Nasional KEK meminta Kaltim bisa menyelesaikan, sarana air baku dan air bersih, pintu gerbang, batas kawasan, dan standar pelayanan pengelola termasuk tata tertib kawasan. Sehingga tidak boleh ada penundaan lagi, tahun ini wajib beroperasi,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 26 April 2019 10:40

Tahun Politik, Temuan Uang Palsu Minim

SAMARINDA- Momentum tahun politik biasanya dimanfaatkan oknum tertentu yang mencari…

Rabu, 24 April 2019 10:46

Waspadai Lonjakan Tiket Pesawat Jelang Hari Raya

JAKARTA – Inflasi terpantau masih cukup rendah kendati Ramadan yang…

Selasa, 23 April 2019 13:22

Dealer Honda Terluas Terlengkap se Kalimantan Beroperasi di Samarinda, Ini Kelebihannya

SAMARINDA - Honda terus memperluas pemasaran dan pelayanannya. Kali ini,…

Sabtu, 20 April 2019 13:24

WTO Vonis Tiongkok Bersalah

 JENEWA – Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) menyatakan bahwa Tiongkok bersalah…

Sabtu, 20 April 2019 13:14

Penjualan Roda Empat Sedikit Melambat

JAKARTA – Penjualan kendaraan roda empat sepanjang kuartal I 2019…

Jumat, 19 April 2019 12:12

Buka Lagi Keran Impor Bawang Putih

JAKARTA – Mengantisipasi harga bawang putih yang melambung, Kemendag kemarin…

Jumat, 19 April 2019 11:44

Amazon Menyerah, Angkat Kaki dari Tiongkok

BEIJING – Beberapa tahun lalu Quenie Liao sudah menambatkan hatinya…

Rabu, 17 April 2019 12:55

Tekanan Inflasi Angkutan Udara Masih Terjaga

SAMARINDA-Saat ini harga tiket pesawat masih dikeluhkan tinggi. Meskipun tidak…

Rabu, 17 April 2019 12:53

Risiko Stabilitas Keuangan Daerah Masih Terjaga

SAMARINDA-Pada 2018, ekonomi Kaltim tumbuh 2,67 persen. Pertumbuhan ekonomi Kaltim…

Rabu, 17 April 2019 12:52

Kaltim Targetkan Menarik Investasi Rp 36,35 Triliun

SAMARINDA-Kaltim tahun ini menargetkan mampu menarik investasi Rp 36,35 triliun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*