MANAGED BY:
RABU
24 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 10 Agustus 2018 11:22
Lahan Dieksekusi, Tergugat Ajukan Peninjauan Kembali

Iskandar : Kami sudah dua kali inkrah pada tahun 1997 dan 2014

Proses pembongkaran salah satu bangunan di lahan yang disengketakan, Kamis (09/8) kemarin.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Kamis (09/8), akhirnya lahan seluas 127.414 meter persegi di RT 24 Mangkujenang, Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran dieksekusi. Proses eksekusi berjalan lancar, meskipun sempat ada protes dari salah satu pihak yang bersengketa.

Proses eksekusi ini dijaga ketat oleh sekitar 400 personel aparat gabungan bersenjata. Polisi dan aparat TNI berjaga-jaga sejak dari jalan masuk hingga ke lokasi lahan kosong yang berada di pinggiran sungai Mahakam, tak jauh dari jembatan Mahkota II itu. Yanwitra, petugas juru sita dari Pengadilan Negeri (PN) Samarinda memimpin eksekusi. “Jadi sejak 2014 lalu, kami sudah mengimbau agar dilakukan pengosongan. Tapi faktanya tergugat masih menduduki objek yang dieksekusi,” kata Yanwitra kepada pewarta.

Untuk diketahui, lahan seluas 127.414 itu dieksekusi dengan pemohon PT Budhi Inti Plywood Indonesia, diwakili oleh Lim Gunardi Haryanto sebagai direktur. Dalam eksekusi lahan itu, ada 7 tergugat yang selama ini mengklaim sebagai pemilik sah. Klaim itu bukan tanpa alasan. Karena jauh sebelum PN Samarinda memenangkan PT Budhi Inti Plywood Indonesia serta menyatakan hasil putusan inkrah, sebelumnya tergugat sudah dua kali menang dan dinyatakan inkrah.

Alhasil, tergugat yang mengklaim memiliki hak atas tersebut tetap bertahan di lokasi yang berjarak sekitar 5 km dari jalan utama itu. “Jelas ini ada ketidakberesan hukum. Kami sudah dua kali inkrah pada tahun 1997 dan 2014. Tapi kenapa putusan kami tiba-tiba di abaikan atau ditindis dengan keputusan yang memenangkan perusahaan (PT Budhi Inti Plywood Indonesia),” keluh Iskandar, salah seorang keluarga pemilik lahan.

Iskandar menyatakan, surat tanah yang mereka pegang bukan sebatas sgee; atau SPPT. Namun sudah menjadi sertifikat yang memiliki kekuatan hokum. “Tadi saya tanyakan kepada paniteranya untuk menunjukkan HGB (hak guna bangunan) yang mereka punya. Saya mau minta kejelasan dimana patoknya, berapa ukurannya dan luasnya dan lain-lain. Namun mereka tak bisa menunjukkan dan langsung saja mengeksekusi,” paparnya kesal.

Karena merasa ada ketimpangan dalam hukum atas putusan yang dibacakan itu, Iskandar menegaskan pihaknya akan mengajukan upaya hokum Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung (MA). “Insya allah kami akan banding. Kami akan pertanyakan, kenapa ada putusan inkrah diatas inkrah kami yang sudah dua kali diputuskan,” katanya.

Jurusita PN Samarinda, Yanwitra menjelaskan, kedatangan mereka hanya melaksanakan proses eksekusi berdasarkan putusan nomor E.05.2018 jo nomor : 91/pdt.G/2014/PN.smr. Menurutnya, proses eksekusi sudah sesuai dengan denah yang tertra dalam surat pemohon. “Ada satu bangunan di depan yang dirobohkan dan kami melakukan pemasangan papan pemberitahuan,” ujarnya.

Hingga pukul 12.00 siang, ratusan masih berjaga-jaga di lokasi eksekusi. Akhirnya, ada 4 bangunan dirobohkan dengan menggunakan alat berat. “Situasi eksekusi berjalan aman dan lancar. Tidak ada perlawanan dari tergugat, karena bangunan yang dirobohkan bukan rumah atau tempat tinggal,” kata Kapolresta Samarinda, Kombespol Vendra Riviyanto melalui Wakapolres Samarinda AKBP Dedi R yang memantau jalannya eksekusi. (pro)


BACA JUGA

Rabu, 24 Juli 2019 11:12

Road to LJKP 2019, Berbagi Ilmu dan Asah Insting, Hadirkan Pemateri Jempolan

Latihan Jurnalistik Kaltim Post (LJKP) di depan mata. Peserta membeludak.…

Selasa, 23 Juli 2019 23:13

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi 4 Manfaat Program untuk Pekerja Mandiri

SAMARINDA – Sudah pasti, jaminan sosial untuk melidungi dari risiko…

Selasa, 23 Juli 2019 23:06

JATAM : PT Tanito Harum Ditutup, Saatnya Pulihkan Lingkungan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kalimantan Timur mendesak…

Selasa, 23 Juli 2019 23:04

Tahapan Pemilu Serentak Usai, Masyarakat Harus Kedepankan Persatuan

PROKAL.CO, SAMARINDA - Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 sudah…

Selasa, 23 Juli 2019 12:14

Tegaskan Pemilihan Wawali Sesuai Konstitusi

Pemilihan wakil wali (wawali) Kota Samarinda digelayuti isu politik uang.…

Selasa, 23 Juli 2019 12:07

Kasus Tambang "Mengambang", Belum Ada Tersangka, Dua Terlapor Masih Saksi

Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto sudah menyarankan membentuk tim…

Selasa, 23 Juli 2019 12:06

Pura-Pura Joging, Ada Menyamar Jadi Pekerja, Ternyata Maling..!!

SAMARINDA–Menjelang subuh hingga terbit matahari, banyak warga masih terlelap. Ketika…

Selasa, 23 Juli 2019 12:04

Telaah Usulan Kecamatan

SAMARINDA–Pemenuhan fasilitas dasar di setiap kecamatan di Samarinda sangat diperlukan.…

Senin, 22 Juli 2019 22:04

Arif Nomor 1, Barkati Nomor 2 Pada Pemilihan Wakil Walikota di DPRD

PROKAL.CO, SAMARINDA - Arif Kurniawan mendapat nomor 1 dan Barkati…

Senin, 22 Juli 2019 22:02

Golkar Kuasai DPRD Kaltim

PROKAL.CO, SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Timur menggelar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*