MANAGED BY:
JUMAT
17 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 10 Agustus 2018 10:58
Waralaba Modern Tertentu Bakal Distop
Mugeni

PROKAL.CO, SANGATTA – Sebagian besar gerai waralaba modern yang sudah lama dilarang di Kutai Timur, hingga kini masih beroperasi di Sangatta. Tahun depan ditargetkan, Kutim sudah bersih dari beberapa minimarket yang dilarang tersebut.

Menurut keterangan, ada dua nama gerai minimarket yang dilarang di Kutim. Keduanya telah beroperasi di seantero Indonesia. Namun, di Kutim, pada awal kemunculannya ternyata tanpa dibekali izin dari Pemkab Kutim.

Asisten I Setkab Kutim Mugeni menjelaskan, pemerintah kabupaten sudah sejak lama tak pernah memberi izin prinsip kepada minimarket dari dua nama besar tersebut. "Jadi, mereka sampai saat ini tetap bertahan hanya bermodal izin prinsip dari Pemprov Kaltim. Padahal, izin dari pemprov saja tak cukup, harus ada restu sah dari Pemkab Kutim, dan mereka belum dapatkan itu," tegas Mugeni, Rabu (8/8).

Gerai waralaba modern tersebut tersebar di Kecamatan Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan. Di sepanjang Jalan Yos Sudarso I, II, III, dan IV, terdapat beberapa buah. Belum lagi yang telah beroperasi di beberapa lokasi lainnya, hingga lingkungan perumahan. Bahkan ada yang beroperasi di dalam SPBU.

"Mereka tak akan bisa beroperasi di Kutim lebih lama. Tahun depan kami target mereka sudah tak ada di Kutim," ucap Mugeni.

Hal tersebut senada dengan derasnya desakan Persatuan Pedagang Sembako Sangatta (PPSS) kepada pemerintah melalui Disperindag Kutim. Mereka meminta pasar modern ditiadakan dari Kutim.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim Achmad Dony mengatakan, izin usaha pasar modern (IUMP) segera dihentikan. Instruksi tersebut merupakan perintah langsung dari Bupati Kutim Ismunandar.

"Izin pasar modern hanya ada 25 unit di Kutim. Tidak ada penambahan perizinan baru lagi," ujar Dony saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/8).

Dia menjelaskan, pada 2019 ada sejumlah pasar modern yang habis masa perizinannya. Pihaknya masih menunggu arahan untuk kembali memperpanjang atau menghentikan kontrak perizinan.

"Masa aktif perizinan itu setiap lima tahun. Hanya, kami tidak tahu akan diperpanjang atau tidak, masih tunggu arahan bupati. Harus melihat perbup dahulu," tuturnya.

Adapun persyaratan yang menjadi dasar pendirian usaha, yakni SIUP pusat, TDP, IMB, NPWP dan penunjang lainnya. "Kalau pembangunan seperti itu memang diizinkan. Hanya, semua izin harus lengkap," papar Dony.

Pihaknya kerap didatangi pedagang pasar tradisional. Menurut dia, mereka datang meminta perhatian pemerintah. "Sekarang izin itu ada dasar hukumnya. Kami masih pertimbangkan, karena tidak bisa mencabut izin sembarangan," ucapnya.

Dony mengaku tidak berpihak kepada siapa pun, baginya netralitas sangat penting. "Kalau warung ingin meningkatkan kualitas, kami selalu bantu IMB-nya. Asal pedagang kreatif, pasti tidak kalah dengan toko modern," tutupnya. (mon/san/k16)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 19:14

Tak Mau Ambil Risiko Tumpang Tindih Lahan, Perusahaan Batu Bara Ini Berikan Tali Asih

SAMARINDA – Mahaguna Karya Indonesia (MKI) kembali peduli dengan warga sekitar. Buktinya, sebanyak…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:51

Nilai Tanah Sudah Dikaji, Harga Tanah di Kabupaten Ini Bakal Naik

PENAJAM–Harga tanah di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bakal naik. Badan Perencanaan Penelitian…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:49

Nah Kenapa Lagi Ini? Komisi I Panggil Pengusaha Sawit

TANA PASER–Sebagai upaya mengebut pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang Tata…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:48

Kades yang Jadi Bacaleg Diganti

TANA PASER–Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi melantik 30 pejabat pemerintahan desa, terdiri dari…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:46

ENYAK ENYAK..!! Wakil Bupati Terpilih Disiapkan Mobil Baru

PENAJAM–Defisit anggaran yang diproyeksi masih akan terjadi tahun depan, tak menghalangi keinginan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:43

Usulkan Direktur BME Diganti

BONTANG – Absennya PT Bontang Migas Energi (BME) memberikan dividen ke Pemerintah Kota (Pemkot)…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:41

Kualitas Air PDAM Dikeluhkan

BONTANG – Para wakil rakyat mempertanyakan kualitas dan pendistribusian air PDAM Tirta Taman,…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:34

Minta Petugas Pelayanan Pengaduan Dilatih

SELAIN kualitas air, Komisi II DPRD Kota Bontang  juga memandang perlu program pelatihan bagi petugas…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:33

Mencapai 98,22 Persen, Pajak Restoran Terbesar

SANGATTA – Baru saja memasuki triwulan ketiga, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten…

Rabu, 15 Agustus 2018 21:31

Geisha Ramaikan Panggung Hiburan HUT RI

SAMARINDA- Sebagai agende rutin di kota Samarinda, acara Panggung Hiburan di Samarinda selalu hadir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .