MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Jumat, 10 Agustus 2018 10:58
Waralaba Modern Tertentu Bakal Distop
Mugeni

PROKAL.CO, SANGATTA – Sebagian besar gerai waralaba modern yang sudah lama dilarang di Kutai Timur, hingga kini masih beroperasi di Sangatta. Tahun depan ditargetkan, Kutim sudah bersih dari beberapa minimarket yang dilarang tersebut.

Menurut keterangan, ada dua nama gerai minimarket yang dilarang di Kutim. Keduanya telah beroperasi di seantero Indonesia. Namun, di Kutim, pada awal kemunculannya ternyata tanpa dibekali izin dari Pemkab Kutim.

Asisten I Setkab Kutim Mugeni menjelaskan, pemerintah kabupaten sudah sejak lama tak pernah memberi izin prinsip kepada minimarket dari dua nama besar tersebut. "Jadi, mereka sampai saat ini tetap bertahan hanya bermodal izin prinsip dari Pemprov Kaltim. Padahal, izin dari pemprov saja tak cukup, harus ada restu sah dari Pemkab Kutim, dan mereka belum dapatkan itu," tegas Mugeni, Rabu (8/8).

Gerai waralaba modern tersebut tersebar di Kecamatan Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan. Di sepanjang Jalan Yos Sudarso I, II, III, dan IV, terdapat beberapa buah. Belum lagi yang telah beroperasi di beberapa lokasi lainnya, hingga lingkungan perumahan. Bahkan ada yang beroperasi di dalam SPBU.

"Mereka tak akan bisa beroperasi di Kutim lebih lama. Tahun depan kami target mereka sudah tak ada di Kutim," ucap Mugeni.

Hal tersebut senada dengan derasnya desakan Persatuan Pedagang Sembako Sangatta (PPSS) kepada pemerintah melalui Disperindag Kutim. Mereka meminta pasar modern ditiadakan dari Kutim.

Kasi Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim Achmad Dony mengatakan, izin usaha pasar modern (IUMP) segera dihentikan. Instruksi tersebut merupakan perintah langsung dari Bupati Kutim Ismunandar.

"Izin pasar modern hanya ada 25 unit di Kutim. Tidak ada penambahan perizinan baru lagi," ujar Dony saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/8).

Dia menjelaskan, pada 2019 ada sejumlah pasar modern yang habis masa perizinannya. Pihaknya masih menunggu arahan untuk kembali memperpanjang atau menghentikan kontrak perizinan.

"Masa aktif perizinan itu setiap lima tahun. Hanya, kami tidak tahu akan diperpanjang atau tidak, masih tunggu arahan bupati. Harus melihat perbup dahulu," tuturnya.

Adapun persyaratan yang menjadi dasar pendirian usaha, yakni SIUP pusat, TDP, IMB, NPWP dan penunjang lainnya. "Kalau pembangunan seperti itu memang diizinkan. Hanya, semua izin harus lengkap," papar Dony.

Pihaknya kerap didatangi pedagang pasar tradisional. Menurut dia, mereka datang meminta perhatian pemerintah. "Sekarang izin itu ada dasar hukumnya. Kami masih pertimbangkan, karena tidak bisa mencabut izin sembarangan," ucapnya.

Dony mengaku tidak berpihak kepada siapa pun, baginya netralitas sangat penting. "Kalau warung ingin meningkatkan kualitas, kami selalu bantu IMB-nya. Asal pedagang kreatif, pasti tidak kalah dengan toko modern," tutupnya. (mon/san/k16)

 

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 10:40

Diharapkan Segera Cair

PENAJAM -  Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) berharap pencairan dana bantuan operasional…

Kamis, 15 November 2018 10:39

50 Guru SD Kuaro Ikut Pelatihan K-13

TANA PASER – PT Arjuna Cipta Kreatif bekerja sama dengan PT Kideco Jaya Agung (KJA), menggelar…

Kamis, 15 November 2018 10:38

Perbup APBD Perubahan Tunggu Nomor

PENAJAM - Evaluasi Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)…

Kamis, 15 November 2018 10:36

Calon Sekkab Diumumkan16 November

TANA PASER – Hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) posisi sekretaris daerah atau…

Kamis, 15 November 2018 10:29

BLK Dinilai Belum Optimal

BONTANG – Balai Latihan Kerja (BLK) Bontang dinilai belum optimal dalam memberikan pelatihan kepada…

Kamis, 15 November 2018 10:29

Daftar Pemilih Masih Diperbaiki

SANGATTA – Data pemilih pesta demokrasi 2019 dalam proses pemutakhiran. Daftar pemilih tetap hasil…

Kamis, 15 November 2018 10:28

Warga Bontang Ditangkap di Nunukan

BONTANG – Seorang warga Bontang berinisial KJ diamankan tim gabungan Satresnarkoba Polres Nunukan…

Kamis, 15 November 2018 10:26

Kasus Kekerasan terhadap Anak Menurun

TANJUNG REDEB - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Berau mengakui…

Kamis, 15 November 2018 10:24

Larangan Miras Jadi Nilai Tambah

Dari sejagad Tanah Air, Kutai Timur (Kutim) telah mendapat penghargaan kabupaten layak pemuda. Dari…

Rabu, 14 November 2018 11:08

Semak Belukar di Desa Lusan Telah Dibuka

TANA PASER–Kunjungan Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi beserta istri ke Desa Lusan, Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .