MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Jumat, 10 Agustus 2018 08:04
Jual Petak, Koordinator Pasar Merdeka Disidang
-

PROKAL.CO, SAMARINDA – Korupsi punya banyak rupa. Wujud menilap uang negara ini tak melulu soal penyimpangan anggaran dalam suatu proyek. Ada gratifikasi atau suap sebagai turunannya. Dalam bentuk paling mungil, korupsi bersulih bentuk dalam memanfaatkan jabatan untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain.

Ini terjadi dalam perkara yang menjerat Arif Rahman Hakim yang bergulir perdana, Kamis (9/8). Mantan kepala unit Pasar Merdeka UPTD Pasar Segiri itu didakwa atas pemanfaatan jabatan untuk menjualbelikan lapak di Pasar Merdeka, Samarinda. Pria 48 tahun itu, didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Rukmini dengan Pasal 12 huruf e Undang-Undang 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Di depan majelis hakim yang dipimpin Deky Velix Wagiju bersama Parmatoni dan Poster Sitorus, jaksa Sri mengurai, ulah terdakwa yang memungut harga untuk setiap petak ini merupakan hasil dari operasi tangkap tangan (OTT) tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Polresta Samarinda 17 April lalu. Dalam OTT itu, uang senilai Rp 10 juta menjadi barang bukti. Uang itu merupakan hasil jual-beli lapak yang dilakukannya. “Terdakwa menerapkan sendiri tarif per petak dengan kisaran Rp 10 juta – Rp 50 juta untuk calon pedagang yang hendak memiliki lapak di Pasar Merdeka,” sebutnya.

Tarif ini diterapkan sejak relokasi pedagang di sekitar Pasar Rahmat medio 2014 lalu. Ulahnya ini jelas melanggar beleid dari Dirjen Perdagangan Dalam Negeri serta PP 27/2014 tentang Pengelolaan Aset hingga Perda 2/2016 tentang Retribusi Daerah. Pedagang yang menempati petak di pasar milik daerah hanya diwajibkan membayar retribusi sebesar Rp 3 ribu per hari. “Bukan dijualbelikan,” sambung Sri.

Hasil pungutan itu, digunakan terdakwa Arif untuk membeli kendaraan pribadi. “Sebagian uang itu juga digunakan terdakwa untuk bangun kanal di Blok E Pasar Merdeka,” tutupnya. (*/ryu/riz/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Februari 2019 09:19

Pelaku Video Asusila Diperiksa di Polres Samarinda, Dijerat UU Perlindungan Anak

SAMARINDA - Kepolisian terus melakukan penyelidikan terhadap kasus video asusila…

Sabtu, 23 Februari 2019 07:00

Hari Ini Terakhir Pendaftaran Duta Wisata dan Puteri Pariwisata Samarinda

Sebagai agenda rutin tahunan di Samarinda yang selalu dinanti dan…

Jumat, 22 Februari 2019 11:45

Direktur Witeltram Dituntut 7 Tahun Penjara

SAMARINDA – Dakwaan korupsi yang menyelubungi Perusda Wisata, Telekomunikasi, Transportasi,…

Jumat, 22 Februari 2019 10:43

BAKAL HEBOH..!! Samarinda Wedding Expo Diikuti 10 Tenant dan Vendor Terbaik

SAMARINDA- Borneo Enterprisindo (BE), even and wedding planner Kaltim Post…

Jumat, 22 Februari 2019 09:49

Diskominfo Kaltim Kaji Bangun Menara di Dua Kabupaten, Segini Anggarannya

SAMARINDA - Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Kaltim sedang melakukan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:48

Heboh Video Asusila Siswa SMK, Ini Himbauan Wakil Gubernur Kaltim

SAMARINDA - Sudah tiga hari, pemberitaan media sosial dihebohkan dengan…

Jumat, 22 Februari 2019 09:46

Pemprov Kaltim akan Buat SK Baru, Beri Lahan Pinjam Pakai ke Yayasan Melati

SAMARINDA - Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan Pemerintah Provinsi…

Kamis, 21 Februari 2019 09:55

Cuaca Samarinda Panas Selama Dua Pekan, Ini Penyebabnya

SAMARINDA - Cuaca kota Samarinda dalam keadaan tidak normal. Sudah…

Kamis, 21 Februari 2019 08:39

Bawaslu Kaji Dugaan Pelanggaran Penetapan Pemilih Tambahan oleh KPU Kaltim

SAMARINDA - Anggota Badan Pengawas Pemilu Kaltim, Saiful mengungkapkan pihaknya…

Rabu, 20 Februari 2019 11:16

Rektor Unmul Dipanggil Polda Kaltim, Kasus Ini yang Diselidiki

SAMARINDA - Kepolisian Daerah Provinsi Kalimantan Timur telah memanggil dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*