MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 10 Agustus 2018 07:49
Intervensi Pemerintah Dinanti

Rantai Penjualan Panjang Picu Harga Ayam Tinggi

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN­­ - Panjangnyarantai penjualan ditengarai turut andil, sehingga harga daging ayam melebihi harga eceran tertinggi (HET). Sebelum sampai ke pengecer, rantai penjualan berawal dari peternak, bakul, pedagang besar, dan agen. Pemerintah pun diminta mengintervensi.

Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu. KepadaKaltim Post, Abdul Hakim menuturkan, mata rantai penjualan ayam yang panjang sudah terbentuk lama. “Kami tidak bisa memaksa bahwa pedagang memilih rantai distribusi sesuai keinginan kami. Kalau memang pemerintah mau memperpendek rantai distribusi, maka mau tidak mau membentuk badan seperti Bulog,” ungkapnya. Artinya, terang dia, pemerintah membuat perusahaan sendiri. “Atau Bulog diperintahkan beli ke peternak. Kemudian Bulog yang jual ke pasar. Tapi ‘kan tidak segampang itu Bulog masuk ke pasar,” jelasnya

Kerumitan yang dimaksud, adanya hubungan bisnis antara pedagang, pengecer dengan pemasok yang bermacam karakter. Yaitu berupa pemberian kredit hingga waktu pembayaran yang lebih lama. “Apakah Bulog sanggup seperti itu. Kemudian apakah Bulog bisa langsung masuk penetrasi ke pedagang dan pengecer di pasar tradisional,” sebutnya. Adapun solusi jangka pendek, adalah operasi pasar untuk menstabilkan harga.

”Kalau dibilang memotong mata rantai, ya memang harus ada intervensi dari pemerintah. Tanpa ada intervensi, kita tidak bisa memaksa rantai distribusi jadi lebih pendek,” terangnya. Terpisah, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kaltim Zamroni Yusro turut mengkritisi rantai penjualan yang panjang. “Setelah produsen ‘kan pedagang besar dulu baru ke pengecer. Karena panjangnya rantai pemasaran menyebabkan harga di pasar tinggi sekali,” sebutnya. “Kalau cuma sidak pasar aja, itu hanya sehari turun besoknya naik lagi, tidak efektif,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, harga daging ayam mulai berangsur normal di dua pasar tradisional di Balikpapan. Sebaliknya, pedagang di tiga pasar tradisional masih menjual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Yakni Rp 32 ribu per kilogram. Harga daging ayam yang melebihi HET ditemukan di Pasar Klandasan, Pasar Muara Rapak, dan Pasar Sepinggan. Pedagang ayam di pasar tersebut masing-masing menjual sebesar Rp 34 ribu per kilogram, Rp 33 ribu per kilogram dan 40 ribu per kilogram. Meski terjadi penurunan, kondisi ini diprediksi tak berlangsung lama. Zamroni menuturkan, harga daging ayam dan telur diperkirakan stabil Oktober nanti.

”Masih lama kelihatannya harga baru stabil. Apalagi kalau harga pakan dan DOC (day old chicken/bibit ayam) tidak turun,” ungkapnya. (riz2/k15)


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 10:11

DLH Harap Bantuan SMI Kemenkeu

BALIKPAPAN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan menyampaikan saran kepada…

Senin, 22 Juli 2019 10:10

Porse Astra Group di Kota Minyak, Jalin Komunikasi Lewat Olahraga dan Seni

Dina Angelina/KP OPENING CEREMONY: Ketua Panitia Rangga Septiana (tiga kanan)…

Senin, 22 Juli 2019 10:09

Kasus 76 Ekor Kepiting Masih Disidangkan

BALIKPAPAN - Adanya perbedaan dalam melakukan pemeriksaan barang bukti kepiting…

Senin, 22 Juli 2019 10:08

Waspada Provokator di Dunia Maya

BALIKPAPAN - Kapolda Kaltim Irjen Pol Priyo Widyanto berharap seluruh…

Rabu, 17 Juli 2019 11:30

Personel TNI AU Harus Bisa Bahasa Inggris

PANGKALAN Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan mengadakan tes bahasa Inggris bagi…

Rabu, 17 Juli 2019 11:02

Kasihan...!! Rumah Veteran Hangus Terbakar

BALIKPAPAN–Warga RT 10, Gang Sampurna, Baru Ilir Balikpapan Barat dikejutkan…

Selasa, 16 Juli 2019 12:01

Balikpapan Tetap Larang Kantong Plastik

BALIKPAPAN- Pemkot Balikpapan memilih untuk menunggu arahan terkait kelanjutan harmonisasi…

Selasa, 16 Juli 2019 08:58
Orangtua Keberatan, Pelajar Pilih Mengurung Diri

Puluhan Anak Balikpapan Terancam Putus Sekolah

Di antara keceriaan hari pertama masuk sekolah, kemarin (15/7), puluhan…

Senin, 15 Juli 2019 13:04

Dianggap Tak Menguntungkan, Lelang SAUM Sepi

Banyak persoalan yang mesti diselesaikan pemkot agar SAUM maksimal. Di…

Senin, 15 Juli 2019 12:22

GREGET..!! Pacar Bermesraan dengan Ladies, Perempuan Ini Ngamuk, Tusuk Pacarnya

SEORANG pria berinisial HR (24), warga Jalan Gunung Balikpapan, Prapatan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*