MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Jumat, 10 Agustus 2018 07:49
Intervensi Pemerintah Dinanti

Rantai Penjualan Panjang Picu Harga Ayam Tinggi

-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN­­ - Panjangnyarantai penjualan ditengarai turut andil, sehingga harga daging ayam melebihi harga eceran tertinggi (HET). Sebelum sampai ke pengecer, rantai penjualan berawal dari peternak, bakul, pedagang besar, dan agen. Pemerintah pun diminta mengintervensi.

Pendapat tersebut diungkapkan Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Balikpapan Abdul Hakim Pasaribu. KepadaKaltim Post, Abdul Hakim menuturkan, mata rantai penjualan ayam yang panjang sudah terbentuk lama. “Kami tidak bisa memaksa bahwa pedagang memilih rantai distribusi sesuai keinginan kami. Kalau memang pemerintah mau memperpendek rantai distribusi, maka mau tidak mau membentuk badan seperti Bulog,” ungkapnya. Artinya, terang dia, pemerintah membuat perusahaan sendiri. “Atau Bulog diperintahkan beli ke peternak. Kemudian Bulog yang jual ke pasar. Tapi ‘kan tidak segampang itu Bulog masuk ke pasar,” jelasnya

Kerumitan yang dimaksud, adanya hubungan bisnis antara pedagang, pengecer dengan pemasok yang bermacam karakter. Yaitu berupa pemberian kredit hingga waktu pembayaran yang lebih lama. “Apakah Bulog sanggup seperti itu. Kemudian apakah Bulog bisa langsung masuk penetrasi ke pedagang dan pengecer di pasar tradisional,” sebutnya. Adapun solusi jangka pendek, adalah operasi pasar untuk menstabilkan harga.

”Kalau dibilang memotong mata rantai, ya memang harus ada intervensi dari pemerintah. Tanpa ada intervensi, kita tidak bisa memaksa rantai distribusi jadi lebih pendek,” terangnya. Terpisah, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Kaltim Zamroni Yusro turut mengkritisi rantai penjualan yang panjang. “Setelah produsen ‘kan pedagang besar dulu baru ke pengecer. Karena panjangnya rantai pemasaran menyebabkan harga di pasar tinggi sekali,” sebutnya. “Kalau cuma sidak pasar aja, itu hanya sehari turun besoknya naik lagi, tidak efektif,” pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, harga daging ayam mulai berangsur normal di dua pasar tradisional di Balikpapan. Sebaliknya, pedagang di tiga pasar tradisional masih menjual melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Yakni Rp 32 ribu per kilogram. Harga daging ayam yang melebihi HET ditemukan di Pasar Klandasan, Pasar Muara Rapak, dan Pasar Sepinggan. Pedagang ayam di pasar tersebut masing-masing menjual sebesar Rp 34 ribu per kilogram, Rp 33 ribu per kilogram dan 40 ribu per kilogram. Meski terjadi penurunan, kondisi ini diprediksi tak berlangsung lama. Zamroni menuturkan, harga daging ayam dan telur diperkirakan stabil Oktober nanti.

”Masih lama kelihatannya harga baru stabil. Apalagi kalau harga pakan dan DOC (day old chicken/bibit ayam) tidak turun,” ungkapnya. (riz2/k15)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 12:40

26 Siswa Ikuti Seleksi PPDB SMA Pradita Dirgantara Tingkat Daerah

BALIKPAPAN – Lanud Dhomber Balikpapan melaksanakan tes tingkat  daerah kepada…

Jumat, 15 Februari 2019 10:52

KONI Ancam Tak Beri Rekomendasi

BALIKPAPAN – Polemik pemilihan ketua Pengurus Cabang Persatuan Renang Seluruh…

Jumat, 15 Februari 2019 10:51

Protes Hasil Muskot PRSI Balikpapan, Lima Klub Ancam Boikot

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Renang…

Rabu, 13 Februari 2019 13:30

Gara-Gara Ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan Terancam Dipecat..!!

BALIKPAPAN – Para komisioner Bawaslu Balikpapan satu suara memilih tidak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:08

Jurnalis Dituntut Jadi "Watchdog", Kritik Perusahaan Demi Keselamatan Planet Bumi

BALIKPAPAN- Seorang jurnalis dituntut menjadi "watchdog" atau penjaga planet bumi…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Sidang Perdana Kasus Pembuangan Bayi di Toilet Bandara, Panik si Bayi Tak Bernapas

BALIKPAPAN – Kasus pembuangan bayi di dalam kloset Bandara Sultan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Disporapar akan Resmikan Objek Wisata Baru

BALIKPAPAN – Memeriahkan hari jadi Kota Minyak ke-122, berbagai agenda…

Kamis, 31 Januari 2019 07:47

Buru Tiketnya sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN - Persiapkan diri akhir pekan ini. Minggu (3/2) merupakan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:44

Balikpapan Tertinggi Dalam Catatan ORI

BALIKPAPAN – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Kaltim menetapkan Balikpapan menjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 07:50

Buru Tukang Pijat dan Peracik Obat

BALIKPAPAN – Setelah pengungkapan kasus percobaan aborsi di salah satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*