MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 10 Agustus 2018 06:54
Bangkitnya Gairah UMKM di Balikpapan

Tahun Depan, Sentra IKM Teritip Rampung

TINGKATKAN KINERJA: Pelaku UMKM di bidang pertanian dan perikanan mendapat tempat untuk mengembangkan usahanya di Balikpapan. Pemkot rencananya menuntaskan pembangunan IKM Teritip, tahun depan. (DOK/KP)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Pengembangan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) di Kota Minyak terus dikebut. Salah satunya, Pemkot Balikpapan membangun Sentra Industri Teritip. Rencananya, tahun ini diisi 20 pelaku industri kecil menengah (IKM) perikanan dan pertanian.

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Balikpapan, Doortje Marpaung mengatakan, pembangunan sebagian rumah produksi telah rampung dan dalam tahap pemasangan listrik. “Untuk fisik 28 rumah produksi di IKM Teritip akan rampung 2019 mendatang,” tuturnya, Kamis (9/8).

Ia mengharapkan, ada bantuan anggaran dari Kementerian Perindustrian untuk penyelesaian pembangunan yang dikhususkan bagi pelaku IKM untuk mengolah bahan mentah dari ikan dan hasil tani menjadi bahan jadi.

Sentra IKM Teritip yang berdiri di atas lahan seluas 6,5 hektare bakal menjadi wadah hilirisasi produk dari pertanian, perikanan dan kelautan. "Sementara untuk 20 pelaku usaha dulu karena bangunan yang siap pakai ada 20 unit, tapi menunggu sambungan listrik selesai," ujarnya.

IKM yang bisa memanfaatkan sentra tersebut, lanjut Dortje, harus sudah berizin dan memiliki produk olahan berbahan hasil laut atau perikanan maupun pertanian. Terutama hasil produksi di kawasan Balikpapan Timur. "IKM yang masuk mesti sudah exixting dan harus sesuai hasil perikanan dan pertanian di daerah timur. Tentunya lebih banyak pada olahan makanan," jelasnya.

Oleh pemerintah, pelaku usaha yang masuk di IKM Teritip juga tidak dikenakan biaya dalam memanfaatkan rumah produksi. Namun, mereka tetap dievaluasi hingga IKM bisa mandiri. Apalagi ada alat yang digunakan secara bersama.

Hanya saja saat ini belum ada peralatan. Sehingga diharapkan peran pemerintah daerah dengan mengalokasikan APBD untuk pengadaan peralatan industri tersebut. Mengingat fasilitas penunjang juga tidak boleh bersumber dari dana alokasi khusus atau DAK. "Makanya, kami harapkan ada peran di APBD Balikpapan untuk pengadaan peralatan produksi," pungkas Doortje.

Selain IKM Teritip, Balikpapan juga memiliki IKM Somber yang telah beroperasi. IKM tersebut khusus untuk mengolah kedelai menjadi tahu dan tempe. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 06:45

Triwulan III, Permintaan Batu Bara Meningkat

SAMARINDA – Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sudah…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:50

Promosikan Wisata Halal Lombok

BADUNG – Pariwisata menjadi tema lanjutan pertama yang dibahas setelah pertemuan tahunan bertajuk…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA - Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa sawit ke…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Furnitur Impor Mulai Terdampak Kenaikan Dolar

BALIKPAPAN - Keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah tak serta-merta memengaruhi penjualan…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:43

Jalan Dua Bulan, WP Meningkat hingga 18.424 Orang

BALIKPAPAN – Sejak Juli lalu, tarif pajak penghasilan (PPh) Final untuk usaha mikro, kecil, dan…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .