MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Jumat, 10 Agustus 2018 06:48
Semester I 2018, Ekspor Suzuki Menanjak
MENGGELIAT: Suzuki tampil lebih sporty dalam gelaran GIIAS 2018 dengan menampilkan Baleno Sport. (IST)

PROKAL.CO, JAKARTA – Tak hanya memuaskan masyarakat, perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 juga menguntungkan bagi produsen otomotif Tanah Air. Saat membuka event tersebut, Presiden Joko Widodo mengatakan, saat ini pemerintah menyiapkan intensif yang meliputi tax holiday yang lebih agresif, tax allowance dan superdeduction guna mendorong ekspor industri otomotif.

Untuk mendukung kebijakan pemerintah, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki makin giat melakukan berbagai persiapan matang dan berhasil melampaui target ekspor pada semester pertama 2018.

Department Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Hady Surjono Halim memaparkan, pada semester pertama 2018 ini Suzuki berhasil mencetak nilai ekspor yang positif. “Hal ini terbukti dari kenaikan nilai ekspor baik roda empat dan roda dua. Seiring dukungan pemerintah, kami berharap Suzuki dapat mempertahankan keunggulannya di pasar ekspor dengan memanfaatkan kesempatan emas ini," katanya.

Saat ini, upaya Suzuki di pasar ekspor roda empat berbuah manis, karena pada semester pertama 2018 Suzuki berhasil meningkatkan ekspor mobil sebesar 11 persen dengan jumlah 31.759 unit dibandingkan semester pertama tahun 2017. Di mana Suzuki mengekspor mobil sebanyak 28.251 unit.

Dengan jumlah tersebut, Suzuki telah mengekspor produk-produk Suzuki ke 47 negara dan hampir memenuhi target ke 51 negara tujuan ekspor Suzuki selama 2018 yang meliputi Thailand, Filipina, Vietnam, Pakistan, Chile, Peru, Bolivia, Kosta Rika, Honduras, Kolombia, Panama, dan lain-lain.

Ekspor Suzuki yang terdiri dari mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (completely knock down/CKD) tetap menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2018 ini. Terbukti raihan ekspor mobil utuh (CBU) melejit sebesar 13,8 persen menjadi 14.479 unit pada 2018, dibandingkan 2017 yang hanya sebanyak 12.723 unit. Sedangkan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (CKD) Suzuki juga naik tajam, sebesar 11,3 persen menjadi 17.280 unit dari 15.528 unit.

Dari ekspor CBU, Suzuki APV menjadi model yang paling banyak diekspor, yakni sebanyak 8.080 unit pada semester pertama 2018. Akan tetapi dari ekspor CBU, Suzuki New Ertiga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 37 persen pada semester pertama 2018. Jika semester pertama tahun 2017 Suzuki berhasil mengekspor Suzuki New Ertiga sebanyak 4.671 unit, kali ini ekspor Suzuki All New Ertiga menyentuh 6.399 unit pada semester pertama 2018.

Dari total keseluruhan ekspor, Suzuki New Ertiga pada semester pertama tahun 2018 berkontribusi sebesar 25,5 persen. Setelah Suzuki All New Ertiga diluncurkan secara global pada April lalu, rencananya Suzuki mengekspor Suzuki All New Ertiga ke 29 negara mulai bulan September 2018 sesuai arahan dari Suzuki Motor Corporation (SMC).

Sedangkan untuk ekspor CKD, Suzuki Karimun Wagor R mencetak lonjakan tertinggi hingga 35 persen pada semester pertama 2018. Pada semester pertama tahun 2018, Suzuki berhasil mengekspor Karimun Wagon R sebanyak 14.640 unit.

Seiring dengan tumbuhnya ekspor, kebutuhan akan ekspor komponen untuk fasilitas manufaktur Suzuki di luar negeri juga naik. Pada semester pertama 2018 ini, kenaikannya sebesar 6 persen, yaitu sebanyak 246.232 pcs dibanding tahun lalu yang hanya 232.439 pcs. Tercatat sebanyak 91 distributor Suzuki di global menjadi tujuan ekspor komponen yang mencakup 78 negara. (s/dwn/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Oktober 2018 06:45

Triwulan III, Permintaan Batu Bara Meningkat

SAMARINDA – Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang sudah…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:50

Promosikan Wisata Halal Lombok

BADUNG – Pariwisata menjadi tema lanjutan pertama yang dibahas setelah pertemuan tahunan bertajuk…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Pengusaha Butuh Kepastian Pasar

SAMARINDA - Program mandatori biodiesel 20 persen (B20)  atau pencampuran minyak kelapa sawit ke…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:48

Furnitur Impor Mulai Terdampak Kenaikan Dolar

BALIKPAPAN - Keperkasaan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah tak serta-merta memengaruhi penjualan…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:45

MAUNYA SIH..!! Maloy Harus Beroperasi Bulan Ini

SAMARINDA - Sempat tertunda beroperasi dari target awal pada Agustus, Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta…

Rabu, 17 Oktober 2018 06:43

Jalan Dua Bulan, WP Meningkat hingga 18.424 Orang

BALIKPAPAN – Sejak Juli lalu, tarif pajak penghasilan (PPh) Final untuk usaha mikro, kecil, dan…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:44

Triton Masih Jadi Unggulan

BALIKPAPAN - Membaiknya kinerja pertambangan batu bara di Bumi Etam turut mengerek penjualan Mitsubishi.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:42

Minyak Mentah Turun Bisa Jadi Penolong Rupiah

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih sulit meninggalkan level 15.000.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:32

Pacu Pembangunan Pembangkit Listrik Energi Terbarukan

JAKARTA - Indonesia memerhatikan laporan terbaru panel antar pemerintah tentang perubahan iklim …

Senin, 15 Oktober 2018 06:36

BI Sebut Kebutuhan Dolar Masih Besar

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memproyeksi kebutuhan valuta asing dalam bentuk dolar Amerika Serikat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .