MANAGED BY:
MINGGU
16 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

UTAMA

Kamis, 09 Agustus 2018 09:19
Gerindra-Demokrat Terancam Pecah

Mahar Politik Diduga Jadi Penyebab, Sandiaga Uno Menguat Cawapres Prabowo

PROKAL.CO, JAKARTA - Kemesraan pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto terancam gagal berlanjut. Rencana Prabowo untuk menemui SBY di kediamannya dikabarkan ditolak. Isu adanya mahar politik untuk memuluskan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres) Prabowo menjadi penyebab.

Kabar itu muncul setelah Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief membuat kicauan di akun Twitter-nya, kemarin (8/8) malam. Andi secara gamblang menyatakan kekecewaan terhadap Prabowo, atas manuvernya dalam penentuan cawapres.

“Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak kedatangannya ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jenderal kardus,” kata Andi di akun Twitter-nya.

Lebih tegas lagi, Andi tegas menyebut adanya mahar politik kepada Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Saat ini, sosok Sandi memang santer disebut sebagai salah satu cawapres Prabowo, selain Ketua Komando Satgas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Saat meluapkan kekecewaanya itu, Andi berada di dalam rumah SBY di Jalan Mega Kuningan Timur VIII. Sekitar 29 menit sebelum melancarkan serangannya ke kubu Prabowo, Jawa Pos sempat berbincang cukup lama dengan Andi terkait perkembangan politik terkini.

Namun, apa yang dia sampaikan tidak boleh ada yang ditulis. Selanjutnya sekitar pukul 21.29 WIB, dia masuk rumah SBY dan melancarkan kekesalahannya itu. Jawa Pos berusaha menghubunginya, tapi tidak berhasil, karena nomor handphone-nya tidak aktif. Pesan singkat pun tidak dia balas.

Selain Andi, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Kadiv Bantuan Hukum dan Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, dan Wasekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik. Ferdinand mengatakan, dia belum bisa memberikan keterangan, karena dirinya baru datang. “Saya masuk dulu ya,” ungkapnya. Dia juga belum bisa mengomentari keterangan Andi yang disampaikan lewat Twitter. Sebab, dia belum bertemu langsung dengan Andi.

Selain pengurus Partai Demokrat, Hatta Rajasa juga terlihat hadir di rumah SBY. Namun, dia enggan memberikan keterangan kepada jurnalis. Sekitar pukul 22.50 WIB, dia keluar dan langsung kabur menumpang mobil Audi B 20 KKE tanpa bersedia memberikan keterangan.

Kabar itu langsung direspons dari kubu Gerindra. Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik yang berada di kediaman Prabowo membantah adanya mahar politik bagi PKS maupun PAN. “Enggaklah, enggak ada,” kata Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu menilai apa yang disampaikan oleh Andi Arief belum tentu mewakili Demokrat. Menurut dia, sampai saat ini tidak ada keputusan apapun yang menyebabkan koalisi Gerindra dengan Demokrat terpecah. “Enggaklah, ‘kan yang menentukan bukan Andi Arief,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani. Saat dikonfirmasi sekitar pukul 22.15 WIB, Muzani mengaku tidak tahu informasi adanya penolakan Demokrat terhadap kehadiran Prabowo. “Saya mau masuk ke dalam dulu, ‘kan tadi baru keluar. Nanti dicek kebenarannya,” kata Muzani.

Muzani membantah terkait pernyataan Andi yang menyebut adanya mahar. Namun, Muzani tidak membantah jika dua figur cawapres yang dibahas Prabowo dengan koalisi adalah Sandi dan AHY. “Nama itu dikonsultasikan dengan partai-partai koalisi PKS, PAN, dan tentu saja Demokrat. Jadi dikonsultasikan dari pagi sampai malam ini dikonsultasikan, hasilnya ya malam ini mau kami putuskan,” ujarnya.

Muzani masih meyakini bahwa Partai Demokrat tetap berkomitmen mendukung Prabowo. Dalam hal ini, dirinya akan memastikan hal itu kepada pengurus teras Partai Demokrat. “Kan Pak Andi Arief bukan Pak SBY. Karena produktivitas pembicaraan kami dengan Demokrat sangat baik sangat bagus,” bebernya.

Sebelum muncul pernyataan Andi di Twitter, Sandiaga sempat berada di kediaman Prabowo antara pukul 20.30 WIB hingga 21.40 WIB. Setelah informasi itu muncul, Ketua Umum PAN Zulkfli Hasan mendatangi rumah Prabowo sekitar pukul 22.40 WIB. Hingga pukul 23.00 WIB, Zulkifli masih berada di kediaman Prabowo.

Setelah keputusan musyawarah istimewa Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera pada Selasa (7/8)  malam, Prabowo kemarin melakukan pertemuan dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri. Pertemuan yang awalnya direncanakan di DPP PKS, mendadak digeser di kediaman pribadi Salim di Pejaten, Jakarta Selatan.

Pertemuan Prabowo dengan Salim itu berlangsung sekitar satu jam. Prabowo tiba di kediaman Salim sekitar pukul 14.00 WIB. Awak media kesulitan memantau pertemuan itu karena petugas menutup pintu gerbang kompleks perumahan tempat Salim tinggal. Prabowo yang datang didampingi Muzani, melakukan pertemuan sekitar satu jam lamanya. Tidak ada pernyataan setelah pertemuan, karena rombongan mobil Prabowo langsung meninggalkan kompleks perumahan Salim untuk kembali ke kediamannya.

Dikonfirmasi di kediaman Prabowo, Muzani menyampaikan bahwa pertemuan Salim dengan Prabowo menghasilkan pembicaraan yang produktif. Muzani menyebut ada optimisme tinggi bahwa Gerindra dan PKS akan terus bersama dalam koalisi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. “Tanda kebaikan bahwa Gerindra akan tetap bersama PKS, jalan itu masih terang benderang,” ujarnya.

Ketua Fraksi Gerindra itu tidak menepis jika ada tawaran politik bagi PKS untuk tetap bersama. Menurut dia, jika nantinya perjuangan koalisi membuahkan hasil, apa yang dicapai tentu dinikmati bersama. Dalam hal ini, posisi menteri menjadi penawaran yang ditawarkan Prabowo kepada Salim. “Ya power sharing. Kalau power sharing ya di kabinet,” ujarnya tanpa mau merinci lebih lanjut.

Saat didesak lebih lanjut, Muzani pun tidak membantah jika PKS siap untuk melepas jabatan cawapres. Hal itu yang memastikan Prabowo untuk bisa mengumumkan sosok cawapres pendampingnya. “Legawa, pokoknya PKS suasananya riang gembira. Tadi saya bersama Presiden PKS dan Bendahara. Pak Prabowo ketemu Pak Salim,” ujarnya.

Kubu PKS sendiri belum mengkonfirmasi pernyataan Muzani. Presiden PKS M Sohibul Iman yang disebut hadir dalam pertemuan Prabowo-Salim, tidak memberikan jawaban saat dihubungi Jawa Pos. Dalam putusan Majelis Syuro, PKS memperjuangkan nama Salim dan Ustaz Abdul Somad sebagai cawapres Prabowo, sebagaimana rekomendasi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF). PKS juga tetap membuka opsi menawarkan sembilan nama capres-cawapres hasil keputusan Majelis Syuro PKS sebelumnya kepada Prabowo.

MULAI TERBUKA

Teka-teki terkait sosok cawapres pendamping Calon Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai terbuka. Kemarin (8/8), Jokowi memberikan satu tanda. Dia menegaskan, wakilnya memiliki inisial awal huruf M. “Depannya pakai M pokoknya,” ujar Jokowi.

Saat didesak siapa M yang dimaksud, Jokowi malah berseloroh. “Yaaaaa, ada misalnya. Misalnyaaaa itu ‘kan M,” imbuhnya. Apakah M tersebut Mahfud MD? Jokowi kembali berkilah. “Muhammad Jusuf Kalla juga M, Mbak Puan juga M, Mas Airlangga juga M,” tuturnya sambil terseyum.

Jokowi justru meminta publik sedikit bersabar. Dia memastikan akan segera diketahui. Pasalnya, dalam waktu dekat pihaknya akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU). Saat ditanya Kamis (9/8) atau Jumat (10/8), Jokowi belum bisa memastikan. “Bisa besok (hari ini), bisa Jumat,” kata dia.

SKENARIO PERPANJANGAN

Bisa saja sampai batas akhir pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) besok malam (10/8), hanya satu pasangan calon (paslon) yang mendaftar. Atau malah belum ada yang mendaftar sama sekali. Mengingat alotnya pembahasan cawapres di kedua kubu koalisi.

Kalau hal itu terjadi, KPU telah menyiapkan skenario baru. Yakni, pada Sabtu pagi (11/8) KPU akan mengumumkan perpanjangan pendaftaran 2 x 7 hari. “Tapi tidak langsung, 1 x 7 dulu, ada yang daftar enggak? Kalau ada ya sudah, stop (perpanjangannya),” jelas Ketua KPU Arief Budiman saat dikonfirmasi.

Bila setelah 2 x 7 hari hanya ada satu paslon yang mendaftar, KPU akan mengesahkan paslon yang ada. Atau calon tunggal. Sehari setelah mendaftar, para kandidat akan langsung menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Karena itu, Arief mengingatkan para kandidat agar tidak melakukan banyak aktivitas yang melelahkan pada hari pendaftaran. Sebab, sejak pukul 20.00 mereka harus puasa delapan jam, dilanjutkan minum air putih dua gelas pada pukul 06.30 keesokan harinya. Itu dilakukan untuk persiapan tes kesehatan.

KPU juga mengingatkan parpol agar dokumen para kandidat sudah disiapkan. Dengan demikian, ketika mendaftar, dokumennya sudah lengkap dan memudahkan verifikasi. Dokumen yang disiapkan paslon antara lain minimal sepuluh jenis surat pernyataan, surat keterangan tempat tinggal, dan surat keterangan terdaftar sebagai pemilih.

Kemudian dokumen daftar riwayat hidup yang berisi profil singkat dan rekam jejak kandidat. Juga tanda terima pelaporan harta kekayaan dari KPK, surat keterangan kewarganegaraan istri atau suami, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Mabes Polri, serta surat keterangan tidak pailit, tidak memiliki utang, dan tidak pernah dipenjara dari PN setempat.

Dokumen lainnya adalah fotokopi KTP, ijazah SMA dan di atasnya, NPWP, serta foto terbaru. Bila ditotal, kandidat harus menyertakan minimal 20 jenis dokumen. Dokumen yang harus disertakan bakal lebih banyak bila kandidat berpendidikan sarjana ke atas, juga berstatus eks pejabat negara atau militer.

Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan, bila hanya ada satu paslon, parpol-parpol yang tidak mengajukan capres akan terkena sanksi. Mereka tidak bisa menjadi peserta Pemilu 2024. “(Tapi), kalau (gabungan parpol) tidak memenuhi syarat, tidak ada sanksi,” ucapnya.

Di sisi lain, skenario perpanjangan pendaftaran bukan tidak mungkin dimanfaatkan parpol untuk mendorong Mahkamah Konstitusi (MK) memutus dua gugatan krusial. Yakni gugatan presidential threshold serta masa jabatan presiden dan wakil presiden. Apalagi, hingga tadi malam belum ada tanda-tanda MK bakal memutus dua gugatan itu dalam satu dua hari ke depan.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan belum melihat opsi perpanjangan masa pendaftaran pilpres sebagai jalan untuk memperpanjang lobi. Dia justru menegaskan bahwa Prabowo selaku capres bersama cawapres pasangannya akan mendaftarkan diri ke KPU tepat waktu. “Tentu ada batas waktu. Karena sekarang tanggal 8, batas waktu kan tanggal 10. Kan enggak bisa lewati tanggal 10, gitu,” katanya.

Muzani menerangkan, sisa waktu yang ada saat ini dimaksimalkan untuk proses komunikasi antar pimpinan partai. Karena komunikasi sudah mengerucut, pihaknya telah merencanakan waktu pengumuman cawapres pendamping Prabowo. “Paling tidak besok pagi (hari ini) sudah diumumkan ke masyarakat,” ungkapnya. (byu/bay/far/lum/c9/tom/jpnn/rom)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Desember 2018 18:05

Bisakah Tol Balikpapan-Samarinda Dipakai Fungsional Saat Natal?

SAMARINDA- Tol Balikpapan-Samarinda saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Tol…

Sabtu, 15 Desember 2018 17:20

DPK Kaltim dan Kaltara di Bank Terkumpul Rp 98,82 Triliun

SAMARINDA - Hasil penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di…

Sabtu, 15 Desember 2018 10:41

ALHAMDULILLAH..!! Proyek Jalan Menuju Jembatan Pulau Balang Boleh Dilanjutkan

SETELAH mencapai kesepakatan dengan pemilik lahan, Panitia Pengadaan Lahan Pulau…

Sabtu, 15 Desember 2018 06:09

Kinerja Industri Non-migas Membaik

SAMARINDA  -   Kinerja industri pengolahan non-migas mulai menunjukkan perbaikan.…

Jumat, 14 Desember 2018 22:17

Pendirian Pabrik Semen di Kutai Timur Berlanjut

SAMARINDA - Tidak lama lagi, pabrik semen yang pertama di…

Jumat, 14 Desember 2018 22:14

Gubernur Tanya Isu Sawit ke Dubes Belgia, Begini Jawabannya...

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor melakukan pertemuan dengan Dubes…

Jumat, 14 Desember 2018 09:57

Bos Bank Indonesia Bilang, Harga Tiket Pesawat 2,1 Juta Masih Wajar

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor rapat bersama dengan Tim…

Jumat, 14 Desember 2018 08:25

Pahala yang Sia-Sia

CATATAN: BAMBANG ISWANTO (Dosen Institut Agama Islam Negeri Samarinda) URUSAN…

Jumat, 14 Desember 2018 07:41

Banyak Pemdes Ngutang di Toko Bangunan, Sisa ADD Dipertanyakan

PENAJAM – Puluhan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendatangi kantor…

Jumat, 14 Desember 2018 07:37

NGANGGUR DAH..!! Kontrak Ribuan Honorer Bakal Dihapus

PENAJAM – Keberadaan tenaga harian lepas (THL) atau tenaga honorer…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .