MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 09 Agustus 2018 06:55
Peran Penting Agen Penjualan yang Merangkap Penyuluh Nutrisi

Mengikuti Mata Rantai Yakult di Jawa Timur (1)

BERKUALITAS: Ifah menawarkan produk Yakult kepada warga yang bersantai di depan toko. Sebelum beraksi, setiap hari dia dan para Yakult Lady lain diminta mendemonstrasikan cara penawaran di depan rekan. (NUR RAHMAN/KP)

PROKAL.CO, Setelah turut dalam rombongan ke Jepang pada Ramadan lalu, Yakult kembali mengajak mitra dari awak media dan akademisi untuk melihat lebih dekat mata rantai minuman prebiotik ini di Tanah Air. Sentra produksi dan area pemasaran Jawa Timur, dipilih sebagai destinasi dalam kunjungan pekan lalu.

NUR RAHMAN, Sidoarjo

SEBENARNYA tak perlu bertandang ke Jawa Timur, apalagi ke Jepang, jika ingin berkenalan dengan Yakult Lady (YL). Agen penjualan produk Yakult dengan seragam khas kotak-kotak dominan merah itu juga tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Se-Indonesia, jumlahnya mencapai 10 ribu personel.

Manajer YL Department PT Yakult Indonesia Persada, Cipta Margana mengatakan, untuk kota seperti Balikpapan, mereka saat ini mengerahkan 35 personel YL. Sementara di Samarinda ada 72 personel. Lebih banyak, karena termasuk kebutuhan untuk daerah sekitarnya, seperti Tenggarong.

Untuk kota besar, bisa lebih gemuk lagi personelnya. Seperti kota sekelas Surabaya, penjualan Yakult dibantu oleh 325 personel YL. “Kalau di Surabaya, mereka terbagi di 30 Yakult Center. Sementara di Sidoarjo ini ada 15 Yakult Center,” ucap Cipta, saat mengajak rombongan awak media dan akademisi mengunjungi Yakult Center Gedangan, Sidoarjo, Kamis (2/8) lalu.

Aktivitas para personel YL di Yakult Center tak kalah penting dengan pergerakan mereka di lapangan. Di dalam “kantor” yang sebenarnya berupa rumah itu, mereka mematangkan persiapan. Dari bertukar informasi seputar prospek penjualan, hingga simulasi interaksi dengan konsumen yang diperankan personel YL lainnya.

“Sesi ini kami namai Noon Ceremony atau NC. Di semua Yakult Center, umumnya memang berlangsung sekitar jam istirahat siang. Paginya, para YL sudah beredar untuk menjual, dan sempat pulang dulu untuk mengurus rumah tangga. Lalu berkumpul untuk NC, dan kembali berkeliling hingga sore hari,” urai Cipta. Di Yakult Center Gedangan, ada 15 personel YL. Usia mereka antara 30 hingga 45 tahun.

Agenda Noon Ceremony secara umum di setiap cabang Yakult atau Yakult Center. Dimulai dengan pemeriksaan kerapian, kebersihan, hingga kelengkapan properti. Dilanjutkan pengucapan prinsip falsafah dari pendiri Yakult, Minoru Shirota. Lalu ada evaluasi penjualan harian, hingga simulasi interaksi penjualan, yang diselingi berbagai yel-yel dan tepuk tangan.

Untuk poin terkait yel-yel dan tepuk tangan, para personel Yakult Lady ini memperlihatkan aksinya. Suara lantang mereka seakan cukup membuktikan, bahwa ibu-ibu ini sangat bersemangat menyongsong tugas harian di lapangan.

“Setiap hari dan setiap pekan, ada evaluasi penjualan. Terlihat penjualan per botol, juga laporan sasaran prospek mereka. Secara bergiliran, mereka juga diminta mendemonstrasikan teknik penawaran kepada calon konsumen. Di sinilah, penguasaan terhadap materi kesehatan mereka diuji,” ungkap Cipta.

Tak hanya teknik berinteraksi untuk menjual, dalam demonstrasi itu, personel Yakult Lady juga menunjukkan betapa mereka sudah menguasai materi kesehatan. Khususnya, tentang sistem pencernaan. Sebut saja seputar makanan berbahan santan dan minyak, sampai pentingnya buang air besar secara rutin.

“Mereka punya buku saku tentang semua materi itu. Di Yakult Center, materinya juga dipajang di berbagai sudut ruangan, bersama catatan kinerja mereka,” lanjut pria berkacamata ini.

Terkait penjualan, para YL di Yakult Center Gedangan ditarget menjual 250 botol per hari, atau 50 paket kemasan kecil. Jika sedang ramai, bisa 400 botol per hari.

“Potensi kami berbeda-beda, Pak. Ada yang dominan punya pelanggan di pasar, itu kebanyakan bergerak di pagi hari. Ada yang door to door ke rumah atau toko, ada pula yang ke instansi,” ujar Ifah, salah satu YL.

Setelah sesi Noon Ceremony, sekira pukul 15.00 WIB, Kaltim Post diajak mengikuti salah satu YL. Titik potensinya di sekitar kawasan Kampung Topi Punggul, Sidoarjo. Dalam waktu satu jam, Ifah, YL yang kami ikuti berhasil menjual 45 botol Yakult. “Potensi saya memang di pagi hari. Jadi, sore tidak terlalu banyak,” ungkap perempuan berjilbab ini.

Berbagai kalangan dia datangi. Dari laki-laki dan perempuan, anak-anak, dewasa, hingga usia lanjut, rumah dan toko, serta pusat keramaian seperti instansi pemerintahan. Sembari menawarkan produk Yakult, dia selingi dengan menjelaskan pentingnya sistem pencernaan yang sehat.

“Kami juga diajarkan untuk selalu mendoakan konsumen. Dengan begitu, konsumen pun akan mendoakan kita,” tutup Ifah.

Setelah mengikuti aktivitas YL, rombongan kembali berkumpul untuk beristirahat. Agenda kunjungan ke pabrik Yakult di Mojokerto, sudah menanti keesokan harinya. (ndu/k15/bersambung)

loading...

BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 13:21

Industri Ritel Makin Kompetitif, Pemain Besar Tutup Gerai

JAKARTA – Semakin kompetitifnya persaingan di dunia ritel membuat perusahaan…

Senin, 24 Juni 2019 10:19

Transportasi Online Tumbuhkan Transaksi Nontunai

SAMARINDA- Potensi ekonomi digital masih sangat besar di Kaltim. Utamanya…

Minggu, 23 Juni 2019 20:56

Bisnis Retail Masih Hadapi Goncangan, Enam Gerai Giant Ditutup

Bisnis retail menghadapi masih goncangan. PT Hero Supermarket Group Tbk,…

Sabtu, 22 Juni 2019 11:42

Bertahap Mulai Tahun Depan, Distribusi Elpiji Melon Pakai Kartu

JAKARTA – Pemerintah akan menerapkan penyaluran subsidi elpiji 3 kg…

Jumat, 21 Juni 2019 13:10

Perlu Yakinkan Pasar Sebelum B30

SAMARINDA-Mandatori pencampuran solar dengan 20 persen crude palm oil (CPO),…

Jumat, 21 Juni 2019 13:09

Investor Masih Tertarik dengan Pertambangan

SAMARINDA-Pada triwulan pertama Kaltim mencatat ada 763 izin usaha. Jumlah…

Jumat, 21 Juni 2019 13:05

Triwulan Kedua Ekonomi Kaltim Lebih Baik

SAMARINDA-Memasuki triwulan II 2019, ekonomi Kaltim diperkirakan tumbuh stabil dengan…

Jumat, 21 Juni 2019 13:03

Outflow Ramadan Rp 4,78 Triliun

SAMARINDA-Kinerja outflow saat Mei mencapai Rp 4,78 triliun, meningkat 86,03…

Jumat, 21 Juni 2019 12:58

Ekonomi Digital Kaltim Kian Pesat

SAMARINDA-Perkembangan dunia digital di Indonesia semakin pesat, tercatat pada 2018…

Jumat, 21 Juni 2019 11:57

Konsumen Sekarang Semakin Kritis

BALIKPAPAN-Tantangan marketing pada era saat ini bukan lagi seperti dulu.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*