MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Kamis, 09 Agustus 2018 06:55
Peran Penting Agen Penjualan yang Merangkap Penyuluh Nutrisi

Mengikuti Mata Rantai Yakult di Jawa Timur (1)

BERKUALITAS: Ifah menawarkan produk Yakult kepada warga yang bersantai di depan toko. Sebelum beraksi, setiap hari dia dan para Yakult Lady lain diminta mendemonstrasikan cara penawaran di depan rekan. (NUR RAHMAN/KP)

PROKAL.CO, Setelah turut dalam rombongan ke Jepang pada Ramadan lalu, Yakult kembali mengajak mitra dari awak media dan akademisi untuk melihat lebih dekat mata rantai minuman prebiotik ini di Tanah Air. Sentra produksi dan area pemasaran Jawa Timur, dipilih sebagai destinasi dalam kunjungan pekan lalu.

NUR RAHMAN, Sidoarjo

SEBENARNYA tak perlu bertandang ke Jawa Timur, apalagi ke Jepang, jika ingin berkenalan dengan Yakult Lady (YL). Agen penjualan produk Yakult dengan seragam khas kotak-kotak dominan merah itu juga tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Se-Indonesia, jumlahnya mencapai 10 ribu personel.

Manajer YL Department PT Yakult Indonesia Persada, Cipta Margana mengatakan, untuk kota seperti Balikpapan, mereka saat ini mengerahkan 35 personel YL. Sementara di Samarinda ada 72 personel. Lebih banyak, karena termasuk kebutuhan untuk daerah sekitarnya, seperti Tenggarong.

Untuk kota besar, bisa lebih gemuk lagi personelnya. Seperti kota sekelas Surabaya, penjualan Yakult dibantu oleh 325 personel YL. “Kalau di Surabaya, mereka terbagi di 30 Yakult Center. Sementara di Sidoarjo ini ada 15 Yakult Center,” ucap Cipta, saat mengajak rombongan awak media dan akademisi mengunjungi Yakult Center Gedangan, Sidoarjo, Kamis (2/8) lalu.

Aktivitas para personel YL di Yakult Center tak kalah penting dengan pergerakan mereka di lapangan. Di dalam “kantor” yang sebenarnya berupa rumah itu, mereka mematangkan persiapan. Dari bertukar informasi seputar prospek penjualan, hingga simulasi interaksi dengan konsumen yang diperankan personel YL lainnya.

“Sesi ini kami namai Noon Ceremony atau NC. Di semua Yakult Center, umumnya memang berlangsung sekitar jam istirahat siang. Paginya, para YL sudah beredar untuk menjual, dan sempat pulang dulu untuk mengurus rumah tangga. Lalu berkumpul untuk NC, dan kembali berkeliling hingga sore hari,” urai Cipta. Di Yakult Center Gedangan, ada 15 personel YL. Usia mereka antara 30 hingga 45 tahun.

Agenda Noon Ceremony secara umum di setiap cabang Yakult atau Yakult Center. Dimulai dengan pemeriksaan kerapian, kebersihan, hingga kelengkapan properti. Dilanjutkan pengucapan prinsip falsafah dari pendiri Yakult, Minoru Shirota. Lalu ada evaluasi penjualan harian, hingga simulasi interaksi penjualan, yang diselingi berbagai yel-yel dan tepuk tangan.

Untuk poin terkait yel-yel dan tepuk tangan, para personel Yakult Lady ini memperlihatkan aksinya. Suara lantang mereka seakan cukup membuktikan, bahwa ibu-ibu ini sangat bersemangat menyongsong tugas harian di lapangan.

“Setiap hari dan setiap pekan, ada evaluasi penjualan. Terlihat penjualan per botol, juga laporan sasaran prospek mereka. Secara bergiliran, mereka juga diminta mendemonstrasikan teknik penawaran kepada calon konsumen. Di sinilah, penguasaan terhadap materi kesehatan mereka diuji,” ungkap Cipta.

Tak hanya teknik berinteraksi untuk menjual, dalam demonstrasi itu, personel Yakult Lady juga menunjukkan betapa mereka sudah menguasai materi kesehatan. Khususnya, tentang sistem pencernaan. Sebut saja seputar makanan berbahan santan dan minyak, sampai pentingnya buang air besar secara rutin.

“Mereka punya buku saku tentang semua materi itu. Di Yakult Center, materinya juga dipajang di berbagai sudut ruangan, bersama catatan kinerja mereka,” lanjut pria berkacamata ini.

Terkait penjualan, para YL di Yakult Center Gedangan ditarget menjual 250 botol per hari, atau 50 paket kemasan kecil. Jika sedang ramai, bisa 400 botol per hari.

“Potensi kami berbeda-beda, Pak. Ada yang dominan punya pelanggan di pasar, itu kebanyakan bergerak di pagi hari. Ada yang door to door ke rumah atau toko, ada pula yang ke instansi,” ujar Ifah, salah satu YL.

Setelah sesi Noon Ceremony, sekira pukul 15.00 WIB, Kaltim Post diajak mengikuti salah satu YL. Titik potensinya di sekitar kawasan Kampung Topi Punggul, Sidoarjo. Dalam waktu satu jam, Ifah, YL yang kami ikuti berhasil menjual 45 botol Yakult. “Potensi saya memang di pagi hari. Jadi, sore tidak terlalu banyak,” ungkap perempuan berjilbab ini.

Berbagai kalangan dia datangi. Dari laki-laki dan perempuan, anak-anak, dewasa, hingga usia lanjut, rumah dan toko, serta pusat keramaian seperti instansi pemerintahan. Sembari menawarkan produk Yakult, dia selingi dengan menjelaskan pentingnya sistem pencernaan yang sehat.

“Kami juga diajarkan untuk selalu mendoakan konsumen. Dengan begitu, konsumen pun akan mendoakan kita,” tutup Ifah.

Setelah mengikuti aktivitas YL, rombongan kembali berkumpul untuk beristirahat. Agenda kunjungan ke pabrik Yakult di Mojokerto, sudah menanti keesokan harinya. (ndu/k15/bersambung)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Oktober 2018 06:56

Daya Beli Masyarakat Patut Diwaspadai

BALIKPAPAN – Meski kondisi ekonomi Kaltim tumbuh 3,12 persen dan ekspor di Bumi Etam turut membaik,…

Senin, 22 Oktober 2018 06:43

Sistem Perdagangan Alternatif Meningkat Signifikan

JAKARTA – Transaksi sistem perdagangan alternatif (SPA) mengalami peningkatan signifikan. Hal…

Senin, 22 Oktober 2018 06:42

Pangkas Impor Komponen Industri Elektronik

JAKARTA – Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian berharap…

Minggu, 21 Oktober 2018 06:46

Tempat Cukur Idola Pesepak Bola

WALAU terkesan sepele, bisnis tempat cukur khusus pria alias barbershop ternyata tak semudah yang dibayangkan.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .