MANAGED BY:
SABTU
23 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 08 Agustus 2018 21:53
BPJS Kesehatan akan Tindak Perusahaan 'Nakal'

MoU dengan Kejati, Sasar yang Tidak Daftarkan Karyawan dan Bayar Iuran Wajib

AJAK TERTIB: Penandatangan MoU antara BPJS Kesehatan dengan Kejati Kaltim dirangkai diskusi inj diharapkan bisa meningkatkan kesadaran maupun ketertiban perusahan dalam kewajibanya sebagai kepesertan JKN KIS.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Perusahaan atau badan usaha yang sengaja tidak mengikutsertakan karyawannya dalam perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) perlu waspada. Perusahaan itu bisa disanksi atau penindakan pada manajemen, hingga pencabutan izin usahanya sesuai ketentuan berlaku.

Ya, Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara baru saja melakukan penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Kaltim dan perangkat pemerintah terkait. Tepatnya Senin (6/8) lalu MoU dihelat di Balikpapan Horel Grand Senyiur disaksikan para pejabat terkait di lingkup provinsi dan kota.

"Penandatanganan kerja sama ini bentuk komitmen kita untuk menyukseskan program pemerintah bidang kesehatan. Yakni bertujuan meningkatkan kesadaran administrasi dan ketertiban hukum sebagai penyelenggara badan usaha pada karyawannya," jelas Kepala Kejati Kaltim, Eli Syahputra melalui Asdatun, Damly Rowelcis.

Dalam momen kesepakatan itu juga dilakukan sesi tukar informasi dari para stakeholder terkait. Seperti dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), BPJS Kesehatan dan para jaksa pengacara negara sebagai tim eksekutor sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hingga didapatkan rumusan dan formula jitu untuk penindakaan pada perusahan 'nakal'. Yakni yang tidak mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan atau sengaja lalai dalam kewajiban administrasi iuran kepesertaan.

Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan Benjamin Saut PS menyampaikan, saat ini jumlah perusahaan yang kurang patuh mendaftarkan pegawainya dan melakukan pembayaran iuran wajib kepesertaan karyawannya pada JKN tidak sedikit. Sehingga harus dilakukan berbagai langkah dan terobosan untuk mengajak manajemen perusahaan lebih tertib administrasi serta hukum. Tahapannya dilakukan sosialisasi terlebih dulu, selanjutnya surat peringatan, kemudian surat teguran dan langkah representatif dengan penindakan sesuai hukum.

"Ini bentuk upaya kami dalam membantu warga lain yang telah atau belum menjadi peserta, agar bisa terjamin kesehatannya dalam Program JKN-KIS dengan mengajak perusahaan untuk patuh dalam administrasi iuran kepesertaan dan pendaftaran karyawan. Sesuai jargon kami, “Dengan Gotong Royong, Semua Tertolong”. Ini untuk kebaikan bersama, jadi mari tertib dalam perlindungan kesehatan negara," ajak Benjamin.

Ditambahkan Benjamin, kehadiran BPJS Kesehatan ini manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Kemudian dari sisi pelayanan di Rumah Sakit (RS) yang bekerjasama akan terus ditingkatkan dalam penangan pasien pemegang KIS (Kartu Indonesia Sehat) tersebut. Selanjutnya BPJS Kesehatan juga banyak memberikan reward pada manajemen perusahan yang tertib dan patuh dalam mendaftarkan karyawannya dan melakukan iuran rutin setiap bulan. Hal ini dimaksud agar bisa dijadikan contoh oleh perusahaan lain.

Untuk jumlah kepesertaan di wilayah Kaltim masih terdapat beberapa kota dan kabupaten yang belum mendapat predikat universal health coverange (UHC). Diantaranya Kabupaten Kutai Kartanegar (Kukar) , Kutai Timur (Kutim), Bontang, Berau, Paser, Penajam Paser Utara (PPU) dan Samarinda.

"Diharapkan dengan makin tertib kepesertaan dan iuran perorangan maupun dari perusahan, program pemerataan kesehatan di Indonesia bisa maksimal. Mulai dari kota hingga desa. Ayo sukseskan program JKN KIS ini," ajak Benjamin didampingi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan Endang Diarti.(hry/)


BACA JUGA

Jumat, 22 Februari 2019 12:52

KLIRR...!! Buntut Tilang karena Angkut Cabai, Dua Polisi Dibebas Tugaskan

"Sudah kami temui pihak sopir di rumahnya, di Kukar. Sudah…

Senin, 18 Februari 2019 12:40

26 Siswa Ikuti Seleksi PPDB SMA Pradita Dirgantara Tingkat Daerah

BALIKPAPAN – Lanud Dhomber Balikpapan melaksanakan tes tingkat  daerah kepada…

Jumat, 15 Februari 2019 10:52

KONI Ancam Tak Beri Rekomendasi

BALIKPAPAN – Polemik pemilihan ketua Pengurus Cabang Persatuan Renang Seluruh…

Jumat, 15 Februari 2019 10:51

Protes Hasil Muskot PRSI Balikpapan, Lima Klub Ancam Boikot

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Renang…

Rabu, 13 Februari 2019 13:30

Gara-Gara Ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan Terancam Dipecat..!!

BALIKPAPAN – Para komisioner Bawaslu Balikpapan satu suara memilih tidak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:08

Jurnalis Dituntut Jadi "Watchdog", Kritik Perusahaan Demi Keselamatan Planet Bumi

BALIKPAPAN- Seorang jurnalis dituntut menjadi "watchdog" atau penjaga planet bumi…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Sidang Perdana Kasus Pembuangan Bayi di Toilet Bandara, Panik si Bayi Tak Bernapas

BALIKPAPAN – Kasus pembuangan bayi di dalam kloset Bandara Sultan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Disporapar akan Resmikan Objek Wisata Baru

BALIKPAPAN – Memeriahkan hari jadi Kota Minyak ke-122, berbagai agenda…

Kamis, 31 Januari 2019 07:47

Buru Tiketnya sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN - Persiapkan diri akhir pekan ini. Minggu (3/2) merupakan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:44

Balikpapan Tertinggi Dalam Catatan ORI

BALIKPAPAN – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Kaltim menetapkan Balikpapan menjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*