MANAGED BY:
RABU
22 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Rabu, 08 Agustus 2018 21:53
BPJS Kesehatan akan Tindak Perusahaan 'Nakal'

MoU dengan Kejati, Sasar yang Tidak Daftarkan Karyawan dan Bayar Iuran Wajib

AJAK TERTIB: Penandatangan MoU antara BPJS Kesehatan dengan Kejati Kaltim dirangkai diskusi inj diharapkan bisa meningkatkan kesadaran maupun ketertiban perusahan dalam kewajibanya sebagai kepesertan JKN KIS.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Perusahaan atau badan usaha yang sengaja tidak mengikutsertakan karyawannya dalam perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) perlu waspada. Perusahaan itu bisa disanksi atau penindakan pada manajemen, hingga pencabutan izin usahanya sesuai ketentuan berlaku.

Ya, Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kedeputian Wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara baru saja melakukan penandatanganan MoU atau Nota Kesepahaman dengan Kejaksaan Tinggi Negeri (Kejati) Kaltim dan perangkat pemerintah terkait. Tepatnya Senin (6/8) lalu MoU dihelat di Balikpapan Horel Grand Senyiur disaksikan para pejabat terkait di lingkup provinsi dan kota.

"Penandatanganan kerja sama ini bentuk komitmen kita untuk menyukseskan program pemerintah bidang kesehatan. Yakni bertujuan meningkatkan kesadaran administrasi dan ketertiban hukum sebagai penyelenggara badan usaha pada karyawannya," jelas Kepala Kejati Kaltim, Eli Syahputra melalui Asdatun, Damly Rowelcis.

Dalam momen kesepakatan itu juga dilakukan sesi tukar informasi dari para stakeholder terkait. Seperti dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), BPJS Kesehatan dan para jaksa pengacara negara sebagai tim eksekutor sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hingga didapatkan rumusan dan formula jitu untuk penindakaan pada perusahan 'nakal'. Yakni yang tidak mendaftarkan karyawannya sebagai peserta BPJS Kesehatan atau sengaja lalai dalam kewajiban administrasi iuran kepesertaan.

Deputi Direksi Wilayah Kaltimtengseltara BPJS Kesehatan Benjamin Saut PS menyampaikan, saat ini jumlah perusahaan yang kurang patuh mendaftarkan pegawainya dan melakukan pembayaran iuran wajib kepesertaan karyawannya pada JKN tidak sedikit. Sehingga harus dilakukan berbagai langkah dan terobosan untuk mengajak manajemen perusahaan lebih tertib administrasi serta hukum. Tahapannya dilakukan sosialisasi terlebih dulu, selanjutnya surat peringatan, kemudian surat teguran dan langkah representatif dengan penindakan sesuai hukum.

"Ini bentuk upaya kami dalam membantu warga lain yang telah atau belum menjadi peserta, agar bisa terjamin kesehatannya dalam Program JKN-KIS dengan mengajak perusahaan untuk patuh dalam administrasi iuran kepesertaan dan pendaftaran karyawan. Sesuai jargon kami, “Dengan Gotong Royong, Semua Tertolong”. Ini untuk kebaikan bersama, jadi mari tertib dalam perlindungan kesehatan negara," ajak Benjamin.

Ditambahkan Benjamin, kehadiran BPJS Kesehatan ini manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Kemudian dari sisi pelayanan di Rumah Sakit (RS) yang bekerjasama akan terus ditingkatkan dalam penangan pasien pemegang KIS (Kartu Indonesia Sehat) tersebut. Selanjutnya BPJS Kesehatan juga banyak memberikan reward pada manajemen perusahan yang tertib dan patuh dalam mendaftarkan karyawannya dan melakukan iuran rutin setiap bulan. Hal ini dimaksud agar bisa dijadikan contoh oleh perusahaan lain.

Untuk jumlah kepesertaan di wilayah Kaltim masih terdapat beberapa kota dan kabupaten yang belum mendapat predikat universal health coverange (UHC). Diantaranya Kabupaten Kutai Kartanegar (Kukar) , Kutai Timur (Kutim), Bontang, Berau, Paser, Penajam Paser Utara (PPU) dan Samarinda.

"Diharapkan dengan makin tertib kepesertaan dan iuran perorangan maupun dari perusahan, program pemerataan kesehatan di Indonesia bisa maksimal. Mulai dari kota hingga desa. Ayo sukseskan program JKN KIS ini," ajak Benjamin didampingi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan Endang Diarti.(hry/)


BACA JUGA

Selasa, 21 Agustus 2018 08:43

Perbaikan Panel Tunggu Pemeriksaan Polisi

BALIKPAPAN – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapanmasih menunggu hasil pemeriksaan kepolisian…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:42

Harga Naik, Stok Dijamin Aman

BALIKPAPAN - Harga sembako jelang Iduladha mengalami peningkatan. Angkanya mencapai 5 persen. Kenaikan…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:39

Dua Jamaah Tak Bisa Ikut Wukuf

JELANG wukuf, cuaca buruk melanda Arafah. Angin kencang dan hujan terjadi sejak Ahad (19/8) magrib.…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:36

Tanamkan Sikap Peduli kepada Anak Didik

BALIKPAPAN - SMPIT dan SDIT Istiqamah Balikpapan Selatan ambil bagian dalam penanggulangan bencana…

Selasa, 21 Agustus 2018 08:34

Ajak Warga Jaga Kelestarian Air

BALIKPAPAN - PDAM Balikpapan bersama mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) yang melakukan kuliah…

Senin, 20 Agustus 2018 08:32

Dugaan Mengarah ke Orang Dalam

BALIKPAPAN – Hingga Minggu (19/8), pelaku pencurian panel genset di Stadion Batakan, Balikpapan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:29

Kebakaran Lahan Mengintai

BALIKPAPAN - Cuaca terik yang melanda Kota Minyak beberapa hari terakhir mulai mengancam. Dalam kurun…

Senin, 20 Agustus 2018 08:26

Galang Dana Sekaligus Edukasi Sejarah

KEPEDULIAN terhadap korban gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, terus ditunjukkan…

Senin, 20 Agustus 2018 08:21

Tak Perlu Khawatir meski dari Luar Daerah

DISTRIBUSI sapi ke Balikpapan jelang Iduladha mengalami peningkatan. Dalam dua bulan terakhir (Juli-Agustus),…

Minggu, 19 Agustus 2018 12:12

Tarian di Semarak Hari Kemerdekaan

REPUBLIK Indonesia baru saja merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-73 pada Jumat (17/8). Untuk memeriahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .