MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 07 Agustus 2018 19:41
Penurunan Tanah Dianggap Lumrah di Bawah Flyover
RETAK BIASA?: Retakan flyover Air Hitam kian melebar.

PROKAL.CO, class="p1">POLEMIK rancangan oprit Flyover Air Hitam yang disebut mengancam konstruksi jembatan ditepis ahli konstruksi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Thamrin Rahman. Menurutnya, retakan pada dinding oprit hal lumrah. Tidak berdampak pada konstruksi jembatan. Adapun penurunan yang terjadi sekarang adalah proses konsolidasi akibat beban oprit. Sebab, oprit tidak disanggah dengan tiang pancang. “Hanya didudukkan di atas aspal. Karena berat, maka terjadilah konsolidasi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, ada waktu tertentu untuk proses tersebut. Namun, untuk penurunan kali ini sebagai penurunan primer atau penurunan sesaat. “Pada saat ditimbun langsung turun sekian sentimeter. Tinggal melihat, apakah masih besar penurunannya setelah ini,” katanya.Thamrin melanjutkan, ada yang namanya penurunan lanjutan. Itu bisa turun dalam lima sampai sepuluh  tahun ke depan. Tapi yang besar penurunannya pada tiga tahun pertama. “Bergantung jenis tanahnya. Kalau di daerah Jalan AW Sjahranie tanahnya lempung, memang harus terjadi konsolidasi, itu lumrah. Lagi pula flyover tidak alami penurunan, bagian oprit memang iya,” bebernya.

Mengenai retakan yang terjadi pada sisi kiri dan kanan bagian tersebut, disebabkan bagian tersebut tertarik. Pasalnya, ada bagian oprit yang menurun dan ada yang tidak. “Sisi Jalan AW Sjahranie kan sebagian ada yang dipancang dan tidak (oprit). Makanya kalau melintas ada cekungan. Terbukti bentang atas tidak turun,” terangnya. Menurutnya, tanah yang ditimbun sudah tidak menyatu dengan beton di atasnya. Itu dikarenakan oprit di sisi Jalan AW Sjahranie sudah disanggah dengan tiang pancang. 

“Makanya sekarang sudah tidak bergerak,” sebutnya. Pemancangan tersebut untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan berlebihan. Dia menilai, hal tersebut biasa saja. “Yang bahaya kalau tekanan oprit itu mendorong abutment di depannya. Sepanjang tidak terjadi, tidak masalah. Tinggal perbaiki opritnya,” sarannya. 

Terkait penanganan yang ideal, dia tidak berani berspekulasi terlalu jauh. Pasalnya, sudah ada Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ). “Layak atau tidaknya dioperasikan, mereka yang lebih berhak komentar. Kalau sudah dibilang layak dan bersertifikat artinya layak. Kan sudah ada surat kelayakannya,” pungkasnya. (*/dq/riz/k18)

 

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:23

BISA DICEK..!! Formulir C1 Sudah Diumumkan di Setiap Kelurahan

SAMARINDA- Untuk transparansi serta melaksanakan amanat undang-undang, Komisi Pemilihan Umum…

Rabu, 24 April 2019 09:10

Sarang Sabu di Kota Samarinda Kembali Digerebek, 15 Orang Diangkut BNNP

SAMARINDA – Sarang 'narkotika' Samarinda berada di Jalan Kesejahteraan I…

Selasa, 23 April 2019 09:34
Kasus “Serangan Fajar” di Jalan Pramuka

Bukti Bertambah, Seorang Caleg Diperiksa

SAMARINDA–Desakan agar Bawaslu Samarinda menuntaskan dugaan “serangan fajar” di Jalan…

Selasa, 23 April 2019 09:33

Jarang Sosialisasi, Kerap Keluar Malam

SAMARINDA–Aktivitas, Senin (22/4) pagi, warga Jalan Lambung Mangkurat, Gang Syahdan…

Selasa, 23 April 2019 09:32

“Tambang, Bom Waktu yang Mengancam Lingkungan”

Hari Bumi Internasional bisa dimaknai dengan banyak cara. Salah satunya…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Masih Menunggu Validasi di Kecamatan

SAMARINDA–Informasi perolehan suara dalam pemilu serentak terus diperbarui. Terbaru, dari…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Pelaku di-SP I, Kasus Diserahkan ke Inspektorat

SAMARINDA–Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kecamatan Samarinda Ulu…

Senin, 22 April 2019 21:41

Job Market Fair Digelar di Kantor Disnakertrans Kaltim, Terdapat 1.377 Lowongan Kerja

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menggelar…

Senin, 22 April 2019 09:18

Pulang Kerja, Rumah Tinggal Bara

NASIB malang menimpa Novi Diana Wati (32). Perempuan yang kesehariannya bekerja…

Senin, 22 April 2019 09:18

Sulit Harapkan APBD Perubahan

SAMARINDA–Renovasi SD 005 di Loa Janan Ilir jadi sorotan Panitia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*