MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 07 Agustus 2018 19:41
Penurunan Tanah Dianggap Lumrah di Bawah Flyover
RETAK BIASA?: Retakan flyover Air Hitam kian melebar.

PROKAL.CO, class="p1">POLEMIK rancangan oprit Flyover Air Hitam yang disebut mengancam konstruksi jembatan ditepis ahli konstruksi dari Universitas Mulawarman (Unmul) Thamrin Rahman. Menurutnya, retakan pada dinding oprit hal lumrah. Tidak berdampak pada konstruksi jembatan. Adapun penurunan yang terjadi sekarang adalah proses konsolidasi akibat beban oprit. Sebab, oprit tidak disanggah dengan tiang pancang. “Hanya didudukkan di atas aspal. Karena berat, maka terjadilah konsolidasi,” ujarnya.

Dia melanjutkan, ada waktu tertentu untuk proses tersebut. Namun, untuk penurunan kali ini sebagai penurunan primer atau penurunan sesaat. “Pada saat ditimbun langsung turun sekian sentimeter. Tinggal melihat, apakah masih besar penurunannya setelah ini,” katanya.Thamrin melanjutkan, ada yang namanya penurunan lanjutan. Itu bisa turun dalam lima sampai sepuluh  tahun ke depan. Tapi yang besar penurunannya pada tiga tahun pertama. “Bergantung jenis tanahnya. Kalau di daerah Jalan AW Sjahranie tanahnya lempung, memang harus terjadi konsolidasi, itu lumrah. Lagi pula flyover tidak alami penurunan, bagian oprit memang iya,” bebernya.

Mengenai retakan yang terjadi pada sisi kiri dan kanan bagian tersebut, disebabkan bagian tersebut tertarik. Pasalnya, ada bagian oprit yang menurun dan ada yang tidak. “Sisi Jalan AW Sjahranie kan sebagian ada yang dipancang dan tidak (oprit). Makanya kalau melintas ada cekungan. Terbukti bentang atas tidak turun,” terangnya. Menurutnya, tanah yang ditimbun sudah tidak menyatu dengan beton di atasnya. Itu dikarenakan oprit di sisi Jalan AW Sjahranie sudah disanggah dengan tiang pancang. 

“Makanya sekarang sudah tidak bergerak,” sebutnya. Pemancangan tersebut untuk menjaga agar tidak terjadi penurunan berlebihan. Dia menilai, hal tersebut biasa saja. “Yang bahaya kalau tekanan oprit itu mendorong abutment di depannya. Sepanjang tidak terjadi, tidak masalah. Tinggal perbaiki opritnya,” sarannya. 

Terkait penanganan yang ideal, dia tidak berani berspekulasi terlalu jauh. Pasalnya, sudah ada Komisi Keamanan Jembatan Terowongan dan Jalan (KKJTJ). “Layak atau tidaknya dioperasikan, mereka yang lebih berhak komentar. Kalau sudah dibilang layak dan bersertifikat artinya layak. Kan sudah ada surat kelayakannya,” pungkasnya. (*/dq/riz/k18)

 

loading...
BERITA TERKAIT

BACA JUGA

Selasa, 23 Oktober 2018 09:04

Rendahnya Pemilih Karena Tidak Ada Sanksi Bagi Golput?

SAMARINDA-  Rendahnya partisipasi masyarakat pada saat  pencoblosan, baik pemilihan kepala…

Selasa, 23 Oktober 2018 09:02

Kebakaran RT 21 Pelita Hanguskan 8 Rumah

SAMARINDA- Kebakaran pemukiman warga di RT 21 Kelurahan Pelita yang terjadi Senin siang (22/10) sekitar…

Senin, 22 Oktober 2018 12:09
BREAKING NEWS

Kebakaran di Jalan Lambung Mangkurat, Petugas Masih Berupaya Padamkan Api

SAMARINDA- Kebakaran hebat melanda Samarinda. Kali ini terjadi di Jalan Lambung Mangkurat Gang 6, Samarinda.…

Senin, 22 Oktober 2018 10:55

Ruang Tamu Jadi Saksi Arsyad Begituan dengan Anak Majikan

SAMARINDA- Arsyad merasakan dinginnya lantai penjara karena melakukan perbuatan asusila terhadap Bulan…

Senin, 22 Oktober 2018 09:50

KPU Evaluasi Partisipasi Masyarakat pada Pilgub Kaltim

SAMARINDA- Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi Kalimantan Timur (KPUD Kaltim) melakukan evaluasi atas…

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:35

Bawaslu Samarinda Sidangkan Alat Peraga Caleg Salahi Aturan

SAMARINDA- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Samarinda memanggil dan menyidangkan sejumlah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:32

Ganti Kartu Debet Anda dengan Logo GPN, Ini Dia Sejumlah Keuntungannya

SAMARINDA- Kegiatan Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) di Samarinda akan berlangsung esok, Minggu,…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:34

Ada Keinginan Resimen Mahasiswa Diaktifkan Kembali

SAMARINDA- Perwakilan Kementerian Pertahanan (PKP) Provinsi Kalimantan Timur mengajak seluruh mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .