MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 07 Agustus 2018 08:14
Proyek Tak Penting Justru Dapat Duit

Komisi III Ngotot Biaya Pengendalian Banjir Diguyur Rp 123 Miliar

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Kebijakan anggaran Pemkot Balikpapan dipertanyakan. Gembar-gembor memprioritaskan proyek-proyek penanggulangan banjir, tak tergambar dalam usulan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2019. Sejumlah proyek yang tak penting malah diusulkan dapat kucuran miliaran rupiah.

Anggota Komisi III DPRD Balikpapan, Syukri Wahid membeberkan KUA-PPAS Dinas Pekerjaan Umum. Di mana, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) memplot anggaran Rp 430 miliar untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkantor di Jalan Ruhui Rahayu tersebut.

Lebih lanjut, dalam rencana kerja (Renja) yang tercermin dalam rencana strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum pada tahun depan, kebutuhan anggaran instansi ini sebesar Rp 503 miliar. Dari jumlah itu, TAPD mengabulkan Rp 430 miliar saja. Di mana bagian sumber daya air (SDA) dan drainase yang bertugas mengerjakan kegiatan penanggulangan banjir hanya dapat bagian Rp 89 miliar.

“Artinya hanya seperlima saja dari anggaran total Dinas PU. Dari sini tidak mencerminkan keberpihakan anggaran untuk penanggulangan banjir,” ujarnya. Bandingkan saja dengan jatah untuk bidang lain. Bidang Jalan dan Jembatan dapat Rp 155 miliar. Bidang Penyehatan Lingkungan dan Permukiman dapat Rp 91 miliar. Bidang Gedung Pemerintah kecipratan Rp 84 miliar. Lalu Sekretariat Dinas PU mendapat Rp 9 miliar. Dari komposisi tersebut, tak terlihat bahwa penanganan banjir mendapatkan prioritas.

Makanya, Komisi III DPRD Balikpapan telah sepakat menaikkan pagu untuk Bagian SDA dan Drainase menjadi Rp 123 miliar, bertambah Rp 34 miliar. Jumlah itu sesuai dengan renstra 2019. “Hari Ini sedang dibahas lagi di ruang Sekda. Besok (hari ini) baru dibahas lagi dengan kami (Komisi III),” tambahnya. Dari mana sumber anggaran untuk menambah alokasi Rp 34 miliar itu? Komisi III tak mau tahu. Bisa saja dengan menambah target pendapatan asli daerah (PAD ). Atau bisa dengan melakukan penghematan kegiatan-kegiatan lain. Apalagi, beberapa mata anggaran dianggap tak penting. Misalnya, rencana alokasi Rp 3,7 miliar untuk lansekap halaman kantor wali kota.

“Ini apa? Sementara akses untuk penyandang disabilitas malah tidak dikasih anggaran. Makanya kami coret yang Rp 3,7 miliar tadi, kami alihkan Rp 1 miliar untuk akses penyandang disabilitas,” ujarnya. Menurutnya, masih banyak mata anggaran yang kerap dipertanyakan oleh Komisi III. “Kenapa kegiatan A dapat anggaran, padahal tak prioritas. Lebih prioritas kegiatan B, misalnya. Saya sampai tanya, mau diapain lagi itu halaman wali kota. Memangnya masyarakat butuh taman di situ?” tegasnya.

Terlepas dari itu, pembahasan KUA-PPAS masih belum final. Namun ketika pagu untuk Bidang SDA dan Drainase naik menjadi Rp 123 miliar, berarti itu sudah sepertiga dari total pagu untuk Dinas PU. Diketahui, dari KUA-PPAS yang dibahas tersebut, produknya berupa Rencana APBD 2019.

Dikonfirmasi terpisah, Wali Kota Rizal Effendi tampak belum tahu mengenai minimnya usulan pagu anggaran untuk proyek penanggulangan banjir tersebut. Rizal menyebut, soal anggaran menjadi kewenangan DPRD untuk menentukan. “Nanti kita evaluasi lagi mana yang masih kurang. Tanya pak sekda (Sayid MN Fadli) yang lebih teknisnya,” pungkasnya. (rsh/riz/k18)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 11:00
Terminal Lama Jadi Lokasi Parkir Taksi Gelap

Jangan Ada Taksi Gelap Lagi, Ini Solusi dari Angkasa Pura I

BALIKPAPAN – Meski dibolehkan memanfaatkan terminal lama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:37

Hidangan Nusantara Tersedia 24 Jam

JELANG puncak ibadah haji, suhu di Makkah mencapai 50 derajat celsius. Hal ini diungkapkan Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:34

PLTU Muara Jawa Mulai Sinkronisasi

BALIKPAPAN – PLTU Mulut Tambang (MT) dengan kapasitas 2 x 27,5 MW di Kecamatan Muara Jawa, Kukar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:31

Dua Bacaleg Terindikasi Mantan Napi

BALIKPAPAN – Tahapanpemilihan umum legislatif 2019 saat ini sudah memasuki masa sanggah Daftar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:30

Habis Gowes Lanjut Rafting

TOUR de Ijen 2018 gelaran Borneo Enterprisindo (EO Kaltim Post) bersama Trans Borneo Travel and Adventure…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:00
Pengakuan Sopir sebelum Penertiban di Bandara Sepinggan

Tim Negosiator Tak Jalan

BALIKPAPAN - Lalu lintas angkutan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan kembali normal.…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:29

Perizinan Dijamin Lebih Cepat

DARI lima poin kesepakatan antara Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional Sepinggan dengan…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:28

Jelang Wukuf Jamaah Batuk dan Pilek

WUKUF di Arafah sesuai dengan rencana perjalanan haji (RPH) Tahun 1439 H/2018 M jatuh pada Senin (20/8)…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:27

Kebutuhan Sapi Defisit Dua Ribu Ekor

BALIKPAPAN –Jelang Iduladha, pemerintah dan Polda Kaltim kian gencar merazia sapi yang masuk ke…

Rabu, 15 Agustus 2018 08:29

Konflik di Bandara SAMS Sepinggan Berakhir di Warung Kopi

BALIKPAPAN –  Kegaduhan yang terjadi di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .