MANAGED BY:
JUMAT
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Selasa, 07 Agustus 2018 07:03
Bicara tentang Pertemuan

Folk Music Festival 2018

HANGAT: Suasana "Makan Sayang" dengan para cast film Aruna dan Lidahnya.(andre/zetizen team)

PROKAL.CO, KUSUMA Agrowisata, Batu, kembali menjadi saksi kejutan-kejutan hebat yang disajikan Folk Music Festival (FMF). Memasuki tahun keempat, pergelaran musik tahunan rancangan SATS Co itu kembali dihelat pada 3–5 Agustus. Kejutan yang berbeda tiap tahun menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan penonton FMF yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.

Misalnya, tahun ini FMF menyatukan pencinta literasi dan musik dalam satu perhelatan besar. Beberapa diskusi musik dan literasi seperti Sekelebat Festival, Folk Indonesia Timur, Semesta Online Media, dan Literasi Indonesia Timur mendapatkan antusiasme tinggi dari pengunjung pada hari pertama. Sebagai klimaks, Farid Stevy bersama FLKTVLST (FSTVLST dalam format akustik) menutup hari pertama dengan mengajak Gunawan Maryanto, Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca), Pusakata, dan Alek Kowalski naik ke atas panggung untuk bersuara dalam lagu Hal-Hal Ini Terjadi.

Pada hari kedua, agenda Makan Sayang memanjakan pengunjung dengan cast dan kru film Aruna dan Lidahnya. Di momen itu juga, untuk kali pertama, trailer diputarkan. Sorenya, trio Daramuda yang beranggota Danilla, Sandrayati Fay, dan Rara Sekar menghangatkan suasana dengan beberapa lagu baru. Sebagai penutup hari, Efek Rumah Kaca memberikan kejutan besar dengan menampilkan sang basis yang lama vakum, Adrian Yunan. Riuh pengunjung berhasil diubah Cholil menjadi paduan suara yang penuh semangat ketika lagu-lagu mengentak mulai dimainkan.

Pada hari terakhir, suasana makin hangat berkat penampilan Reda Gaudiamo. Setelah ditinggal Ari, sang partner di Ari Reda, kini Reda tampil sebagai solois. Suasana berubah lebih sendu saat musikalisasi puisi Aku Ingin dinyanyikan sebagai penutup. Namun, penonton berubah energik ketika Ari Lesmana dkk dari Fourtwnty membawa lagu-lagu jagoannya. Tak luput, ribuan flashlight mulai dinyalakan saat lagu Zona Nyaman dibawakan. White Shoes and the Couples Company yang menjadi harta karun pada FMF kali ini –setelah pada tahun sebelumnya batal tampil– menyuguhkan penampilan terbaiknya berbalut outfit khas era 40-an. Ribuan penonton yang sebelumnya duduk langsung beranjak berdiri dan mendekati panggung.

Konsep baru yang diusung Folk Music Festival tahun ini berhasil menjadi ruang pertemuan yang hangat bagi para tokoh literasi, musisi, dan penikmat musik. Meski udara terlampau dingin, ribuan penonton tetap menikmati suasana sejuk di tengah lapangan rumput dengan pemandangan bukit di belakang panggung utama. ’’Ini konsep festival yang sangat menarik yang tentu bisa jadi inspirasi bagi kota-kota lain untuk menyelenggarakan acara serupa atau bahkan lebih baik. Aku merasakan kesetaraan di antara pengunjung dan pengisi acara,’’ ujar Rendy, mahasiswa asal Bandung. (yog/c14/raf)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 06:59

Beneran Jadi Putih nih?

BANYAK yang bilang, kulit akan lebih cerah, putih, dan sehat jika kita mengonsumsi minuman berkolagen.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:56

Pentingnya Protein Sumber Elastisitas

KOLAGEN emang salah satu protein yang dibutuhkan tubuh manusia. Namun, segala sesuatu yang berlebihan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:02

Di Balik Naskah Radio

MESKI di era digital dengerin musik itu gampang, radio nyatanya tetap eksis dan bertahan. Kalau selama…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:14

Comeback si Junior SM Entertaitment

TIAP karya diawali dengan keberanian. Ungkapan itu dipahami betul oleh NCT 127 yang menandai kembalinya…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:12

Get Closer to Your Idol

Idol is they are who have your world. Yap! Kehadiran para idol otomatis bikin kita lebih bersemangat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:12

What You Should Know

JADI salah satu boyband di bawah naungan SM Entertainment, jelas NCT punya keunikan tersendiri. Dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:16

Knock Knock! Here's My Letter

DULU berhubungan dengan orang yang berada jauh di sana cuma bisa mengandalkan pak pos. Now, say hi to…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:15

Penyatu Para Postcrosser

’’The proper definition of a man is an animal that writes letters.’’ ? Lewis…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:14

Tahu Nggak sih?

SELAMAT Hari Pos Sedunia! Meski saat ini kita udah dibuai kemudahan bertukar pesan yang serbacanggih…

Selasa, 09 Oktober 2018 07:04

Musik Lintas Generasi dalam Synchronize Fest 2018

IT’S a Movement! Tagline itu menjadi ’’gerbang’’ pembuka dalam perhelatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .