MANAGED BY:
RABU
14 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 06 Agustus 2018 08:43
WADUH..!! Ternyata Masalah Flyover Air Hitam Serius

Penurunan Tanah Terus Terjadi 10 Tahun ke Depan

PERLU DIAUDIT: Angkur, bagian besi yang melengkung dan menusuk ke dalam fondasi Jembatan Layang Air Hitam dari hari ke hari terlihat. Material tembok pun berjatuhan. (RAMA SIHOTANG/KALTIM POST)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kualitas konstruksi jembatan layang (flyover) Air Hitam mengundang tanda tanya publik. Belum genap dua tahun beroperasi, bangunan mulai retak-retak. Bahkan kondisinya cukup serius ketika diperiksa lebih detail lagi.  

Pengamat konstruksi Haryoto menuturkan, berdasarkan hasil pemantauannya, retakan lebih dari yang dibayangkan sebelumnya. Angkur, bagian besi yang melengkung dan menusuk ke dalam fondasi sloof dari hari ke hari terlihat. Material tembok pun berjatuhan. Menurutnya, kejadian ini perlu perhatian serius dan segera. Mengingat badan jalan flyover mengalami penurunan akibat konstruksi fondasi retak.

Apalagi sisi kanan dari arah Jalan AW Sjahranie, dinding pecah dan terlihat menurun. “Penanganan pertama, seperti penambalan rontok semua. Apalagi angkur ada yang tercabut dan tergantung. (Sehingga) penanganan tidak hanya ditambal," sarannya. Haryoto melanjutkan, pihak terkait harusnya memahami isi oprit (timbunan tanah) dan bagian lainnya yang bermasalah. "Apa mutunya sesuai spesifikasi dan dilaksanakan sesuai desain?" ungkapnya.

Dia melanjutkan, jika oprit mengalami penurunan kurang dalam 10 tahun, maka pembangunan jembatan perlu dievaluasi. “Percuma ada insinyur profesional bersertifikat. Apalagi, saya perhatikan tidak ada pergerakan tanah dasar ke samping (Flyover Air Hitam)," sebutnya. Pria yang bertugas di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim ini menuturkan, konsultan dan dinas terkait harus lebih jeli lagi memahami kondisi Flyover Air Hitam termasuk mempelajari kendali mutu ketika membangun. "Apalagi balok ring sampai retak. Berarti (masalah) serius," bebernya.

Namun, Haryoto enggan berspekulasi. Dia menegaskan, apabila lantai jembatan layang menurun dianggap aman, maka itu perlu dikoreksi. Dia khawatir, tiba-tiba dinding jebol. Karena balok penyangga patah. "Harusnya dipikirkan sampai ke sana. (Karena) retakan menganga bahkan material isi menyembul keluar," tuturnya. Lantas apakah Flyover Air Hitam masih layak dilintasi? Haryoto mengaku tidak mudah memprediksi. "Kan baru selesai dikerjakan akhir 2016. Hitungannya masih barang baru," ungkap dia.

"Yang jelas, aman tidaknya yang paling tahu konsultan pembangunan. Dia yang memberi rekomendasi pekerjaan selesai, layak atau tidak diterima sesuai rencana. Masalah transportasi bukan hanya aman, faktor nyaman juga diperhatikan," jelasnya.

Sementara itu, konsultan pembangunan Flyover Air Hitam Taufik Rinaldi memastikan, retakan bukan karena kendaraan melintas. "Retakan karena getaran. Banyak kendaraan besar melintas di samping flyover. Tidak berpengaruh pada struktur (jembatan layang)," kata dia. Dia melanjutkan, meski tidak memiliki pengaruh, penurunan akan terus terjadi selama 10 tahun ke depan. Tetapi, itu tidak akan berdampak buruk. "Tanah di kawasan (Jalan) AW Sjahranie ‘kan lembek. Pergeseran tanah merupakan proses pengerasan," ungkapnya. (*/dq/riz/k15)


BACA JUGA

Selasa, 13 November 2018 08:23

BEJAT..!! Modal Rp 5 Ribu, Oknum Guru Ngaji Setubuhi Murid

SAMARINDA – Sebagai seorang tenaga pengajar, seharusnya memberikan pelajaran yang…

Senin, 12 November 2018 08:20

Penerangan Jalan Minim, Ternyata Ini yang Diprioritaskan Dishub

SAMARINDA – Sampai sekarang, penerangan jalan umum (PJU) di Samarinda…

Senin, 12 November 2018 07:57

Dapat Acungan Jempol Menteri Keuangan

IMPLEMENTASI smart city Kota Samarinda mendapat perhatian serius dari pemerintah…

Minggu, 11 November 2018 08:24

KSOP Semprit Pengelola Pelabuhan

SAMARINDA – Semrawut, masuk bukan pada jalan seharusnya, masih ada…

Sabtu, 10 November 2018 23:33

Asset Hotel Atlet dan Lahan Transmart Telah Dinilai Oleh DJKN

SAMARINDA- Tak banyak yang tahu jika Pemerintah Provinsi Kaltim telah…

Sabtu, 10 November 2018 06:54

Empat Tahanan Jebol Jeruji Besi

LANGIT  masih gelap, jarum jam dinding menunjukkan pukul 04.10 Wita.…

Jumat, 09 November 2018 09:59

Pulau Derawan Perlu Perhatian

SAMARINDA–Pulau Derawan yang menjadi salah satu lokasi wisata unggulan di…

Jumat, 09 November 2018 09:39

Libatkan Milenial, Securitech Kembangkan Sayap di Samarinda

SAMARINDA – Securitech Indonesia (PT. Candi Agung Majapahit) melebarkan sayapnya…

Jumat, 09 November 2018 08:08

Karena Utang, Persahabatan Tumbang

PERSAHABATAN yang sudah terjalin lama, hancur begitu saja. Rudiansyah (26)…

Kamis, 08 November 2018 08:46

IMB Masjid Pemprov Tak Kunjung Terbit, Ini Alasannya...

SAMARINDA- Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Samarinda tidak dapat mengintervensi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .