MANAGED BY:
SABTU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Senin, 06 Agustus 2018 08:43
WADUH..!! Ternyata Masalah Flyover Air Hitam Serius

Penurunan Tanah Terus Terjadi 10 Tahun ke Depan

PERLU DIAUDIT: Angkur, bagian besi yang melengkung dan menusuk ke dalam fondasi Jembatan Layang Air Hitam dari hari ke hari terlihat. Material tembok pun berjatuhan. (RAMA SIHOTANG/KALTIM POST)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Kualitas konstruksi jembatan layang (flyover) Air Hitam mengundang tanda tanya publik. Belum genap dua tahun beroperasi, bangunan mulai retak-retak. Bahkan kondisinya cukup serius ketika diperiksa lebih detail lagi.  

Pengamat konstruksi Haryoto menuturkan, berdasarkan hasil pemantauannya, retakan lebih dari yang dibayangkan sebelumnya. Angkur, bagian besi yang melengkung dan menusuk ke dalam fondasi sloof dari hari ke hari terlihat. Material tembok pun berjatuhan. Menurutnya, kejadian ini perlu perhatian serius dan segera. Mengingat badan jalan flyover mengalami penurunan akibat konstruksi fondasi retak.

Apalagi sisi kanan dari arah Jalan AW Sjahranie, dinding pecah dan terlihat menurun. “Penanganan pertama, seperti penambalan rontok semua. Apalagi angkur ada yang tercabut dan tergantung. (Sehingga) penanganan tidak hanya ditambal," sarannya. Haryoto melanjutkan, pihak terkait harusnya memahami isi oprit (timbunan tanah) dan bagian lainnya yang bermasalah. "Apa mutunya sesuai spesifikasi dan dilaksanakan sesuai desain?" ungkapnya.

Dia melanjutkan, jika oprit mengalami penurunan kurang dalam 10 tahun, maka pembangunan jembatan perlu dievaluasi. “Percuma ada insinyur profesional bersertifikat. Apalagi, saya perhatikan tidak ada pergerakan tanah dasar ke samping (Flyover Air Hitam)," sebutnya. Pria yang bertugas di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kaltim ini menuturkan, konsultan dan dinas terkait harus lebih jeli lagi memahami kondisi Flyover Air Hitam termasuk mempelajari kendali mutu ketika membangun. "Apalagi balok ring sampai retak. Berarti (masalah) serius," bebernya.

Namun, Haryoto enggan berspekulasi. Dia menegaskan, apabila lantai jembatan layang menurun dianggap aman, maka itu perlu dikoreksi. Dia khawatir, tiba-tiba dinding jebol. Karena balok penyangga patah. "Harusnya dipikirkan sampai ke sana. (Karena) retakan menganga bahkan material isi menyembul keluar," tuturnya. Lantas apakah Flyover Air Hitam masih layak dilintasi? Haryoto mengaku tidak mudah memprediksi. "Kan baru selesai dikerjakan akhir 2016. Hitungannya masih barang baru," ungkap dia.

"Yang jelas, aman tidaknya yang paling tahu konsultan pembangunan. Dia yang memberi rekomendasi pekerjaan selesai, layak atau tidak diterima sesuai rencana. Masalah transportasi bukan hanya aman, faktor nyaman juga diperhatikan," jelasnya.

Sementara itu, konsultan pembangunan Flyover Air Hitam Taufik Rinaldi memastikan, retakan bukan karena kendaraan melintas. "Retakan karena getaran. Banyak kendaraan besar melintas di samping flyover. Tidak berpengaruh pada struktur (jembatan layang)," kata dia. Dia melanjutkan, meski tidak memiliki pengaruh, penurunan akan terus terjadi selama 10 tahun ke depan. Tetapi, itu tidak akan berdampak buruk. "Tanah di kawasan (Jalan) AW Sjahranie ‘kan lembek. Pergeseran tanah merupakan proses pengerasan," ungkapnya. (*/dq/riz/k15)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 08:48

Kriminlog: Aparat Jangan Terkesan Berpihak

KASUS dugaan persekusi yang menyeret tiga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI Perjuangan memasuki…

Jumat, 21 September 2018 08:47

Polemik Data Janda dan Duda Tak Valid

SAMARINDA – Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp (WA) membuat Pengadilan Agama Klas II Samarinda…

Jumat, 21 September 2018 08:45

KPU Segera Umumkan DCT

SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda menggelar proses penandatanganan rancangan daftar…

Kamis, 20 September 2018 10:06

Buah Manis Perjuangan

SAMARINDA – Kaltim mencatatkan sejarah dalam urusan pengelolaan blok minyak dan gas bumi (migas).…

Kamis, 20 September 2018 10:05

Tinggalkan Lamin Hanya Bawa Koper

SAMARINDA –Awang Faroek Ishak menyerahkan kembali aset Pemprov Kaltim, tepat pada hari terakhirnya…

Kamis, 20 September 2018 09:34

Integritas Polri dan BK Diuji

SAMARINDA – Video dugaan persekusi yang melibatkan tiga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi PDI…

Kamis, 20 September 2018 09:31

Terkesan Merendahkan dan Berbahasa Kasar

PERSEKUSI atau pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga yang kemudian disakiti,…

Kamis, 20 September 2018 09:28

Indekos Pedagang dan Karyawan Ludes Terbakar

SAMARINDA – Amiruddin berjalan pelan menuju pelataran rumahnya, Jalan Sutra Kembang 2, RT 10,…

Kamis, 20 September 2018 09:25

Ribuan TNI-Polri Siaga Mulai Pekan Depan

LEDAKAN menggelegar begitu nyaring terdengar. Di depan panggung, polisi berjaga. Bersenjata lengkap.…

Kamis, 20 September 2018 09:22

Buku Nikah Baru Tersedia Oktober

SAMARINDA – Kabar mengenai keterbatasan stok buku nikah sempat beredar di masyarakat. Ini membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .