MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Senin, 06 Agustus 2018 06:59
Mulai Lirik Potensi Fashion

Yaser: Fokus ke Pariwisata Dulu

CARI ALTERNATIF: Disperindagkop dan UMKM Kaltim berencana mengembangkan potensi fashion lokal seperti batik kalimantan untuk menembus pasar internasional. Supaya Kaltim bisa lepas dari ketergantungan pertambangan.(anggi praditha/kp)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Tidak ingin terus mengandalkan pertambangan, Pemprov Kaltim berupaya menggali potensi ekspor dari sektor lain. Kali ini, fashion lokal dilirik untuk menembus pasar internasional.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, (Disperindagkop) dan UMKM Kaltim Fuad Asaddin mengatakan, perlu terobosan dan upaya ekstra agar produksi fashion Bumi Etam bisa bersaing dan go international. Salah satunya dengan menggelar pelatihan pengembangan produk fashion berorientasi ekspor yang akan diikuti 40 peserta dari Samarinda.

"Produk fashion Kaltim memang belum berkembang. Maka peluangnya sangat besar untuk dikembangkan di wilayah Kaltim. Supaya bahan-bahan yang sebelumnya didatangkan dari daerah lain bisa diperoleh langsung di Kaltim," katanya, Minggu (5/8).

Fuad meyakini, Kaltim memiliki sumber daya alam yang melimpah dan ditunjang dengan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik. Sehingga tepat untuk mengembangkan produk-produk ekspor. Dia pun mendorong para investor yang bergerak di bidang penyediaan bahan baku untuk keperluan fashion mau mendirikan pabrik di Kaltim seperti pabrik kain atau benang.

"Ini termasuk mendorong kegiatan fashion dapat berkembang di Kaltim dan berdampak bisa menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan pendapatan Kaltim," ujarnya.

Terpisah, Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Balikpapan Yaser Arafat menuturkan, produk fashion Kaltim sebenarnya sudah ada sejak lama tapi belum konsisten dilirik pasar luar negeri. Contohnya batik kalimantan. Produk ini bahkan sudah sering ikut pameran di luar negeri.

Dia menilai, masalah infrastruktur yang ada di Kaltim turut memiliki andil lambatnya perkembangan fashion di Kaltim. Jadi, banyak pengusaha lebih melirik pertambangan, karena lebih potensial. Diferensial ekonomi Kaltim masih sulit terwujud.

“Gampangnya hulunya dulu dikembangkan. Pariwisata utamanya. Dari sini banyak wisatawan asing yang tahu produk lokal Kaltim. Mereka pakai dan bawa ke luar negeri lalu mereka kenalkan,” ungkapnya. Seperti di Bandung, Bali atau Jogjakarta, produk fashion berkembang seiring pariwisata yang terus didatangi wisatawan mancanegara.

“Perlu keseriusan. Yang mau dikembangkan untuk menyumbang ekspor Kaltim ini sudah banyak. Lebih baik pariwisata dulu difokuskan. Anggaran ditingkatkan. Toh secara tidak langsung akan berimbas ke seluruh turunannya. Bahkan fashion. Hutan Kaltim harus dikembangkan. Jadi, orang luar negeri tahu Kaltim dengan wisata hutannya. Memasarkan produk fashion pun mudah nantinya jika sudah banyak yang mengenal Kaltim,” tutupnya. (aji/ndu/k15)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 06:30

Toyota Kian Mantap Jadi Leader di Kelas LMPV

BALIKPAPAN  -   Mengawali 2019, Toyota menggebrak industri otomotif dengan meluncurkan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:27

Pacu Produksi Perikanan

SAMARINDA  -  Produksi ikan tangkap di Kaltim tahun ini ditarget…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:25

Pengusaha Masih Belum Disiplin

SAMARINDA  -   Pemerintah tampaknya perlu melakukan edukasi lebih intensif…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Ekspansi ke Bisnis Kuliner

BALIKPAPAN  -  Telkom Property Area VI Regional Kalimantan menargetkan pendapatan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:23

Tekanan Inflasi di Triwulan I Mereda

SAMARINDA  -  Tekanan inflasi Kaltim pada triwulan I 2019 diperkirakan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:22

Suku Bunga Acuan Masih Bertahan

JAKARTA  –  Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:18

Optimistis Bersaing di Pasar LMPV

JAKARTA  –  Persaingan pasar kendaraan low multi-purpose vehicle (LMPV) kian…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:16

Tiket Terbatas, Buruan Beli sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN  - Pemerintah tengah getol memasyarakatkan olahraga. Salah satu yang…

Sabtu, 19 Januari 2019 06:15

Dorong Bangun SPBU di Luar Jawa

SURABAYA  –  Jumlah lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM) atau…

Jumat, 18 Januari 2019 06:55

BEI Lanjutkan Tren Positif

BALIKPAPAN - Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mencetak pertumbuhan investor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*