MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:45
DJP Terus Kejar Setoran Pajak

Gijzeling Jadi Langkah Terakhir

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Meski lebih baik dari tahun lalu, penerimaan pajak selama semeter I atau sampai Juli lalu baru mencapai 45,73 persen dari target. Atau senilai Rp 9,5 triliun dari total target Rp 20,85 triliun. Ini menandakan bahwa kesadaran pelapor pajak masih rendah.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Kalimantan Timur dan Utara (Kanwil DJP Kaltimra) Samon Jaya mengungkapkan, perolehan pajak tertinggi jika dilihat berdasar daerah berasal dari Balikpapan yakni Rp 2,97 triliun, Kutai Kartanegara sebesar Rp 1,84 triliun dan Samarinda sebesar Rp1,28 triliun.

“Yang kesadarannya masih rendah terjadi di daerah Tarakan dan Penajam Paser Utara. Laporannya masih tergolong minim. Masing-masing Rp 339 miliar dan Rp 247 miliar,” ungkapnya, Jumat (3/8).

Sementara itu, jika dilihat dari penerimaan per sektor, pajak per Juli tahun ini masih didominasi oleh pajak pertambangan dan penggalian atau sektor B yang tercatat memberikan kontribusi senilai Rp 3,78 triliun atau sekitar 39,66 persen. Sementara itu sektor G atau pajak perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil berkontribusi sekitar 16,05 persen atau senilai Rp 1,5 triliun.

Ia menjelaskan, lima sektor dominan di Kaltimra adalah Pertambangan dan Penggalian (sektor B), Perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil (sektor G), Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (sektor A), Kontruksi (sektor F), dan Industri pengolahan (sektor C).

Pencapaian penerimaan pajak Kanwil DPJ Kaltimra secara nasional tercatat sebesar 46 persen atau sejajar dengan provinsi Bali dan Jawa Barat.

Ia mengimbau agar masyarakat semakin terbuka kepada petugas pajak, sehingga penggalian potensi pajak yang ada di masyarakat dapat lebih optimal. Hal ini juga didukung dengan telah dibukanya akses data perbankan melalui regulasi automatic exchange of information (AEOI).

“Kita telah lakukan pemetaan, kita juga sudah punya informasi dan data tentang wajib pajak dari berbagai sektor yang akan kita tindak lanjuti sesuai peraturan atau undang-undang perpajakan yang berlaku,” katanya.

Samon menambahkan masyarakat tidak perlu cemas dengan apa yang telah dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pajak selama ini karena upaya yang dilakukan cenderung kepada tindakan persuasi dari pada penegakan hukum. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dengan sukarela untuk lebih terbuka dalam melaporkan hartanya.

“Tindakan pemeriksaan hingga gijzeling (paksa badan) merupakan langkah terakhir yang ditempuh oleh pemerintah dalam memaksa Wajib Pajak (WP) untuk membayar pajak setelah sebelumnya didahului dengan imbauan, konseling maupun teguran,” pungkasnya. (aji/ndu)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:08

Siapkan Promo Unggulan selama Natal dan Tahun Baru

BALIKPAPAN  –  Pelanggan setia Hypermart jangan sampai ketinggalan penawaran terbaik.…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:07

Segudang Keuntungan Miliki Kartu GPN

SAMARINDA  -  Bank Indonesia terus mendorong masyarakat menerapkan sistem pembayaran baru…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:06

Milenial Harus Selektif Berinvestasi

JAKARTA -  Generasi milenial mulai melek dunia investasi. Tidak sedikit generasi muda sudah menyisihkan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:04

Insentif Pajak Dorong Perekonomian Lebih Cepat

JAKARTA  –  Pemerintah kehilangan potensi penerimaan Rp 298,3 triliun akibat pemberian…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

Pasar Fleet Naik 15 Persen

JAKARTA  –  Penjualan ritel kendaraan bermotor pada Januari–September 2018 tumbuh…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:02

BNI Bukukan Laba Bersih Rp 11,4 Triliun

JAKARTA  –  PT Bank Negara Indonesia (BBNI) pada kuartal tiga 2018 mencatat laba bersih…

Sabtu, 20 Oktober 2018 00:00

Investor AS Bidik Kos Eksklusif-Healthcare

SURABAYA –  Potensi bisnis real-estate dan healthcare services (layanan kesehatan) di Indonesia…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:57

Begini Strategi Bankaltimtara Syariah Dongkrak Pangsa Pasar

SAMARINDA- Bankaltimtara Syariah terus berusaha meningkatkan sektor ekonomi syariah di Kalimantan Timur.…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:02

Risiko Perbankan Syariah Aman

SAMARINDA - Risiko kredit dan likuiditas perbankan syariah berada pada level yang aman dan lebih rendah…

Jumat, 19 Oktober 2018 07:01

Perluas Pasar Hasil Laut secara Daring

BALIKPAPAN – Setahun terakhir, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggencarkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .