MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTIM

Sabtu, 04 Agustus 2018 12:34
PTT Jadi Bacaleg Harus Mengundurkan Diri
Abdul Qayyim Rasyid

PROKAL.CO, TANA PASER – Sembilan kepala desa (kades) dinyatakan harus mundur dari jabatannya jika benar mendaftarkan diri atau menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) untuk pemilu legislatif (pileg) 2019 mendatang. Hal itu juga berlaku terhadap para perangkat desa dan pegawai tidak tetap (PTT) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Paser.

Komisioner Divisi Keuangan Umum dan Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Paser Abdul Qayyim Rasyid menegaskan, khusus untuk aparatur sipil negara (ASN), kepala desa, perangkat desa, serta PTT atau biasa disebut pegawai honorer, wajib mundur sejak pendaftaran sebagai bacaleg. Sejauh ini, menurut dia, baru sembilan kades yang sudah melampirkan surat pengunduran diri ke KPU.

“Untuk PTT, kami belum tahu berapa jumlahnya karena masih proses verifikasi. Yang jelas mereka harus mundur walaupun masih berstatus bacaleg, apalagi jika sudah ditetapkan sebagal caleg. Karena sama saja dengan kades ataupun perangkat desa,” sebut Qayyim, Jumat (3/8).

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Aji Sayid Fathur Rahman yang dikonfirmasi juga menegaskan bahwa ada PTT yang mendaftarkan diri sebagai bacaleg. Jika ditetapkan oleh KPU sebagai bakal calon tetap (BCT) atau caleg, maka harus melepaskan tugasnya sebagai pengabdi negara non-PNS.

“Nantinya surat pemberhentian mereka ditandatangani kepada OPD masing-masing,”ujar mantan Kepala Bappeda Paser itu.

Ditemui terpisah, media ini mewawancarai salah seorang PTT di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Paser Noviandra. Pria yang maju sebagai bacaleg melalui perahu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengaku belum mengundurkan diri sampai akhir pekan ini.

“Belum ada surat resmi dari KPU, jadi sementara masih aktif bekerja di kantor. Setahu saya, ada dua PTT yang maju, salah satunya ada di Bappeda Paser. Saya siap mundur dari pekerjaan saat ini jika memang itu aturannya dari KPU,” sebut pria yang maju di daerah pemilihan (Dapil) I (Tanah Grogot). (/jib/san/k16)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 10:22

Tiga Bulan Lagi, 500 PJU Terpasang

PENAJAM - Pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten…

Senin, 18 Februari 2019 10:13

Sambut TMMD, Pemkab Siapkan Rp 3,5 Miliar

JAKARTA - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh diwakili…

Senin, 18 Februari 2019 09:38

Kapal Penyeberangan Belum Gunakan Pelampung

SANGATTA–Sejumlah kawasan di Kutai Timur (Kutim) belum memiliki infrastruktur komplet.…

Senin, 18 Februari 2019 09:34

Tiga Kecamatan Layak Miliki Pasar Modern

SENDAWAR - Membangun ekonomi modern menjadi tekad Pemkab Kutai Barat…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Banjir karena Drainase Buntu

TANA PASER–Mengurangi dampak banjir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Paser…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:56

Pemberkasan, Empat Peserta CPNS Absen

PENAJAM–Sebanyak 156peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:54

Aktifkan Jargas, PPU Tunggu HET

PENAJAM–Jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kaltim bakal diresmikan hari…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:53

Gara-Gara Ini, 10 OPD Dibayangi Sanksi

PENAJAM–Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemkab Penajam Paser Utara…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:47

Ribuan Karyawan Jadi Pemilih Tambahan

SENDAWAR–Jumlah pemilih di Kutai Barat (Kubar) terus bertambah. Ini karena…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:42

Semangat Naik Water Cannon hingga Lupa Pakai Sandal

Tak lagi menggunakan sandal, penghuni panti asuhan Ar Rayan di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*