MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:55
Supermarket Jual Ayam Lebihi Harga Acuan
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Harga ayam yang melambung tinggi di pasar-pasar tradisional ikut menular ke pasar modern. Supermarket di Samarinda tampaknya ikut-ikutan menjual harga ayam melebihi harga acuan.

Pantauan Kaltim Post di Giant Ekstra Alaya Samarinda, ayam dijual dengan harga Rp 58.700 per kilogram. Store General Manager Giant Esktra Alaya Samarinda Widi Harto mengungkapkan, harga daging ayam fluktuatif.

Namun, mengenai ketetapan harga tersebut, Widi tidak bisa berkomentar banyak. “Saya takut salah penafsiran. Bukan saya yang menentukan (harga). Karena yang menetapkan harga langsung dari pusat (Jakarta),” ucapnya, singkat.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, Heni Purwaningsih mengatakan, sebaiknya ketetapan harga tidak melampaui Permendag 27/2017. “Kami bicara harga acuan, bukan harga eceran tertinggi (HET). Harga acuan belum terlalu mengikat,” jelasnya. Berbeda dengan HET yang bersifat tegas dan diimbau tidak melebihi.

Melambungnya harga ayam, dikatakan Heni, salah satunya karena mata rantai penjualan yang panjang. Pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu, supermarket yang dimaksud mendapat suplai ayam dari mana. “Misal Lotte Mart itu suplai ayam dari Surabaya. Nah, itu mata rantainya beda lagi,” ujar Heni. “Kami juga sudah pernah memanggil sejumlah supermarket mengenai kesepakatan harga acuan ayam,” lanjut Heni.

Terdekat, Disperindagkop akan menyosialisasikan aturan harga acuan ayam kepada Giant Ekstra Alaya Samarinda. Mengenai sanksi pelanggaran, Heni menyebut, tidak ada acuan aturan khusus.

Disebutkan, stok keperluan daging ayam di Kaltim masuk kategori aman. Namun, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kenaikan harga. Dugaan terbesar dari panjangnya mata rantai penjualan. “Kami siap koordinasi juga dengan satgas pangan untuk sidak pasar. Lalu mengidentifikasi mata rantai penjualan kemudian berusaha memotongnya,” pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, mahalnya harga ayam lantaran peternak tak lagi menggunakan antibiotic growth promoter (AGP). Itu setelah pemerintah melarang penggunaan obat antibiotik tersebut, sehingga menyebabkan pertumbuhan ayam lambat.

Pengetatan yang dilakukan sejak 1 Januari 2018 itu langsung berimbas pada kualitas hasil ayam yang dipanen. Belum lagi, kematian atau deplesi ayam yang dipanen, jumlahnya menjadi meningkat. Yang dulunya rata-rata 5 persen, saat ini deplesi ayam lebih dari 10 persen karena daya tahan tubuh ayam menurun tanpa AGP. (*/rdm/rsh/k16)

 


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:48
Polemik Masjid di Lapangan Kinibalu

Pemprov Menang, Tapi Warga Masih Ada Peluang

SAMARINDA- Dengan putusan Majelis Hakim PTUN Samarinda yang memerintahkan Dinas Penanaman Modal dan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 12:28
BREAKING NEWS

PTUN Menangkan Pemprov Kaltim Soal IMB Masjid Lapangan Kinibalu

SAMARINDA- Majelis Hakim PTUN Samarinda memutuskan bahwa pihak tergugat yaitu Kepala Dinas Pelayanan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
BREAKING NEWS

Hari Ini, Sengketa IMB Lahan Lapangan Kinibalu Diputuskan

SAMARINDA- Rabu (17/10) hari ini dilaksanakan sidang ke tujuh kasus gugatan atas sengketa perizinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03

"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"

SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim,…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:01

Dua Desa Turun Status

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .