MANAGED BY:
MINGGU
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:55
Supermarket Jual Ayam Lebihi Harga Acuan
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Harga ayam yang melambung tinggi di pasar-pasar tradisional ikut menular ke pasar modern. Supermarket di Samarinda tampaknya ikut-ikutan menjual harga ayam melebihi harga acuan.

Pantauan Kaltim Post di Giant Ekstra Alaya Samarinda, ayam dijual dengan harga Rp 58.700 per kilogram. Store General Manager Giant Esktra Alaya Samarinda Widi Harto mengungkapkan, harga daging ayam fluktuatif.

Namun, mengenai ketetapan harga tersebut, Widi tidak bisa berkomentar banyak. “Saya takut salah penafsiran. Bukan saya yang menentukan (harga). Karena yang menetapkan harga langsung dari pusat (Jakarta),” ucapnya, singkat.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, Heni Purwaningsih mengatakan, sebaiknya ketetapan harga tidak melampaui Permendag 27/2017. “Kami bicara harga acuan, bukan harga eceran tertinggi (HET). Harga acuan belum terlalu mengikat,” jelasnya. Berbeda dengan HET yang bersifat tegas dan diimbau tidak melebihi.

Melambungnya harga ayam, dikatakan Heni, salah satunya karena mata rantai penjualan yang panjang. Pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu, supermarket yang dimaksud mendapat suplai ayam dari mana. “Misal Lotte Mart itu suplai ayam dari Surabaya. Nah, itu mata rantainya beda lagi,” ujar Heni. “Kami juga sudah pernah memanggil sejumlah supermarket mengenai kesepakatan harga acuan ayam,” lanjut Heni.

Terdekat, Disperindagkop akan menyosialisasikan aturan harga acuan ayam kepada Giant Ekstra Alaya Samarinda. Mengenai sanksi pelanggaran, Heni menyebut, tidak ada acuan aturan khusus.

Disebutkan, stok keperluan daging ayam di Kaltim masuk kategori aman. Namun, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kenaikan harga. Dugaan terbesar dari panjangnya mata rantai penjualan. “Kami siap koordinasi juga dengan satgas pangan untuk sidak pasar. Lalu mengidentifikasi mata rantai penjualan kemudian berusaha memotongnya,” pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, mahalnya harga ayam lantaran peternak tak lagi menggunakan antibiotic growth promoter (AGP). Itu setelah pemerintah melarang penggunaan obat antibiotik tersebut, sehingga menyebabkan pertumbuhan ayam lambat.

Pengetatan yang dilakukan sejak 1 Januari 2018 itu langsung berimbas pada kualitas hasil ayam yang dipanen. Belum lagi, kematian atau deplesi ayam yang dipanen, jumlahnya menjadi meningkat. Yang dulunya rata-rata 5 persen, saat ini deplesi ayam lebih dari 10 persen karena daya tahan tubuh ayam menurun tanpa AGP. (*/rdm/rsh/k16)

 


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 09:34

Demokrat Ngotot Punya Hak Rebut Kursi Wawali Samarinda

SAMARINDA - Partai Demokrat masih menginginkan kursi Wakil Walikota (Wawali)…

Sabtu, 19 Januari 2019 09:33

Jalani Hukuman, Gaffar Tunjuk Pria Ini Sebagai Penggantinya di DPRD

SAMARINDA - Jafar Abdul Gaffar yang harus menjalani hukuman penjara…

Jumat, 18 Januari 2019 09:49
Hukuman ASN Terlibat Narkoba

Isran : Beda Hukumannya Bawa Selinting dengan Dua Kilo

SAMARINDA - Gubernur Kaltim Isran Noor menilai dalam menerapkan hukuman…

Kamis, 17 Januari 2019 12:37

Zainal Muttaqin Terpilih Aklamasi sebagai Ketua SPS Kaltim

SAMARINDA- Haji Zainal Muttaqin, akhirnya kembali terpilih sebagai ketua Serikat…

Kamis, 17 Januari 2019 12:21

Tak Ada Wawali, Wali Kota Samarinda Ngakunya Begini...

SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang semenjak ditinggal almarhum Wakil…

Kamis, 17 Januari 2019 10:13

Tak Boleh Lagi Kantong Plastik, Pemkot Bagikan 2 Ribu Tas

SAMARINDA – Di tahun 2019 panitia pelaksana HUT Kota Samarinda…

Kamis, 17 Januari 2019 10:00

Hari Ini, SPS Kaltim Adakan Muscab

SAMARINDA – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kaltim melaksanakan musyawarah cabang…

Rabu, 16 Januari 2019 13:00

Bayar Buat SIM di Polres Samarinda, Kini Bisa Pakai Go Pay

SAMARINDA - Gojek, penyedia layanan berbasis aplikasi menjalin koloborasi dengan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:43

Pengaruhi Nilai Adipura

SAMARINDA–Beralasan bila kalangan legislatif khawatir pemkot tak tegas menjalankan Peraturan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:41

All Out Lindungi SK Gubernur

PARA pemohon intervensi itu menilai, posisi kelima dewan yang mencengkeram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*