MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:55
Supermarket Jual Ayam Lebihi Harga Acuan
ilustrasi

PROKAL.CO, SAMARINDA - Harga ayam yang melambung tinggi di pasar-pasar tradisional ikut menular ke pasar modern. Supermarket di Samarinda tampaknya ikut-ikutan menjual harga ayam melebihi harga acuan.

Pantauan Kaltim Post di Giant Ekstra Alaya Samarinda, ayam dijual dengan harga Rp 58.700 per kilogram. Store General Manager Giant Esktra Alaya Samarinda Widi Harto mengungkapkan, harga daging ayam fluktuatif.

Namun, mengenai ketetapan harga tersebut, Widi tidak bisa berkomentar banyak. “Saya takut salah penafsiran. Bukan saya yang menentukan (harga). Karena yang menetapkan harga langsung dari pusat (Jakarta),” ucapnya, singkat.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim, Heni Purwaningsih mengatakan, sebaiknya ketetapan harga tidak melampaui Permendag 27/2017. “Kami bicara harga acuan, bukan harga eceran tertinggi (HET). Harga acuan belum terlalu mengikat,” jelasnya. Berbeda dengan HET yang bersifat tegas dan diimbau tidak melebihi.

Melambungnya harga ayam, dikatakan Heni, salah satunya karena mata rantai penjualan yang panjang. Pihaknya akan memeriksa terlebih dahulu, supermarket yang dimaksud mendapat suplai ayam dari mana. “Misal Lotte Mart itu suplai ayam dari Surabaya. Nah, itu mata rantainya beda lagi,” ujar Heni. “Kami juga sudah pernah memanggil sejumlah supermarket mengenai kesepakatan harga acuan ayam,” lanjut Heni.

Terdekat, Disperindagkop akan menyosialisasikan aturan harga acuan ayam kepada Giant Ekstra Alaya Samarinda. Mengenai sanksi pelanggaran, Heni menyebut, tidak ada acuan aturan khusus.

Disebutkan, stok keperluan daging ayam di Kaltim masuk kategori aman. Namun, pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kenaikan harga. Dugaan terbesar dari panjangnya mata rantai penjualan. “Kami siap koordinasi juga dengan satgas pangan untuk sidak pasar. Lalu mengidentifikasi mata rantai penjualan kemudian berusaha memotongnya,” pungkasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, mahalnya harga ayam lantaran peternak tak lagi menggunakan antibiotic growth promoter (AGP). Itu setelah pemerintah melarang penggunaan obat antibiotik tersebut, sehingga menyebabkan pertumbuhan ayam lambat.

Pengetatan yang dilakukan sejak 1 Januari 2018 itu langsung berimbas pada kualitas hasil ayam yang dipanen. Belum lagi, kematian atau deplesi ayam yang dipanen, jumlahnya menjadi meningkat. Yang dulunya rata-rata 5 persen, saat ini deplesi ayam lebih dari 10 persen karena daya tahan tubuh ayam menurun tanpa AGP. (*/rdm/rsh/k16)

 


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 09:10

Sarang Sabu di Kota Samarinda Kembali Digerebek, 15 Orang Diangkut BNNP

SAMARINDA – Sarang 'narkotika' Samarinda berada di Jalan Kesejahteraan I…

Selasa, 23 April 2019 09:34
Kasus “Serangan Fajar” di Jalan Pramuka

Bukti Bertambah, Seorang Caleg Diperiksa

SAMARINDA–Desakan agar Bawaslu Samarinda menuntaskan dugaan “serangan fajar” di Jalan…

Selasa, 23 April 2019 09:33

Jarang Sosialisasi, Kerap Keluar Malam

SAMARINDA–Aktivitas, Senin (22/4) pagi, warga Jalan Lambung Mangkurat, Gang Syahdan…

Selasa, 23 April 2019 09:32

“Tambang, Bom Waktu yang Mengancam Lingkungan”

Hari Bumi Internasional bisa dimaknai dengan banyak cara. Salah satunya…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Masih Menunggu Validasi di Kecamatan

SAMARINDA–Informasi perolehan suara dalam pemilu serentak terus diperbarui. Terbaru, dari…

Selasa, 23 April 2019 09:31

Pelaku di-SP I, Kasus Diserahkan ke Inspektorat

SAMARINDA–Kasus dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Kecamatan Samarinda Ulu…

Senin, 22 April 2019 21:41

Job Market Fair Digelar di Kantor Disnakertrans Kaltim, Terdapat 1.377 Lowongan Kerja

SAMARINDA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kaltim menggelar…

Senin, 22 April 2019 09:18

Pulang Kerja, Rumah Tinggal Bara

NASIB malang menimpa Novi Diana Wati (32). Perempuan yang kesehariannya bekerja…

Senin, 22 April 2019 09:18

Sulit Harapkan APBD Perubahan

SAMARINDA–Renovasi SD 005 di Loa Janan Ilir jadi sorotan Panitia…

Senin, 22 April 2019 09:17

Sanksi Menanti Pelanggar

SAMARINDA–Peraturan Wali Kota (Perwali) 1/2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*