MANAGED BY:
SABTU
18 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Sabtu, 04 Agustus 2018 11:49
Buka di Rest Area Jalan Tol Balikpapan-Samarinda
Pengelola RM Tahu Sumedang Pikir-Pikir
Rumah makan Tahu Sumedang diminta buka di rest area tol Balikpapan Samarinda.

PROKAL.CO, SAMARINDA – Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) memang belum jadi. Jalur yang bisa memangkas waktu lebih cepat, kini tengah dilirik pengelola rumah makan (RM) Tahu Sumedang. Namun, mereka tak ingin buru-buru mencari tempat yang pas untuk melebarkan peluang usahanya. Pasalnya, ada bentuk kerja sama khusus dari pengelola dengan PT Jasa Marga nantinya.

Kepala unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Tahura Bukit Soeharto Rusmadi menuturkan, pihaknya sudah mempertemukan pengelola RM Tahu Sumedang dengan PT Jasa Marga, sebagai pemilik wewenang dalam proyek pembangunan tol tersebut. “Entah sistemnya sewa-menyewa atau seperti apa, kami kurang paham,” jelasnya. Hanya, ketika pengelola nantinya ingin mendirikan usaha serupa, Rusmadi menjelaskan, pengelola tak bisa memperlebar besaran lapak yang disewa.

“Semisal sewa dua lapak, ya segitu saja. Tidak boleh dibesarkan,” ujarnya. Namun, Rusmadi yang belum lama menjabat sebagai kepala UPTD Tahura itu menyebut, nantinya kembali duduk bersama jika pengelola benar-benar ingin meluaskan bisnisnya.

Dikonfirmasi kemarin (3/8), Pengelola RM Tahu Sumedang Nanang Somantri belum berani memutuskan untuk membuka usaha serupa di jalur Tol Balsam. “Sudah kepikiran dan ada pembicaraan tapi belum bisa diputuskan,” ungkapnya. Selain tak jelas kapan beroperasinya tol, faktor pengendara yang ingin lebih cepat sampai Balikpapan atau sebaliknya, jadi alasan pengelola RM Tahu Sumedang tak mau buru-buru.

“Takutnya malah sepi nanti,” tambahnya. Namun, Nanang tak memungkiri, ketika jalan tol sudah beroperasi, rumah makan yang sudah ada selama lebih satu dekade di Kilometer 50 jalan poros Samarinda-Balikpapan, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja, bakal hadir di rest area jalan tol.

Ditegaskan Nanang, biaya sewa-menyewa lapak yang nantinya dikeluarkan harus sesuai pemasukan. Jika tidak sebanding, pihaknya juga bakal berpikir ulang. “Dan ini masih dibicarakan, doakan saja,” jelas Nanang. Sejauh ini, manajemen rumah makan tersebut masih fokus dalam pengurusan izin yang masih tersendat. Namun, pihaknya sudah mendapat restu untuk kembali beroperasi, meski sebatas kebijakan khusus. Pasalnya, sudah sebulan RM Tahu Sumedang tak beroperasi dan baru beroperasi lagi Kamis (2/8). Lantaran terbentur dengan izin yang belum jelas.

Tak beroperasi cukup lama, membuat pengelola sedikit merugi. Bukan hanya pengurangan karyawan, material bahan yang sudah disiapkan, juga tak bisa seutuhnya dipergunakan. “Tapi setelah buka sejak kemarin (Kamis), semuanya kembali normal,” tegas Nanang.

Kembali ditegaskan Rusmadi, beberapa bangunan lain, mau tidak mau harus mengikuti prosedur. “Kalau warung panjang (Km 54) itu kewenangannya Unmul. Karena wilayahnya masuk di area pendidikan Unmul,” sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim memberikan kebijakan khusus pada RM Tahu Sumedang untuk buka kembali. “Masalah piring nasi (pendapatan) warga. Mereka juga banyak yang menggantungkan nasib. Akhirnya diperbolehkan,” jelas Rusmadi.

Pada dasarnya, Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) pusat sudah memberikan restu kepada pemerintah daerah untuk memberikan izin bagi pengelola tempat usaha di Tahura. Namun, Dishut Kaltim yang membawahi UPTD Tahura ingin lebih detail membahas apa yang bisa diperoleh dari aktivitas RM Tahu Sumedang. “Kalau izin, nanti dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim. Tapi kami harus fokus dulu bahas pemasukan untuk daerah,” jelasnya. “Kami ingin detail bicara retribusi. Dan sudah berkoordinasi dengan KSDAE di Bogor. Masuk di golongan mana nantinya,” sambung Rusmadi. (*/dra/rsh/k16)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 17 Agustus 2018 21:09
AH: Gerindra Tulus dan Konsisten Terhadap Kepentingan Rakyat

Bagi Gerindra, Tahun Ini adalah Tahun Politik Emas

SAMARINDA- Ketua DPD Partai Gerindra Kaltim, Andi Harun menegaskan, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai…

Jumat, 17 Agustus 2018 11:16

CEPATTT..!! Yang Lahir 17 Agustus, Gratis Bikin SIM A-C

WARGA Kota Tepian yang lahir pada tanggal 17 Agustus saat melakukan pembuatan SIM baru maupun perpanjangan…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:49

Rekomendasi IMB Masjid Itu Batal Terbit

SAMARINDA – Rapat koordinasi pembahasan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) proyek masjid di Lapangan…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:47

INGAT..!! Beri Uang Anjal-Gepeng, Didenda Rp 50 Juta

SAMARINDA – Wacana Samarinda bebas anak jalanan dan gelandangan pengemis (anjal-gepeng) telah…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:46

Sabu Dikirim via Jasa Kurir Online

SAMARINDA - Sehari setelah merilis penangkapan,Badan Narkotika Nasional (BNN) Kaltim melakukan pemusnahan…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:41

Pembahasan KUA-PPAS 2019 Lambat

SAMARINDA - Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:40

Bakal Caleg Belum Lengkapi Berkas

SAMARINDA - Pendaftaran bacaleg untuk Pileg 2019 sudah berakhir. Sejumlah partai politik telah mendaftarkan…

Kamis, 16 Agustus 2018 11:00

MUI Minta Pemprov Kaltim dan Warga Berdamai

SAMARINDA – Meski terus-menerus ditentang sejumlah warga, Pemprov Kaltim optimistis pembangunan…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:55

NGGA ADA DUIT..!! Terpaksa Gunakan Aspal Kualitas Rendah

SAMARINDA – Tak adanya alokasi khusus anggaran perbaikan jalan di Samarinda bikin miris. Perbaikan…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:46

Penerima Beasiswa jadi Kurir Ganja

SAMARINDA – Langkah kakinya terburu-buru ketika keluar dari salah satu kantor jasa pengiriman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .