MANAGED BY:
SELASA
23 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Kamis, 02 Agustus 2018 10:56
MAMPUS KAM..!! Tembak di Tempat Pelaku Kriminal

Polisi Bekuk 24 Tersangka yang Beraksi di 99 TKP

PELAKU LINTAS PULAU : Hamdi Zulfahmi (tengah) beraksi di tiga lokasi dengan total uang yang dicuri hampir setengah miliar.

PROKAL.CO, SAMARINDA-Warga Samarinda kini bisa bernapas lega. Pelaku kriminalitas jalanan berhasil dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Mereka adalah Jery Suryadi (26), Iqbal (25), Hamdi Zulfahmi (35), Usman (31), dan Saripuddin. Nama terakhir adalah pelaku “palu maut” yang menewaskan seorang aparatur sipil negara (ASN).

Ketika beraksi, para pelaku membekali diri dengan senjata tajam dan senjata api. Dalam rilis yang digelar di Mapolresta Samarinda kemarin (1/8), Kapolresta Kombes Vendra Riviyanto menuturkan, keputusan petugas melumpuhkan para pelaku dengan timah panas itu bukan semata-mata ingin eksis. Bukan juga instruksi khusus untuk menembak pelaku kejahatan. “Itu diskresi kepolisian,” ujar perwira melati tiga tersebut. Baginya, pelaku kriminal benar-benar mengkhawatirkan. “Saya memang beberapa kali lihat di medsos, dan ini memang miris,” tambahnya.

Bukan sekadar menembak, Vendra menegaskan, pelaku kriminalitas lebih dulu mengancam nyawa petugas yang melakukan penangkapan. “Semua tentu ada prosedur. Bisa dilihat, tindakan kami melumpuhkan, bukan mematikan,” tegasnya. Namun, di beberapa kasus tertentu, pihaknya menaruh perhatian khusus. Diungkapkannya, lima pelaku yang ditembak bukan hanya membahayakan nyawa anggota kepolisian, melainkan masyarakat.  

Vendra yang membeberkan kinerja jajarannya selama sebulan terakhir mengklaim, kasus yang diungkap adalah perkara yang jadi perhatian publik. “Pembobolan rumah dan mobil, jambret serta narkoba,” sebut pria pehobi olahraga sepeda itu. Vendra menaruh perhatian khusus di empat kasus pencurian. Total, ada 24 tersangka di seluruh wilayah Samarinda. Parahnya, aksi mereka dilakukan di 99 titik. Terdiri dari pencurian kendaraan bermotor (curanmor) delapan tersangka. Mereka beraksi di 20 tempat kejadian perkara (TKP).

Lalu jambret ada empat pelaku. Mereka beraksi di 40 titik,  pembobolan rumah di 24 lokasi, pecah kaca tiga titik, pencurian handphone dua laporan, pencurian kabel hingga satu kasus pembunuhan yang dilakukan Saripuddin (52) pada pertengahan Juli lalu di Jalan Pelita, Kecamatan Sungai Pinang. Dia terpaksa dua kali ditembak di bagian paha dan betis lantaran mengamuk di persimpangan jalan. Vendra menegaskan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku-pelaku kejahatan. Khususnya yang memiliki jaringan di luar daerah. “Bakal terus diburu,” pungkasnya. Dikonfirmasi terpisah, Saripuddin menuturkan, dia melakukan pembunuhan karena difitnah mencuri . “Emas, uang, pokoknya macam-macam,” imbuhnya. Namun saat ditanya siapa yang menuduh, dia tak bisa menjawab. (*/dra/riz/k16)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 10:38

ID Card Kunjungan Presiden Diurus Korem 091/ASN

SAMARINDA- Menyambut kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo ke Samarinda, dalam rangka membuka Muktamar…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:34

Sejumlah Bank Akan Luncurkan Kartu Berlogo GPN

SAMARINDA-  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur bersama puluhan bank swasta dan pemerintah…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:13

Tak Terlalu Pagi untuk Buraq

Pagi begitu dingin di Mahulu. Saya terbangun setidaknya tiga kali sebelum embun mulai tampak di atas…

Jumat, 19 Oktober 2018 08:03

Wabup Lepas Rombongan Umrah

UJOH BILANG – Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs Y Juan Jenau, Kamis (18/10), melepas Rombongan…

Kamis, 18 Oktober 2018 07:47

160 Ribu KTP-el Belum Dicetak

SAMARINDA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta meninjau kembali rencana memblokir data…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:12
BREAKING NEWS

Hari Ini, Sengketa IMB Lahan Lapangan Kinibalu Diputuskan

SAMARINDA- Rabu (17/10) hari ini dilaksanakan sidang ke tujuh kasus gugatan atas sengketa perizinan…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:03

"Pembahasan RZWP3K Kaltim Harus Berpihak pada Nelayan Tradisional"

SAMARINDA- Pembahasan penyusunan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) di Kaltim,…

Rabu, 17 Oktober 2018 10:01

Dua Desa Turun Status

SAMARINDA – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim, Mohammad…

Rabu, 17 Oktober 2018 08:10

Hak Lima Anggota DPRD Dibekukan

SAMARINDA – Hadirnya putusan sela Pengadilan Negeri (PN) Samarinda atas gugatan warga terkait…

Rabu, 17 Oktober 2018 07:53

Hudoq Pekayang Jati Diri Daerah

UJOH BILANG - Kegiatan rutin Hudoq Pekayang merupakan wujud implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .