MANAGED BY:
KAMIS
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 02 Agustus 2018 07:21
Horor di Balik Dismenorea

PROKAL.CO, class="Default">TIAP tamu bulanan datang, bukan cuma mood yang naik turun. Tapi juga serangan rasa nyeri di bagian perut. Tahu nggak sih kalau penyakit itu disebut dilep atau dismenorea? Penyakit tersebut adalah nyeri kram pada perut bagian bawah yang datang sebelum dan selama haid. Sebenarnya, apa sih pemicu kemunculan penyakit itu? (c25/raf)

Stres

Men sana in corpore sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jadi, kalau tubuhmu nggak sehat, berarti kamu harus mengecek apakah jiwamu kuat. Yap! Ternyata pikiran yang stres turut andil dalam penyakit dismenor. ”Karena merasa stres, uterus pun menjadi tertekan. Bukan cuma menciptakan rasa nyeri, tapi endorfin dalam otak juga hilang. Padahal, endorfin adalah penawar rasa sakit alami tubuh,” ungkap dr Rr Endang Dwihastutiningsih, kepala Puskesmas Kedungdoro Surabaya.

Sebagai penawar, olahraga pun menjadi solusinya. ”Olahraga dan menjaga gaya hidup bisa mengurangi nyeri ketika haid. Misalnya, peregangan tubuh untuk mengurangi tekanan dan menjaga pola makan,” lanjut dr Relly Yanuari P,SpOG (K), konsultan fertilitas endokrinologi reproduksi.

Perokok Pasif

Meskipun kamu nggak merokok, bahaya asap rokok tetap menghantui kalau kamu berada di dekat mereka. Karena sebagai perokok pasif, paparan asap akan berpengaruh pada rahim. ”Paparan nikotin akan menciptakan tekanan dalam uterus. Nah, tekanan inilah yang menjadi penyebab rasa nyeri ketika haid,” terang Endang.

Alhasil, metabolisme hormon estrogen akan berpengaruh. ”Padahal, hormon ini berperan besar dalam mengatur proses haid. Kalau terganggu, jadwal haid jadi tidak teratur dan nyeri perut akan terasa lebih berat ketika haid,” ungkap Relly.

Terlalu Banyak Makanan Berpengawet

Kalau kamu selalu merasa nyeri tiap kali haid, berarti kamu harus mengecek ulang makanan yang kamu konsumsi. Soalnya, makanan yang mengandung bahan pengawet berpengaruh besar dalam dismenorea.

”Makanan berbahan pengawet mengandung asam lemak yang cukup tinggi. Karena asam lemak berlebih, akhirnya muncul zat bernama prostaglandin. Zat ini menjadi pemicu dismenorea,” ungkap Endang. Jadi, dismenorea juga bisa disebabkan obesitas. ”Alhasil, kandungan makanan junk food yang nggak baik turut memengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh,” lanjut Relly.

Hormon

Kenapa sih dismenorea hanya menyerang perempuan dalam usia produktif? Sebab, hormon estrogen berproduksi secara normal pada perempuan remaja. Nah, ternyata ada kelainan hormon yang disebabkan banyak hal. Misalnya, faktor genetik atau keturunan.

”Penyebab lain muncul karena produksi prostaglandin yang berlebih. Alhasil, tercipta rasa nyeri karena banyaknya tekanan,” ujar Endang. Ternyata kelainan hormon tersebut menciptakan penyakit baru bernama adenomiosis. ”Penyakit ini adalah kelainan indung telur atau rahim yang berakibat pada masalah kesuburan. Jadi, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat,” ungkap Relly.

Horor di Balik Dismenor

Tiap tamu bulanan datang, bukan cuma mood yang naik turun. Tapi juga serangan rasa nyeri di bagian perut. Tahu nggak, sih kalau penyakit ini disebut dilep atau dismenor? Penyakit ini adalah nyeri kram pada perut bagian bawah yang datang sebelum dan selama haid. Sebenarnya, apa sih pemicu kemunculan penyakit ini? (raf)

Stress

Men sana in corpero sano. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jadi, kalau tubuhmu nggak sehat, berarti kamu harus mengecek apakah jiwamu kuat. Yap! Ternyata pikiran yang stress juga turut andil dalam penyakit dismenor. “Karena merasa stress, uterus pun menjadi tertekan. Bukan cuma menciptakan rasa nyeri, tapi endorfin dalam otak juga hilang. Padahal, endorfin adalah penawar rasa sakit alami tubuh,” ungkap Dr Rr Endang Dwihastutiningsih, kepala Puskesmas Kedungdoro Surabaya.

Sebagai penawar, olahraga pun menjadi solusinya. “Olahraga dan menjaga gaya hidup bisa mengurangi nyeri ketika haid. Misalnya dengan peregangan tubuh untuk mengurangi tekanan dan menjaga pola makan,” lanjut dr Relly Yanuari P,SpOG (K), Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi.

Perokok Pasif

Meskipun kamu nggak merokok, tapi bahaya asap rokok tetap menghantui kalau kamu berada di dekat mereka. Karena sebagai perokok pasif, paparan asap akan berpengaruh pada rahim. “Paparan nikotin akan menciptakan tekanan dalam uterus. Nah, tekanan inilah yang menjadi penyebab rasa nyeri ketika haid,” ujar Endang.

Alhasil, metabolisme hormon estrogen akan berpengaruh. “Padahal, hormon ini berperan besar dalam mengatur proses haid. Kalau terganggu, jadwal haid jadi tidak teratur dan nyeri perut akan terasa lebih berat ketika haid,” ungkap Relly.

Terlalu Banyak Makanan Berpengawet

Kalau kamu selalu merasa nyeri tiap kali haid, berarti kamu harus mengecek ulang makanan yang kamu konsumsi. Soalnya, makanan yang mengandung bahan pengawet berpengaruh besar dalam dismenor.

“Makanan berbahan pengawet mengandung asam lemak yang cukup tinggi. Karena asam lemak berlebih, akhirnya muncul zat bernama prostaglandin. Zat ini menjadi pemicu dismenor,” ungkap Endang. Jadi, dismenor juga bisa disebabkan oleh obesitas. “Alhasil, kandungan makanan junk food yang nggak baik turut mempengaruhi keseimbangan hormon dalam tubuh,” lanjut Relly.

Hormon

Kenapa sih dismenor hanya menyerang perempuan dalam usia produktif? Hal ini disebabkan oleh hormon estrogen yang berproduksi secara normal pada perempuan remaja. Nah, ternyata ada kelainan yang hormon yang disebabkan oleh banyak hal. Misalnya, faktor genetik atau keturunan\

“Penyebab lain muncul karena produksi prostaglandin yang berlebih. Alhasil, tercipta rasa nyeri karena banyaknya tekanan,” ujar Endang. Ternyata, kelainan hormon ini menciptakan penyakit baru bernama adenomyosis. “Penyakit ini adalah kelainan indung telur atau rahim yang berakibat pada masalah kesuburan. Jadi, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut untuk penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat,” ungkap Relly.

loading...

BACA JUGA

Selasa, 16 Oktober 2018 06:59

Beneran Jadi Putih nih?

BANYAK yang bilang, kulit akan lebih cerah, putih, dan sehat jika kita mengonsumsi minuman berkolagen.…

Selasa, 16 Oktober 2018 06:56

Pentingnya Protein Sumber Elastisitas

KOLAGEN emang salah satu protein yang dibutuhkan tubuh manusia. Namun, segala sesuatu yang berlebihan…

Senin, 15 Oktober 2018 07:02

Di Balik Naskah Radio

MESKI di era digital dengerin musik itu gampang, radio nyatanya tetap eksis dan bertahan. Kalau selama…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:14

Comeback si Junior SM Entertaitment

TIAP karya diawali dengan keberanian. Ungkapan itu dipahami betul oleh NCT 127 yang menandai kembalinya…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:12

Get Closer to Your Idol

Idol is they are who have your world. Yap! Kehadiran para idol otomatis bikin kita lebih bersemangat…

Sabtu, 13 Oktober 2018 00:12

What You Should Know

JADI salah satu boyband di bawah naungan SM Entertainment, jelas NCT punya keunikan tersendiri. Dengan…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:16

Knock Knock! Here's My Letter

DULU berhubungan dengan orang yang berada jauh di sana cuma bisa mengandalkan pak pos. Now, say hi to…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:15

Penyatu Para Postcrosser

’’The proper definition of a man is an animal that writes letters.’’ ? Lewis…

Kamis, 11 Oktober 2018 07:14

Tahu Nggak sih?

SELAMAT Hari Pos Sedunia! Meski saat ini kita udah dibuai kemudahan bertukar pesan yang serbacanggih…

Selasa, 09 Oktober 2018 07:04

Musik Lintas Generasi dalam Synchronize Fest 2018

IT’S a Movement! Tagline itu menjadi ’’gerbang’’ pembuka dalam perhelatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .