MANAGED BY:
SENIN
10 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Selasa, 31 Juli 2018 12:24
Hiperinsulinemia Picu Gangguan Metabolisme
BATASI: Tak hanya disukai anak, makanan manis juga bisa mengembalikan mood dan membuatnya kembali riang. Namun, jangan terlalu sering memberikan anak makanan manis untuk mencegah hiperinsulinemia.

PROKAL.CO, MEMBERI kudapan manis untuk anak saat sedang rewel atau menikmati waktu bermainnya merupakan pilihan tepat. Sang anak bukan hanya menjadi tenang, bahkan menjadi aktif dan riang setelah memakannya. Sebab, gula yang terkandung dalam kudapan tersebut disulap menjadi energi saat dia beraktivitas. Namun orangtua perlu waspada. Cukup banyak mengonsumsi makanan manis bakal menimbulkan beberapa penyakit, apalagi jika terdapat penyakit keturunan, misalnya diabetes militus.

"Jika kadar insulin dalam darah sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan kadar glukosa dalam darah dinamakan hiperinsulinemia yang dikaitkan dengan diabetes militus tadi," terang dr Herwina Bramantya SpA dari Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Herawaty, Samarinda.

Hiperinsulinemia bisa menyebabkan gangguan metabolisme, terutama metabolisme glukosa dalam tubuh. Memang cukup jarang terjadi pada bayi atau anak-anak, namun bukan berarti bakal selalu terhindar dari penyakit tersebut. "Penyebabnya karena gangguan produksi insulin di organ pankreas. Paling banyak disebabkan kelainan genetik," lanjut dia. Jika disebabkan oleh kelainan genetik, maka hiperinsulinemia cukup sulit bahkan tak bisa dicegah jika sudah ada di tubuh.

Beberapa gelaja hiperinsulinemia dapat muncul saat bayi berusia kurang dari 12 bulan hingga usia di bawah 18 bulan. Gejala yang muncul pada bayi dapat dilihat jika anak mudah mengantuk, rewel, sering kehilangan kesadaran, detak jantung yang cepat, atau sesak napas.

Sebelum terlambat, Anda bisa mengatasinya dengan memeriksa kadar glukosa bayi pada satu jam pertama kelahirannya dan terus diulang selama empat jam. Jika ditemukan adanya gangguan hiperinsulinemia, konsultasikan dengan dokter anak agar bayi segera mendapat penanganan yang tepat.

"Namun gejala penyakit ini tak selalu terlihat atau bisa jadi baru ditemukan saat berusia anak-anak bahkan dewasa. Perbedaan kemunculan gejala ini disebabkan memiliki karakteristik perkembangan penyakit yang bervariasi, klinis, dan genetik," tutupnya. (*/day/*/ni/k9)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 09 Desember 2018 06:18

Tips Olah Ayam Bakar Nikmat

SAAT ini, banyak ditemukan tempat makan yang menjual ayam bakar.…

Senin, 03 Desember 2018 10:07

Anak Ngambek, Bunda Jangan Stress, Lakukan Ini

Ketika mengajak anak ke mal atau ketika mereka menginginkan sesuatu,…

Minggu, 02 Desember 2018 10:06

Percaya Diri dengan Tubuh Mini

TIDAK sedikit dari kaum hawa harus menghadapi berbagai tekanan yang…

Minggu, 02 Desember 2018 06:26

Terinspirasi Pernikahan Sendiri

Tangan kanan Widy berhati-hati tatkala melukis di punggung tangan kliennya.…

Minggu, 02 Desember 2018 06:22

17 Jam Melayani Satu Keluarga

PENGALAMAN adalah guru terbaik, hal itu diyakini Widyasari yang sudah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:18

Belajar dari Pengalaman untuk Menjadi Orang Besar

NYARIS seluruh daerah terpencil di Kalimantan pernah disambangi Widyasari untuk…

Minggu, 02 Desember 2018 06:16

Inovasi Kue Tradisional

BANYAK orang berlomba-lomba mengembangkan kreativitas demi menciptakan menu terbaru. Salah…

Minggu, 02 Desember 2018 06:13

Terang Bulan Cake

HENNY Chandra tertarik membuat keik dengan konsep dari terang bulan…

Selasa, 27 November 2018 11:35

Cantik dengan Tomat, Begini Caranya...

Tomat kaya akan beta-karoten, vitamin C dan lycopene, ini yang membuat…

Minggu, 25 November 2018 10:03

Inspirasi dari Luar Negeri

BUNGA memang selalu identik dengan keindahan. Umumnya, objek yang satu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .