MANAGED BY:
SELASA
20 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 31 Juli 2018 11:36
Soal Penerbangan Lintas Provinsi di Bandara APT Pranoto, Inilah Kendala Lion Group

PROKAL.CO, SAMARINDA – Rencana penerbangan lintas provinsi di Bandara APT Pranoto Samarinda, bakal kembali dibicarakan manajemen Lion Group dengan Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto. Selain rute, kegiatan penyediaan jasa ground handling Lion Group turut dibicarakan.

Untuk diketahui, masalah runway, slot time atau jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat, hingga ground handling menjadi kendala selama ini. Kegiatan ground handling Lion Group di Bandara APT Pranoto disebut-sebut belum mendapat izin dari pengelola bandara.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Kaltim Post, manajemen Lion Group melalui bagian ground operation menunjuk PT Citra Dunia Angkasa (CDA) sebagai mitra penyedia jasa ground handling Lion Group di Samarinda.

Meski sudah bersurat dua kali kepada UPBU APT Pranoto, terkait permohonan izin operasi, namun PT CDA urung menerima surat balasan. Padahal, peralatan ground handling yang terdiri dari 15 item sudah siap dimasukkan ke bandara. Tinggal menunggu restu dari UPBU APT Pranoto.

Kendati demikian, PT CDA tidak kehabisan akal. Direktur PT CDA Jhonny Kohar pun menemui Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Hotel Bumi Senyiur. Dia mengklaim, pertemuan dengan orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kaltim itu berjalan baik. Bahkan, pihaknya mendapat dukungan. “Tujuannya agar rute bandara semakin luas. Sehingga lebih efektif melayani masyarakat,” akunya.

Jhonny mengungkapkan sudah mengupayakan masuk ke bandara sejak April lalu. Pihaknya sudah mengikuti prosedur, bahkan sudah mengajukan surat izin operasi. “Rekomendasinya sudah kami terima. Ketika bersurat pada UPBU justru tidak ditanggapi. Padahal, maskapai (Lion Group) sudah mempercayakan penuh,” kata Jhonny.

Menurut dia, pengaruhnya cukup besar. Apalagi ATR 72 akan masuk. Bahkan, sejak akhir Mei lalu, maskapai Wings Air di bawah bendera perusahaan Lion Group juga dijadwalkan beroperasi di Bandara APT Pranoto. Namun hingga sekarang rencana tersebut belum terealisasi.

Sedangkan landasan pacu atau runway berukuran 2.250x45 meter itu dapat didarati pesawat jenis Boeing 737-900 ER. Namun untuk tahap awal, dioperasikan untuk pesawat ATR 72/500 dan sejenisnya.

"Harusnya kami terbang di wilayah Kaltim. Masyarakat butuh transportasi cepat dan lancar.  Lion Group berencana membuka rute ke Makassar dan Surabaya. Ingat, ini maskapai terbesar di Indonesia. Kalau ground handling beres, maskapainya pasti jalan," ungkapnya.

Setelah mendapat disposisi dari Gubernur Awang Faroek Ishak, Jhonny berharap proses memasukkan ground handling segera terealisasi. Sehingga maskapai Lion Group dapat ikut melayani masyarakat. Ditemui terpisah, Gubernur Kaltim Awang Faroek membenarkan telah memberikan dukungannya kepada pihak PT CDA. "Saya sangat terbuka dengan keinginan investor untuk pengembangan APT Pranoto," ucap dia.

Menurutnya, program Pemprov Kaltim jelas dan sudah direstui Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Program kami pengembangan MRO (maintenance repair and operhal), sejalan dengan kementerian. Makanya, saya mendukung sepenuhnya PT CDA ikut berpartisipasi. Untuk ground handling, mestinya bersyukur karena sudah ada yang menawarkan diri," imbuhnya.

Dia membeberkan, petugas kementerian menjadi kendala karena ingin mengelola sendiri. Padahal, investasi pemprov penyertaannya 100 persen. Mau itu sisi darat dan udara. "Sekarang tidak ada alasan tidak menerima PT CDA. Saya akan perintahkan untuk memberikan izin," tandasnya. (*/dq/kri/k9) 

 


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 10:31

Hari Ini Garuda, Besok Batik

SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor didampingi Kepala Dinas Perhubungan…

Sabtu, 17 November 2018 19:15
Seleksi Komisioner KPU Kaltim

Gugur dari Seleksi Berkas, Komisioner KPU Kaltim Ini Bakal Menggugat

SAMARINDA- Seleksi calon komisioner KPU Kaltim 2018-2023 mulai makan korban.…

Sabtu, 17 November 2018 14:22

Polemik di IJTI Pusat, Ini Sikap IJTI Kaltim

SAMARINDA- Mencermati perkembangan situasi organisasi Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI)…

Jumat, 16 November 2018 11:23

Calon Wakil Wali Kota Samarinda, Mantan Plt Wali Kota Disebut-Sebut

SAMARINDA – Beberapa nama sudah mencuat sebagai calon wakil walikota,…

Jumat, 16 November 2018 11:11

Soal Calon Pendamping Jaang, Alot di Demokrat

SAMARINDA – Beberapa nama sudah mencuat sebagai calon wakil walikota,…

Jumat, 16 November 2018 09:54
Jabatan Wawali Masih Kosong sampai Saat Ini

Dituding Mengulur Waktu, Ini Kata Syaharie Jaang

Sampai saat ini, jabatan Wakil Wali Kota Samarinda masih kosong.…

Jumat, 16 November 2018 09:49

Jaang Terus “Jomblo”, Tiga Parpol Pengusung Sebaiknya Bentuk Panitia Seleksi

SAMARINDA – Pengisian kursi Wakil Wali Kota (Wawali) Samarinda kian…

Jumat, 16 November 2018 08:01

Jalur Khusus Roda Dua demi Kenyamanan Pengendara

SAMARINDA – Papan biru bertuliskan “sepeda motor lewat lajur kiri”…

Jumat, 16 November 2018 07:57

Kriminalis Anak-Anak, Ya Pelaku Ya Korban

SAMARINDA - Kurus, tinggi sekitar 160 sentimeter (cm), rambutnya pendek…

Jumat, 16 November 2018 07:41

Jati Diri Kaltim Jangan Hilang

SAMARINDA - Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Rusman Ya'qub merasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .