MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

SAMARINDA

Selasa, 31 Juli 2018 11:36
Soal Penerbangan Lintas Provinsi di Bandara APT Pranoto, Inilah Kendala Lion Group

PROKAL.CO, SAMARINDA – Rencana penerbangan lintas provinsi di Bandara APT Pranoto Samarinda, bakal kembali dibicarakan manajemen Lion Group dengan Unit Pengelola Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto. Selain rute, kegiatan penyediaan jasa ground handling Lion Group turut dibicarakan.

Untuk diketahui, masalah runway, slot time atau jadwal keberangkatan dan kedatangan pesawat, hingga ground handling menjadi kendala selama ini. Kegiatan ground handling Lion Group di Bandara APT Pranoto disebut-sebut belum mendapat izin dari pengelola bandara.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Kaltim Post, manajemen Lion Group melalui bagian ground operation menunjuk PT Citra Dunia Angkasa (CDA) sebagai mitra penyedia jasa ground handling Lion Group di Samarinda.

Meski sudah bersurat dua kali kepada UPBU APT Pranoto, terkait permohonan izin operasi, namun PT CDA urung menerima surat balasan. Padahal, peralatan ground handling yang terdiri dari 15 item sudah siap dimasukkan ke bandara. Tinggal menunggu restu dari UPBU APT Pranoto.

Kendati demikian, PT CDA tidak kehabisan akal. Direktur PT CDA Jhonny Kohar pun menemui Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak di Hotel Bumi Senyiur. Dia mengklaim, pertemuan dengan orang nomor satu di lingkungan Pemprov Kaltim itu berjalan baik. Bahkan, pihaknya mendapat dukungan. “Tujuannya agar rute bandara semakin luas. Sehingga lebih efektif melayani masyarakat,” akunya.

Jhonny mengungkapkan sudah mengupayakan masuk ke bandara sejak April lalu. Pihaknya sudah mengikuti prosedur, bahkan sudah mengajukan surat izin operasi. “Rekomendasinya sudah kami terima. Ketika bersurat pada UPBU justru tidak ditanggapi. Padahal, maskapai (Lion Group) sudah mempercayakan penuh,” kata Jhonny.

Menurut dia, pengaruhnya cukup besar. Apalagi ATR 72 akan masuk. Bahkan, sejak akhir Mei lalu, maskapai Wings Air di bawah bendera perusahaan Lion Group juga dijadwalkan beroperasi di Bandara APT Pranoto. Namun hingga sekarang rencana tersebut belum terealisasi.

Sedangkan landasan pacu atau runway berukuran 2.250x45 meter itu dapat didarati pesawat jenis Boeing 737-900 ER. Namun untuk tahap awal, dioperasikan untuk pesawat ATR 72/500 dan sejenisnya.

"Harusnya kami terbang di wilayah Kaltim. Masyarakat butuh transportasi cepat dan lancar.  Lion Group berencana membuka rute ke Makassar dan Surabaya. Ingat, ini maskapai terbesar di Indonesia. Kalau ground handling beres, maskapainya pasti jalan," ungkapnya.

Setelah mendapat disposisi dari Gubernur Awang Faroek Ishak, Jhonny berharap proses memasukkan ground handling segera terealisasi. Sehingga maskapai Lion Group dapat ikut melayani masyarakat. Ditemui terpisah, Gubernur Kaltim Awang Faroek membenarkan telah memberikan dukungannya kepada pihak PT CDA. "Saya sangat terbuka dengan keinginan investor untuk pengembangan APT Pranoto," ucap dia.

Menurutnya, program Pemprov Kaltim jelas dan sudah direstui Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Program kami pengembangan MRO (maintenance repair and operhal), sejalan dengan kementerian. Makanya, saya mendukung sepenuhnya PT CDA ikut berpartisipasi. Untuk ground handling, mestinya bersyukur karena sudah ada yang menawarkan diri," imbuhnya.

Dia membeberkan, petugas kementerian menjadi kendala karena ingin mengelola sendiri. Padahal, investasi pemprov penyertaannya 100 persen. Mau itu sisi darat dan udara. "Sekarang tidak ada alasan tidak menerima PT CDA. Saya akan perintahkan untuk memberikan izin," tandasnya. (*/dq/kri/k9) 

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 14:05

Runway Sempat Rusak, Penerbangan di APT Pranoto Kembali Normal

SAMARINDA–Aktivitas penerbangan di Bandara APT Pranoto, Samarinda, kembali normal, kemarin…

Minggu, 23 Juni 2019 20:39

Masih di Bawah Umur, Sudah Delapan Kali Curi Motor

USIANYA masih di bawah umur. Namun, dia sudah harus merasakan…

Minggu, 23 Juni 2019 20:38

Saluran Air Harus Dibersihkan

SAMARINDA–Menyikapi persoalan di Samarinda, Wali Kota Syaharie Jaang menginstruksikan seluruh…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:22

Gulirkan Wacana Bangun Kanal Kolektif

SAMARINDA–Integrasi penanganan banjir kembali ditempuh Pemkot Samarinda. Verifikasi penyebab hingga…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:21

Jangan Mau Kalah dengan Swasta

Tiga hari lalu pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:21
Jago Merah Mengamuk di Kota Tepian

Dua Kali Terjadi, Hanguskan Belasan Rumah

DALAM sehari Kota Tepian alami dua kali petaka kebakaran. Pertama…

Sabtu, 22 Juni 2019 13:20

Pentingnya Jurnalisme Data bagi Pewarta

Bagipewarta, data begitu sakral, tanpanya berita takkan kaya.   NOFIYATUL…

Jumat, 21 Juni 2019 22:34

Belasan Sekolah Minim Pendaftar

Kendati Disdik Samarinda telah membuka pendaftaran PPDB dua kali, namun…

Jumat, 21 Juni 2019 22:09

Kejiwaan Tersangka Cabul Akan Diperiksa

SAMARINDA–Kasus pencabulan yang diduga dilakukan Robinson Rante Linggi terhadap dua…

Jumat, 21 Juni 2019 22:08

Warga Padat Karya Sikat Motor Tetangga

Di tengah musibah banjir yang melanda ibu kota Kaltim, ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*