MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Senin, 30 Juli 2018 06:59
INDONESIA ESCORTING AMBULANCE, SI PENGAWAL AMBULANS

PROKAL.CO, class="WW-Default">PERNAH menjumpai ambulans yang terjebak dalam jalanan yang supermacet? Don’t worry! Let’s meet Indonesia Escorting Ambulance (IEA)! Organisasi yang didirikan pada Maret 2017 tersebut adalah organisasi yang membantu mengawal jalannya ambulans loh.

IEA diawali dengan grup WhatsApp antara personel komunitas motor. Mereka miris dengan masyarakat yang tak acuh dengan keberadaan ambulans di jalanan.

Lambat laun, tercetuslah ide untuk membuat organisasi resmi yang dapat mewujudkan visi misi dan harapan mereka. ”Pada Oktober 2017, kami mengadakan deklarasi menjadi organisasi sekaligus kumpul perdana anggota se-Jabodetabek,” kenang Nova Tri Widyatmoko, founder Indonesia Escorting Ambulance.

Berdirinya organisasi itu didasari keinginan untuk memenuhi hak ambulans. Misalnya, memberikan jalan agar lebih cepat sampai di rumah sakit. ”Masih banyak orang Indonesia yang kurang tanggap dengan ambulans. Apalagi, ketika jalanan macet, mereka nggak segera menepi dan memberikan jalan,” tutur Nova.

Nggak jarang, anggota IEA menjadi sasaran emosi pengendara yang diminta untuk menepi. Padahal, pernah ada kejadian pasien meninggal di dalam ambulans karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk memberikan jalan. ”Pasien tersebut terlambat ditangani dan keburu meninggal di jalan. Karena itu, kami tidak ingin hal tersebut terulang lagi,” tandasnya

Visi itu diteruskan ke berbagai wilayah melalui korwil (koordinator wilayah) yang berada dalam ruang lingkup kota/kabupaten. ”Hingga sekarang, ada lebih dari 80 korwil yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali dengan anggota lebih dari seribu orang,” ungkap Nova.

Anggotanya pun berasal dari berbagai kalangan seperti mahasiswa hingga anggota TNI-Polri. ”Rata-rata anggota kami didominasi anak muda usia 20–25 tahun,” ujarnya.

Tak ada syarat yang diperlukan untuk bergabung menjadi anggota IEA, kecuali memiliki SIM dan STNK aktif. Sebab, sehari-hari mereka bekerja mengawal ambulans dengan kendaraan pribadi.

”Kami ada untuk mengingatkan lagi basic knowledge kepada masyarakat bahwa ambulans termasuk salah satu kendaraan yang mendapat prioritas di jalan. Karena itu, kami akan terus berupaya mengedukasi masyarakat agar mereka mengetahui hak-hak ambulans,” tuturnya. (nen/c25/raf)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*