MANAGED BY:
MINGGU
21 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

KALTARA

Sabtu, 28 Juli 2018 10:31
Lagi, 161 WNI Dideportasi dari Malaysia
DARI MALAYSIA: Ratusan WNI dipulangkan ke Tanah Air setelah ditahan berbulan-bulan di PTS Kimanis, Papar dan Menggatal, Kota Kinabalu, Malaysia, tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kamis (26/7) sore.

PROKAL.CO, NUNUKAN –Melalui jabatan Imigrasi Negeri Sabah Nomor IM.101/SB/BPK (UP)/18(17), disampaikan ada sebanyak 161 warga negara Indonesia (WNI) dipulangkan dari Sabah Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Kamis (26/7) sore. Menurut berita acara tersebut, 161 WNI terdiri dari 122 orang berasal dari Pusat Tahanan Sementara (PTS) Kimanis, Papar. Berikut, 39 orang berasal dari PTS Menggatal Kota Kinabalu, Sabah Malaysia.

Kepala Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Nunukan Nasution mengatakan, ratusan WNI kembali dideportasi dari Sabah, Malaysia. Pemulangan paksa WNI oleh pemerintah Malaysia dilakukan hampir setiap pekan. “Jadwal pemulangan WNI dari Sabah, Malaysia dilakukan tiap pekan, yakni setiap Kamis,” kata Nasution.

Dirincikannya, laki-laki dewasa yang berasal dari PTS Papar sebanyak 20 orang, dari PTS Menggatal 20 orang; perempuan dewasa dari PTS Papar 28 orang, dari PTS Menggatal 8 orang. Selain itu, anak laki-laki dari PTS Papar 8 orang, PTS Menggatal 1 orang; anak perempuan 5 orang dari PTS Papar, dan 1 orang dari PTS Menggatal.

Menurutnya, WNI yang dipulangkan ini umumnya didominasi kasus keimigrasian yang berjumlah 53 orang, kasus narkoba sebanyak enam orang, dan sisanya tersandung kasus kriminal lainnya. Bahkan, ada 23 orang yang lahir di Sabah, Malaysia dan tak memiliki dokumen, sehingga ikut dipulangkan.

“Lagi-lagi pelanggaran keimigrasian masih menempati urutan tertinggi, lalu diikuti kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” ujarnya.

Guna mencegah persoalan yang serupa, Nasution mengimbau agar WNI yang hendak menjadi pekerja di Malaysia melengkapi diri dengan dokumen perjalanan resmi. Serta, diwajibkan untuk melaporkan keberadaannya kepada Konsulat Republik Indonesia (KRI) di beberapa kota yang ada di Malaysia.

“Kalau terdata dan memiliki dokumen resmi, pastinya, jika ada permasalahan, konsulat dapat membantu. Semoga BMI memahami hal tersebut, karena jika masuk secara ilegal, pasti merugikan diri mereka,” tambahnya.

Rustan (28), salah seorang WNI yang dideportasi lantaran melewati izin tinggal selama bekerja di Malaysia mengaku, sudah berada di Malaysia selama tiga tahun. Semenjak bekerja sebagai buruh perusahaan kelapa sawit, tidak pernah lagi memperpanjang izin tinggal yang dimilikinya.

“Kurang lebih tiga bulan, Pak, ditahan di PTS Tawau. Masih mau kembali bekerja di sana karena tidak ada kerja kalau pulang kampung. Rencana ini mau urus surat (dokumen keimigrasian, Red) dulu,” ujar pria asal Sulawesi Selatan (Sulsel) ini.

Dari hasil pantauan harian ini, mereka yang dideportasi didata petugas Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Nunukan untuk diberikan pengarahan setelah dideportasi dari Malaysia. Setelah dideportasi, umumnya mereka ingin kembali bekerja ke negeri jiran. Selain beralasan bekerja, banyaknya keluarga yang tinggal di Malaysia menjadi alasan ingin kembali ke negara jiran itu. (nal/san/k11)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:19

Terdapat 34 Titik Longsor

NUNUKAN – Jalan lingkar Sebatik yang menghubungkan dua kecamatan yakni Kecamatan Sebatik Tengah…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:18

Alih Fungsi Lahan Pemicu Terjadinya Banjir

TANJUNG SELOR – Banjir yang menggenangi sejumlah ruas jalan di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan,…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:18

Terkendala pada Pengadaan Material

TANJUNG SELOR - Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR)…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:17

Sabu-Sabu Disinyalir Berasal dari Taiwan

TANJUNG SELOR –Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara memastikan bahwa wilayah ini kerap dijadikan…

Sabtu, 20 Oktober 2018 10:16

Tak Pernah Bosan Usulkan Lapas Bulungan

TANJUNG SELOR – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulungan optimistis pembangunan kantor perwakilan Kejaksaan…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:48

Usai Dipenjara, WNI Dideportasi

NUNUKAN – Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani masa hukuman di Tawau, Malaysia, dipulangkan…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:47

Perlu Panti Rehabilitasi Khusus Anak

TANJUNG SELOR – Anak di bawah umur yang terlibat kasus kriminal, mengundang keprihatinan wakil…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:46

Tarik Investor untuk Buka Lapangan Kerja

TANJUNG SELOR - Ketua DPRD Kalimantan Utara Marten Sablon menyatakan semakin hari jumlah pencari…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:45

Utamakan Program Literasi di Perdesaan

TANJUNG SELOR – Program literasi akan difokuskan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:44

Rekrut Anak Perbatasan Jadi Prajurit TNI

TANJUNG SELOR – Anak-anak yang berasal dari perbatasan, pedalaman, maupun pulau terluar, mendapat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .