MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN
Kamis, 26 Juli 2018 07:17
Encourage People to Play

PROKAL.CO, SELAIN konten tentang makanan, ada satu lagi nih yang nggak kalah menjadi trending di YouTube. Apa lagi kalau bukan konten game. Nggak heran banyak banget influencer yang fokus bikin konten di YouTube channel mereka. Misalnya, tiga influencer muda ini nih. Kenalan yuk! (nen/ehm/c14/dhs)

Diundang ke Istana Negara berkat Gaming
Cindy Gulla, 300K Subscriber

Cindy Gulla, mantan member JKT 48, memiliki hobi nge-game sejak SMP. ’’Awalnya, aku punya YouTube account buat upload vlog dan challenge. Kemudian, banyak yang request, kenapa nggak upload konten gaming?’’ ujar Cindy kepada Zetizen.

Akhir 2015, Cindy pun mulai rutin mengunggah video gaming di kanal YouTube-nya. Mobile Legends, Clash Royale, hingga Clash of Clans (CoC) adalah sederet game yang paling sering dimainkannya. Bukan hanya game populer, dia juga membuat review game yang kurang populer. Setelah tayang di akun YouTube-nya, game tersebut menjadi booming dan banyak dimainkan.

’’Kalau menurutku game itu bagus dan punya potensi buat ngehit, aku bakal coba mainkan. Aku juga sering ngomporin teman buat ikutan main. In the end, mereka malah ketagihan, hehe,’’ curhatnya.

FYI, Cindy paling anti mengeluarkan kata-kata kasar. Dia ingin menjaga kontennya tetap fun sekaligus positif. Berkat konsistensinya tersebut, Cindy beberapa kali diundang ke acara pemerintahan. ’’Sempat diundang ke KTT oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, lalu udah tiga kali diundang ke Istana Negara dan bertemu dengan Presiden Joko Widodo sebagai salah seorang content creator yang punya impact positif bagi anak muda,’’ jelasnya dengan bangga.

Seimbang Antara Bermain dan Prestasi
Erika Su (@realerikasu), 62K Subscriber

Erika Su aktif membuat konten video sejak 2015. Padahal, hobinya itu ditekuninya sejak TK. ’’Orang tuaku beranggapan, nggak masalah main game, tapi prestasi akademik harus tetap cemerlang. Aku udah membuktikannya sehingga orang tuaku percaya,’’ ungkap perempuan kelahiran 26 Januari 1999 tersebut.

Erika nggak pernah bosan memainkan game Dota 2. ’’Bagiku, Dota tuh asyik banget karena nggak hanya mengasah otak tentang caranya biar kita menang, tapi juga menyusun strategi,’’ ucap perempuan kelahiran Banda Aceh tersebut. Selain Dota 2, Erika menyukai bermain PlayerUnknown Battleground (PUBG).

Bagi Erika, bermain game nggak sekadar membuang waktu ataupun uang. Namun, dari bermain game, dia juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan. ’’Dulu yang suka main game pasti dibilang anak warnet. Tapi, sekarang gamers udah berada di level yang berbeda, bahkan bisa menghasilkan uang,’’ katanya.

Menurut Erika, nggak ada halangan bagi perempuan untuk terjun di dunia gaming. ’’Dulu kalau perempuan main PS aja pasti kan dibilang ’ngapain sih?’. Tapi, coba lihat sekarang, justru disegani. Nggak jarang, top player itu yang perempuan,’’ tegasnya.

Sering Bikin Game ’’Meledak’’
Luthfi Halimawan, 311K Subscriber

Influencer game asal Bandung, Jawa Barat, ini adalah salah satu yang paling produktif. Dalam sehari, Luthfi –sapaannya– mampu mengungah dua video sekaligus. Total, hingga saat ini, Luthfi telah memproduksi lebih dari seribu video di YouTube channel-nya.

’’Awal mula bikin YouTube channel tiga tahun lalu. Aku cuma bisa nyobain game dengan spek kecil seperti game sepak bola karena kondisi PC kurang mendukung. Tapi, sekarang, dengan gear yang bagus, aku udah bisa nyobain segala jenis game,’’ terangnya.

Yup, Luthfi emang nggak pilih-pilih dalam memainkan game. Meski favoritnya adalah game RPG, dia nggak menolak jika mendapat request untuk mengulas game lain. ’’Misalnya, ARK: Survival Evolved besutan Studio Wildcard. Ini bukan game yang populer di Indonesia, tapi setelah aku mainkan, langsung meledak banget,’’ ungkapnya.

Luthfi berhasil membuktikan bahwa videonya memainkan ARK: Survival Evolved tembus lebih dari 10 ribu viewer setelah dua jam diunggah di YouTube! ’’Akhirnya, banyak orang yang penasaran dan mulai memainkan game itu juga,’’ katanya.

Dengan lebih dari 311 ribu subscriber dan namanya makin dikenal publik, menurut Luthfi, nggak mudah menjaga popularitas tersebut. ’’Harus siap mental karena kita dilihat dan diperhatikan banyak orang. Harus jadi figur publik yang baik juga,’’ tuturnya.

Menurut dia, jika ingin membuat konten berkualitas, kita juga harus memahami kekurangan diri sendiri. Meningkatkan skill di bidang video editing dan mengubah cara berbicara menjadi luwes adalah contohnya.


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*