MANAGED BY:
SELASA
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

CELOTEH

Minggu, 22 Juli 2018 12:56
Siapkan Mental Hadapi Pelanggan
CARI PELUANG: Selain membuka butik, Nita juga menjual kosmetik alami tanpa zat kimia, pewangi, dan pewarna. Pangsa pasarnya pun semakin besar, tak hanya perempuan tapi juga laki-laki.

PROKAL.CO, TAK hanya butik, Nita Rosella juga tengah fokus mengembangkan bisnisnya di bidang kosmetik. Bukan usaha baru, dia telah menggeluti bidang ini sedari duduk di bangku kuliah. Perempuan kelahiran Tanah Grogot tersebut mengelola beragam skin care berbahan alami tanpa zat kimia, pewangi, dan pewarna.

Sedikit demi sedikit, sarjana hubungan internasional tersebut memperkenalkan produk yang diolah secara homemade. “Semua usaha saya memang tidak jauh dari perempuan. Karena saya pikir perempuan pasti akan belanja terus untuk memenuhi kebutuhannya,” ungkapnya.

Bisnis kosmetik tersebut, menurut Nita, merangkul pangsa pasar yang lebih besar. Mulai remaja hingga dewasa, laki-laki atau perempuan. Semua bisa menggunakan produk alami olahannya. Bisnis yang bernaung di bawah nama Warzuqni Shop itu, dikelola secara online. Walau tidak memiliki toko secara fisik, bukan berarti tidak ada strategi dalam berbisnis.

Menurutnya, berbagai macam trik harus dipelajari dalam online shop. Agar orang percaya dan tertarik menggunakan produk yang dijual. Kunci sukses adalah kreatif dalam mempromosikan barang, agar keuntungan yang didapat berkali-kali lipat dibanding berjualan secara offline.

 “Kalau di online shop, tak ada tatap wajah, antara penjual dan pembeli. Hanya mengandalkan kepercayaan. Penjual harus inisiatif, kreatif, dan berpikir keras menarik minat pelanggan,” jelas perempuan kulit putih itu.

Nita menyadari setiap metode bisnis ada kelebihan dan kekurangan. Bisnis online saat ini sedang di atas angin. Keuntungannya, tidak perlu punya toko dan aktivitas dagang bisa dilakukan kapan saja, 24 jam.

Sementara penjualan di butik atau secara offline, waktu operasionalnya terbatas dan tidak bisa mobile, karena harus stand by menunggu pelanggan. “Online shop bisa dikelola di mana saja, bahkan di rumah saat mengurus keluarga,” sebutnya.

Meski terlihat lebih mudah, Nita memiliki tim khusus dalam mengelola online shop miliknya. Sehingga mereka dapat memberikan layanan maksimal dan terbaik bagi pembeli. Ada yang bertugas sebagai administrasi sampai pegawai packaging. Total ada sekitar tujuh orang yang membantu Nita mengelola bisnisnya. Sebab bisnis online juga tidak sederhana, ada kendala serta rintangan.

Nita sudah memiliki pengalaman tak sedap dalam mengelola online shop. Kejadian tersebut menjadi pelajaran berharga yang membekas dalam ingatan. Ketika itu, dia masih berstatus sebagai mahasiswa. Seorang pembeli yang merasa kesal karena barang tak kunjung datang menuduhnya sebagai penipu.

Padahal berdasarkan penelusurannya, barang dagangannya memerlukan waktu lama untuk sampai ke tangan pembeli. Kota tujuan pengiriman cukup jauh dari tempat barang tersedia. “Pelanggan ini tidak sabar, merasa barang belum sampai, dia langsung ke bank untuk memblokir rekening saya,” ujarnya.

Mendengar aduan customer tersebut, pihak bank justru ikut-ikutan menaruh curiga kepadanya. Petinggi bank mempertanyakan asal uang Nita. Mengingat nominal tabungannya cukup banyak untuk level seorang mahasiswa. Saat itu, tabungannya berisi lebih dari Rp 50 juta.

“Saya merasa kaget dan marah dengan dugaan itu. Tapi akhirnya masalah selesai, setelah kami usut semua. Ternyata barang juga sudah sampai ke customer, tapi dia tidak melapor dan menghilang. Akhirnya hanya pihak bank yang meminta maaf,” jelasnya.

Kini Nita mengaku sudah memiliki mental yang lebih kuat berkat banyaknya pengalaman yang dia lewati. Ibu satu anak itu pun tak takut lagi menghadapi beragam karakter pelanggan. Tak ada kata kapok berusaha meski pernah mengalami kondisi pahit. Kuncinya yang penting tetap baik kepada customer.

“Berusaha secara jujur, tapi kalau dituduh penipu pasti sakit hati. Kalau sekarang ada customer yang aneh-aneh dan tidak sabaran, saya sudah siap mental,” pungkasnya. (gel/*/ni/k16)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 09:34

Keajaiban Dibalik Kebaikan

HARI itu bisa jadi hal yang paling membuat Fitri Eka…

Senin, 24 Juni 2019 09:31

Mengenal Menstrual Cup, Pengganti Pembalut yang Ramah Lingkungan

Menstrual cup atau cangkir menstruasi mungkin masih asing terdengar. Wajar,…

Senin, 24 Juni 2019 09:29

Menstrual Cup Lebih Nyaman, Pastikan Higienis

DELAPAN tahun silam, Eva memutuskan mengubah kebiasaannya. Dari pembalut ke…

Senin, 24 Juni 2019 09:27

Ini Efek Penggunaan Lipstik untuk Pipi dan Mata

Ada banyak produk make-up. Untuk mata, bibir dan pipi punya…

Senin, 24 Juni 2019 09:26

Tampil Maksimal dengan Modal Minimal

TAK hanya tampil maksimal dengan setelan busana menarik, para perempuan…

Senin, 24 Juni 2019 09:23

Orangtua Pekerja, Bagaimana Efeknya Bagi Anak?

Kewajiban dan hak adalah hal berbeda namun harus dijalankan seirama.…

Senin, 24 Juni 2019 09:21

Cara Wanita Karier Mendidik Anak Mandiri

BEBERAPA orangtua yang bekerja, memutuskan menitipkan anak ke tempat penitipan…

Senin, 24 Juni 2019 09:07

Potato Peanut Crumb, Sajian Unik dari Kentang Kukus

Fushion food menggambarkan makanan yang dibuat berdasar dua elemen atau…

Senin, 24 Juni 2019 09:05

Pasta Rasa Lokal, Fetucini Sambal Matah

DI Indonesia, pasta cukup populer. Di antaranya, spageti, makaroni, dan…

Senin, 24 Juni 2019 09:01

Kopi, Stroberi, dan Vodka

MINUMAN ini terdiri berbahan dasar stroberi dan kopi. Muhammad Rifai,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*