MANAGED BY:
JUMAT
16 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 17 Juli 2018 08:45
Sopir Mobil Carter Mengadu ke Dewan

Salman: Solusinya Harus Berbadan Hukum

MERASA DIINTIMIDASI: Ratusan sopir mobil carter di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengadu ke DPRD Kaltim karena mendapat larangan mengangkut penumpang.(saipul anwar/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Ratusan massa yang menggantungkan hidupnya lewat angkutan tanpa izin menggunakan mobil pribadi alias taksi gelap di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, menyerbu ke Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, kemarin (16/7).

Mereka, yang tergabung dalam Paguyuban Mobil Carter Bhineka Kaltim (PMCBK) meminta legislator untuk mencari jalan keluar agar mereka dapat kembali memberikan pelayanan jasa antar-jemput di Bandara SAMS Sepinggan. Apalagi, baru-baru ini, mereka mengalami intimidasi dari oknum aparat angkatan udara dan tak diizinkan masuk untuk mengangkut penumpang.

Difasilitasi anggota dewan lewat rapat dengar pendapat (RDP), seluruh pihak yang berkelindan duduk bersama dalam satu forum. Boim, perwakilan PMCBK meminta mereka untuk diperkenankan kembali mengangkut penumpang di SAMS Sepinggan. Padahal, sebut dia, aktivitas antar-jemput penumpang ini sudah terjadi sejak 1987. “Kami cuma cari nafkah halal saja kok dihalangin,” katanya.

Menurut Angkasa Pura I selaku pemegang otoritas Bandara SAMS Sepinggan, ihwal ini bukan tanpa sebab. Merujuk Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara, ada syarat-syarat khusus untuk menyediakan transportasi darat legal sebagai penunjang kegiatan bandar udara. Jika tidak, sertifikasi bandar udara yang dimiliki bisa saja dicabut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Inilah yang membuat mereka memperketat penyediaan jasa transportasi darat itu. “Kami dituntut untuk menjaga Level of Service (LoS) kami agar tak rendah. Bukannya kami menutup diri, kita masih bisa membuka ruang diskusi mencari solusi agar transportasi dengan mobil pribadi ini tetap beroperasi di SAMS,” sebut Handi, general manager Bandara SAMS Sepinggan dalam RDP itu.

Dalam sehari, sebut Handi, terdapat 20 ribu aktivitas kedatangan atau keberangkatan atau sekitar 7,4 juta penumpang yang berlalu lalang di SAMS Sepinggan. Untuk itu, mereka tentu perlu memperbanyak jumlah armada angkutan darat untuk melayani jasa antar-jemput penumpang.

Belum lagi, selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Angkasa Pura I dituntut untuk memberikan kontribusi pada negara lewat pajak, deviden, hingga konsesi bandar udara.  “Jika izin kami dicabut yang rugi bukan kami saja. Tapi banyak pihak,” sebutnya.

Untuk ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim sejatinya punya solusi. Lewat Permenhub 108/2017 ada lima jenis angkutan darat yang bisa beroperasi di bandar udara, yakni antar-jemput, sewa argo atau taksi, angkutan sewa umum, angkutan sewa khusus, dan pemandu moda. “Cuma lima jenis ini yang bisa masuk melayani jasa transportasi darat di bandara,” sebut Salman Lumindong, kepala Dishub Kaltim.

Hasil survei Dishub, lanjut dia, 40 persen penumpang di Bandara SAMS Sepinggan memang memilih taksi gelap ini. Alasannya, harga yang berkompetitif hingga kepercayaan. Tapi, aturan sudah sangat jelas, para pengemudi taksi gelap ini tak boleh beroperasi di sana. Jika tidak, otoritas bandara yang kena imbasnya. “Opsinya hanya satu, mereka harus legal berbadan hukum. Otomatis mereka bisa masuk jenis angkutan sewa umum,” tuturnya.

Kini tinggal Angkasa Pura I menilik kebutuhan angkutan udara agar kelima jenis angkutan ini bisa berbagi lapak mengangkut penumpang.

Kembali ke Handi GM Bandara SAMS Sepinggan, untuk ini, dia akan berkoodinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ditjen Perhubungan untuk menghitung kebutuhan transportasi darat tersebut. “Tentu akan duduk bersama pihak sopir taksi gelap ini,” tutupnya.

Diwawancara terpisah, Rusman Yaqub, ketua Komisi IV DPRD Kaltim tak bisa memungkiri transportasi darat berupa taksi ilegal ini masih menjadi primadona angkutan yang dicari warga. Angkasa Pura mestinya membuka diri agar masalah ini tak berlarut-larut menjadi polemik. “Tentu dengan catatan, diseleksi,” sebutnya.

Soal adanya intimidasi yang dilakukan oknum aparat dibantah tegas Komandan Lanud Balikpapan, Muhammad Mujib. Menurut dia, tugas Angkatan Udara RI (AURI) hanya mengamankan objek vital negara. AURI, sebut Mujib, tak ikut campur dalam operasional bandara. “Kami hanya menegakkan aturan. Itu saja,” singkatnya. (*/ryu/one/k16)


BACA JUGA

Kamis, 15 November 2018 19:06

Pura-Pura Tanya Alamat, Nenek Ini Dijambret, Kalungnya 10 Gram di Leher Raib

BALIKPAPAN- Kasihan nasib Tayem (70). Warga RT 73 Jalan Senayan Gang Wiraswasta I, Balikpapan Utara…

Kamis, 15 November 2018 11:39

BPK: Klasifikasi Data sebelum Diberi ke Wartawan

BALIKPAPAN-  Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalimantan Timur Ir. R. Cornell Syarief Prawiradiningrat,…

Senin, 12 November 2018 11:52

Penyebar Hoax Penculikan di Balikpapan Ditangkap, Diciduk saat Lagi Bersih-Bersih Mall

BALIKPAPAN - Inilah akibatnya jika menebar informasi palsu atau hoax. Rudianto Simboa diringkus polisi…

Senin, 12 November 2018 08:05

Harus Urus Surat Layak Sehat

BALIKPAPAN – Viral kejadian keracunan massal akibat mengonsumsi es krim di salah satu kafe di…

Senin, 12 November 2018 08:02
Perwali LGBT Dipertanyakan, Wali Kota Surati Pihak Terkait

Pemkot Khawatir Langgar HAM

BALIKPAPAN – Langkah konkretPemkot Balikpapan dalam menyikapi maraknya jejaring lesbian, gay,…

Sabtu, 10 November 2018 06:51

Beri Kepastian, Tapi Banyak Keluhan

BALIKPAPAN  –  BPJS Kesehatan sebagai operator Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia…

Sabtu, 10 November 2018 06:47

Luas Perairan, Idola Pelaku Kejahatan

BALIKPAPAN  –  Jalur perairan masih dimanfaatkan serta jadi idola pelaku kejahatan.…

Sabtu, 10 November 2018 06:09

Air Bersih di Baru Ilir Terjamin

BALIKPAPAN  –  Kepedulian PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan…

Sabtu, 10 November 2018 06:07

Pelni Belum Berencana Tambah Armada

BALIKPAPAN  -  Jelang arus mudik akhir tahun, PT Pelni (Persero) Balikpapan telah menyiapkan…

Jumat, 09 November 2018 07:58

Pemkot Tunggu Kabar Pertamina

BALIKPAPAN – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) sedang mengatur jadwal pertemuan antara Pemkot Balikpapan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .