MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 17 Juli 2018 08:45
Sopir Mobil Carter Mengadu ke Dewan

Salman: Solusinya Harus Berbadan Hukum

MERASA DIINTIMIDASI: Ratusan sopir mobil carter di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengadu ke DPRD Kaltim karena mendapat larangan mengangkut penumpang.(saipul anwar/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Ratusan massa yang menggantungkan hidupnya lewat angkutan tanpa izin menggunakan mobil pribadi alias taksi gelap di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, menyerbu ke Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, kemarin (16/7).

Mereka, yang tergabung dalam Paguyuban Mobil Carter Bhineka Kaltim (PMCBK) meminta legislator untuk mencari jalan keluar agar mereka dapat kembali memberikan pelayanan jasa antar-jemput di Bandara SAMS Sepinggan. Apalagi, baru-baru ini, mereka mengalami intimidasi dari oknum aparat angkatan udara dan tak diizinkan masuk untuk mengangkut penumpang.

Difasilitasi anggota dewan lewat rapat dengar pendapat (RDP), seluruh pihak yang berkelindan duduk bersama dalam satu forum. Boim, perwakilan PMCBK meminta mereka untuk diperkenankan kembali mengangkut penumpang di SAMS Sepinggan. Padahal, sebut dia, aktivitas antar-jemput penumpang ini sudah terjadi sejak 1987. “Kami cuma cari nafkah halal saja kok dihalangin,” katanya.

Menurut Angkasa Pura I selaku pemegang otoritas Bandara SAMS Sepinggan, ihwal ini bukan tanpa sebab. Merujuk Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara, ada syarat-syarat khusus untuk menyediakan transportasi darat legal sebagai penunjang kegiatan bandar udara. Jika tidak, sertifikasi bandar udara yang dimiliki bisa saja dicabut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Inilah yang membuat mereka memperketat penyediaan jasa transportasi darat itu. “Kami dituntut untuk menjaga Level of Service (LoS) kami agar tak rendah. Bukannya kami menutup diri, kita masih bisa membuka ruang diskusi mencari solusi agar transportasi dengan mobil pribadi ini tetap beroperasi di SAMS,” sebut Handi, general manager Bandara SAMS Sepinggan dalam RDP itu.

Dalam sehari, sebut Handi, terdapat 20 ribu aktivitas kedatangan atau keberangkatan atau sekitar 7,4 juta penumpang yang berlalu lalang di SAMS Sepinggan. Untuk itu, mereka tentu perlu memperbanyak jumlah armada angkutan darat untuk melayani jasa antar-jemput penumpang.

Belum lagi, selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Angkasa Pura I dituntut untuk memberikan kontribusi pada negara lewat pajak, deviden, hingga konsesi bandar udara.  “Jika izin kami dicabut yang rugi bukan kami saja. Tapi banyak pihak,” sebutnya.

Untuk ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim sejatinya punya solusi. Lewat Permenhub 108/2017 ada lima jenis angkutan darat yang bisa beroperasi di bandar udara, yakni antar-jemput, sewa argo atau taksi, angkutan sewa umum, angkutan sewa khusus, dan pemandu moda. “Cuma lima jenis ini yang bisa masuk melayani jasa transportasi darat di bandara,” sebut Salman Lumindong, kepala Dishub Kaltim.

Hasil survei Dishub, lanjut dia, 40 persen penumpang di Bandara SAMS Sepinggan memang memilih taksi gelap ini. Alasannya, harga yang berkompetitif hingga kepercayaan. Tapi, aturan sudah sangat jelas, para pengemudi taksi gelap ini tak boleh beroperasi di sana. Jika tidak, otoritas bandara yang kena imbasnya. “Opsinya hanya satu, mereka harus legal berbadan hukum. Otomatis mereka bisa masuk jenis angkutan sewa umum,” tuturnya.

Kini tinggal Angkasa Pura I menilik kebutuhan angkutan udara agar kelima jenis angkutan ini bisa berbagi lapak mengangkut penumpang.

Kembali ke Handi GM Bandara SAMS Sepinggan, untuk ini, dia akan berkoodinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ditjen Perhubungan untuk menghitung kebutuhan transportasi darat tersebut. “Tentu akan duduk bersama pihak sopir taksi gelap ini,” tutupnya.

Diwawancara terpisah, Rusman Yaqub, ketua Komisi IV DPRD Kaltim tak bisa memungkiri transportasi darat berupa taksi ilegal ini masih menjadi primadona angkutan yang dicari warga. Angkasa Pura mestinya membuka diri agar masalah ini tak berlarut-larut menjadi polemik. “Tentu dengan catatan, diseleksi,” sebutnya.

Soal adanya intimidasi yang dilakukan oknum aparat dibantah tegas Komandan Lanud Balikpapan, Muhammad Mujib. Menurut dia, tugas Angkatan Udara RI (AURI) hanya mengamankan objek vital negara. AURI, sebut Mujib, tak ikut campur dalam operasional bandara. “Kami hanya menegakkan aturan. Itu saja,” singkatnya. (*/ryu/one/k16)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:58

Denda Pajak Kendaraan Dihapus

BALIKPAPAN  –  Penunggak pajak kendaraan kini bisa bernapas lega. Pemprov Kaltim memberikan…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:56

Tak Menyangka Lahir pada 17 Agustus

HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI jadi momen tak terlupakan bagi Agus dan Isnayanti. Bertepatan 17…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:54

Hari Merdeka, 16 Napi Langsung Bebas

BALIKPAPAN  –  Sebanyak 16 narapidana (napi) mendapat berkah HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan…

Jumat, 17 Agustus 2018 11:00
Terminal Lama Jadi Lokasi Parkir Taksi Gelap

Jangan Ada Taksi Gelap Lagi, Ini Solusi dari Angkasa Pura I

BALIKPAPAN – Meski dibolehkan memanfaatkan terminal lama Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:37

Hidangan Nusantara Tersedia 24 Jam

JELANG puncak ibadah haji, suhu di Makkah mencapai 50 derajat celsius. Hal ini diungkapkan Muhammad…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:34

PLTU Muara Jawa Mulai Sinkronisasi

BALIKPAPAN – PLTU Mulut Tambang (MT) dengan kapasitas 2 x 27,5 MW di Kecamatan Muara Jawa, Kukar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:31

Dua Bacaleg Terindikasi Mantan Napi

BALIKPAPAN – Tahapanpemilihan umum legislatif 2019 saat ini sudah memasuki masa sanggah Daftar…

Jumat, 17 Agustus 2018 07:30

Habis Gowes Lanjut Rafting

TOUR de Ijen 2018 gelaran Borneo Enterprisindo (EO Kaltim Post) bersama Trans Borneo Travel and Adventure…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:00
Pengakuan Sopir sebelum Penertiban di Bandara Sepinggan

Tim Negosiator Tak Jalan

BALIKPAPAN - Lalu lintas angkutan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan kembali normal.…

Kamis, 16 Agustus 2018 08:29

Perizinan Dijamin Lebih Cepat

DARI lima poin kesepakatan antara Angkasa Pura I sebagai pengelola Bandara Internasional Sepinggan dengan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .