MANAGED BY:
SABTU
16 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

BALIKPAPAN

Selasa, 17 Juli 2018 08:45
Sopir Mobil Carter Mengadu ke Dewan

Salman: Solusinya Harus Berbadan Hukum

MERASA DIINTIMIDASI: Ratusan sopir mobil carter di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan mengadu ke DPRD Kaltim karena mendapat larangan mengangkut penumpang.(saipul anwar/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA – Ratusan massa yang menggantungkan hidupnya lewat angkutan tanpa izin menggunakan mobil pribadi alias taksi gelap di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, menyerbu ke Karang Paci, sebutan DPRD Kaltim, kemarin (16/7).

Mereka, yang tergabung dalam Paguyuban Mobil Carter Bhineka Kaltim (PMCBK) meminta legislator untuk mencari jalan keluar agar mereka dapat kembali memberikan pelayanan jasa antar-jemput di Bandara SAMS Sepinggan. Apalagi, baru-baru ini, mereka mengalami intimidasi dari oknum aparat angkatan udara dan tak diizinkan masuk untuk mengangkut penumpang.

Difasilitasi anggota dewan lewat rapat dengar pendapat (RDP), seluruh pihak yang berkelindan duduk bersama dalam satu forum. Boim, perwakilan PMCBK meminta mereka untuk diperkenankan kembali mengangkut penumpang di SAMS Sepinggan. Padahal, sebut dia, aktivitas antar-jemput penumpang ini sudah terjadi sejak 1987. “Kami cuma cari nafkah halal saja kok dihalangin,” katanya.

Menurut Angkasa Pura I selaku pemegang otoritas Bandara SAMS Sepinggan, ihwal ini bukan tanpa sebab. Merujuk Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 56 Tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandar Udara, ada syarat-syarat khusus untuk menyediakan transportasi darat legal sebagai penunjang kegiatan bandar udara. Jika tidak, sertifikasi bandar udara yang dimiliki bisa saja dicabut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Inilah yang membuat mereka memperketat penyediaan jasa transportasi darat itu. “Kami dituntut untuk menjaga Level of Service (LoS) kami agar tak rendah. Bukannya kami menutup diri, kita masih bisa membuka ruang diskusi mencari solusi agar transportasi dengan mobil pribadi ini tetap beroperasi di SAMS,” sebut Handi, general manager Bandara SAMS Sepinggan dalam RDP itu.

Dalam sehari, sebut Handi, terdapat 20 ribu aktivitas kedatangan atau keberangkatan atau sekitar 7,4 juta penumpang yang berlalu lalang di SAMS Sepinggan. Untuk itu, mereka tentu perlu memperbanyak jumlah armada angkutan darat untuk melayani jasa antar-jemput penumpang.

Belum lagi, selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Angkasa Pura I dituntut untuk memberikan kontribusi pada negara lewat pajak, deviden, hingga konsesi bandar udara.  “Jika izin kami dicabut yang rugi bukan kami saja. Tapi banyak pihak,” sebutnya.

Untuk ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim sejatinya punya solusi. Lewat Permenhub 108/2017 ada lima jenis angkutan darat yang bisa beroperasi di bandar udara, yakni antar-jemput, sewa argo atau taksi, angkutan sewa umum, angkutan sewa khusus, dan pemandu moda. “Cuma lima jenis ini yang bisa masuk melayani jasa transportasi darat di bandara,” sebut Salman Lumindong, kepala Dishub Kaltim.

Hasil survei Dishub, lanjut dia, 40 persen penumpang di Bandara SAMS Sepinggan memang memilih taksi gelap ini. Alasannya, harga yang berkompetitif hingga kepercayaan. Tapi, aturan sudah sangat jelas, para pengemudi taksi gelap ini tak boleh beroperasi di sana. Jika tidak, otoritas bandara yang kena imbasnya. “Opsinya hanya satu, mereka harus legal berbadan hukum. Otomatis mereka bisa masuk jenis angkutan sewa umum,” tuturnya.

Kini tinggal Angkasa Pura I menilik kebutuhan angkutan udara agar kelima jenis angkutan ini bisa berbagi lapak mengangkut penumpang.

Kembali ke Handi GM Bandara SAMS Sepinggan, untuk ini, dia akan berkoodinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ditjen Perhubungan untuk menghitung kebutuhan transportasi darat tersebut. “Tentu akan duduk bersama pihak sopir taksi gelap ini,” tutupnya.

Diwawancara terpisah, Rusman Yaqub, ketua Komisi IV DPRD Kaltim tak bisa memungkiri transportasi darat berupa taksi ilegal ini masih menjadi primadona angkutan yang dicari warga. Angkasa Pura mestinya membuka diri agar masalah ini tak berlarut-larut menjadi polemik. “Tentu dengan catatan, diseleksi,” sebutnya.

Soal adanya intimidasi yang dilakukan oknum aparat dibantah tegas Komandan Lanud Balikpapan, Muhammad Mujib. Menurut dia, tugas Angkatan Udara RI (AURI) hanya mengamankan objek vital negara. AURI, sebut Mujib, tak ikut campur dalam operasional bandara. “Kami hanya menegakkan aturan. Itu saja,” singkatnya. (*/ryu/one/k16)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 15 Februari 2019 10:52

KONI Ancam Tak Beri Rekomendasi

BALIKPAPAN – Polemik pemilihan ketua Pengurus Cabang Persatuan Renang Seluruh…

Jumat, 15 Februari 2019 10:51

Protes Hasil Muskot PRSI Balikpapan, Lima Klub Ancam Boikot

BALIKPAPAN - Untuk kali kedua, Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Renang…

Rabu, 13 Februari 2019 13:30

Gara-Gara Ini, Komisioner Bawaslu Balikpapan Terancam Dipecat..!!

BALIKPAPAN – Para komisioner Bawaslu Balikpapan satu suara memilih tidak…

Minggu, 10 Februari 2019 10:08

Jurnalis Dituntut Jadi "Watchdog", Kritik Perusahaan Demi Keselamatan Planet Bumi

BALIKPAPAN- Seorang jurnalis dituntut menjadi "watchdog" atau penjaga planet bumi…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Sidang Perdana Kasus Pembuangan Bayi di Toilet Bandara, Panik si Bayi Tak Bernapas

BALIKPAPAN – Kasus pembuangan bayi di dalam kloset Bandara Sultan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:50

Disporapar akan Resmikan Objek Wisata Baru

BALIKPAPAN – Memeriahkan hari jadi Kota Minyak ke-122, berbagai agenda…

Kamis, 31 Januari 2019 07:47

Buru Tiketnya sebelum Kehabisan

BALIKPAPAN - Persiapkan diri akhir pekan ini. Minggu (3/2) merupakan…

Kamis, 31 Januari 2019 07:44

Balikpapan Tertinggi Dalam Catatan ORI

BALIKPAPAN – Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Kaltim menetapkan Balikpapan menjadi…

Rabu, 30 Januari 2019 07:50

Buru Tukang Pijat dan Peracik Obat

BALIKPAPAN – Setelah pengungkapan kasus percobaan aborsi di salah satu…

Rabu, 30 Januari 2019 07:48

Nenek Pengedar Terancam Penjara

BALIKPAPAN - Sebanyak 6 ton lebih minuman keras (Miras) tradisional…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*