MANAGED BY:
MINGGU
19 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | SAMARINDA | PRO BISNIS | KALTIM | OLAHRAGA | HIBURAN | CELOTEH | MASKULIN

PRO BISNIS

Selasa, 17 Juli 2018 07:10
Butuh Realisasi, Bukan Rencana
MELIMPAH: Pengusaha kelapa sawit Kaltim berharap pemerintah segera menghadirkan sektor hilirisasi, bukan hanya rencana. Karena bisa memaksimalkan ekspor.(fuad/kp)

PROKAL.CO, SAMARINDA - Rencana pemerintah menghadirkan sektor hilirisasi untuk komoditas seperti minyak kelapa sawit disambut positif para pengusaha Kaltim. Pasalnya saat ini, semua produk yang dikirim masih berupa crude palm oil (CPO). Jumlah produksi CPO yang cukup baik, memang sudah sepantasnya memiliki produk hilirisasi.

Diketahui saat ini, capaian luasan kebun kelapa sawit mencapai 1,19 juta hektare (ha). Sedangkan capaian produksinya adalah 13,13 juta ton tandan buah segar (TBS). Dengan jumlah pabrik mencapai 78 unit atau 3.965 ton per jam kapasitas terpakai. Maka produksi CPO Kaltim mencapai 2,890 juta ton.

Pembina Gapki Kaltim Azmal Ridwan mengatakan, berbicara sawit memang tidak boleh hanya sebatas CPO. Hilirisasi harus menjadi fokus utamanya. Saat ini, Tiongkok membeli CPO dalam bentuk mentah, lalu mereka olah dan menghasilkan produk. Produk tersebut dibeli kembali oleh Indonesia.

“Ini sudah berulang kali dikatakan oleh para pengusaha. Kenapa tidak kita yang membuat produk hilirisasinya dahulu baru kita jual berupa produk jadi. Selama ini, yang dibahas hanya mengenai ekspor CPO, kenapa kita tidak berbicara produk hilirisasi untuk ekspor,” katanya kepada Kaltim Post, Senin (16/7).

Menurutnya, hilirisasi yang harus digalakkan bukan hanya sekadar dipikirkan atau direncanakan. Hilirisasi harusnya dilakukan sejak dulu, karena untungnya jauh lebih banyak. Lalu, produksi CPO kita bisa gunakan dengan jauh lebih banyak.

Selama ini, ekspor belum maksimal karena negara-negara lain membeli CPO dalam bentuk mentah. Lalu, CPO yang dibeli, diolah kembali untuk menghasilkan berbagai produk turunan yang lalu dikembalikan ke Indonesia oleh mereka. Sebut saja, seperti sabun, minyak goreng, hingga produk cokelat yang menggunakan minyak inti sawit. “Nah, itu kita beli kembali di Indonesia. Padahal bahan dasarnya dari kita,” ujarnya.

Menurutnya, upaya hilirisasi kelapa sawit memang harus menjadi fokus utama di masa mendatang. Kaltim memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy akan menjadi pusat hilirisasi memiliki peluang itu. Pemerintah diharap dapat membuka ruang dan peluang lebih besar untuk investor membuka bisnis atau pabrik turunan CPO.  Sejauh ini, Gapki mencatat belum satu pun pabrik turunan CPO berdiri di Kaltim.

“Idealnya tak cuma CPO yang diekspor tapi produk turunan. Kaltim siap, jika benar akan dilakukan hilirisasi,” tutupnya. (*/ctr/ndu/k15)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:18

Manjakan Konsumen lewat Semarak Kemerdekaan

BALIKPAPAN  -  Long weekend pekan ini dimanfaatkan ACE Hardware dengan menggeber penjualan.…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:16

Tekan Impor Migas

JAKARTA  -  Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta PT Pertamina (Persero) untuk mengurangi…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Enggan Bergantung Komoditas

SAMARINDA  -   Perekonomian Kaltim pada triwulan II 2018 mengalami pertumbuhan sebesar…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:15

Dua Kapal Tertunda, Logistik Masih Aman

BALIKPAPAN  -   Cuaca buruk dan gelombang tinggi yang terjadi dua pekan terakhir, membuat…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13

Bulan Depan, Harga TBS Diprediksi Membaik

SAMARINDA  -  Tren penurunan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kaltim kembali…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:11

Optimistis Rupiah Kukuh di Kisaran 14.000 Per USD

JAKARTA  –   Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2019 telah…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:08

Tahun Depan, Gaji ASN Naik 5 Persen

JAKARTA  –  Kabar baik menghampiri Aparatur Sipil Negara (ASN). Berdasar Rancangan Anggaran…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:06

Target Turunkan Angka Kemiskinan 8,5 Persen

JAKARTA  –   Pemerintah bertekad menurunkan angka kemiskinan di Tanah Air mencapai 8,5…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:03

Belum Swasembada Kedelai

SURABAYA  –  Tingginya konsumsi kedelai di Tanah Air masih belum diimbangi dengan suplai…

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:02

Maksimalkan Kapal Penangkap Ikan

SURABAYA  –   Kebijakan pemerintah di sektor maritim melalui pengembangan infrastruktur…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .